Puisi: Lautan

0
Lautan Lautan membujuknyamenegak secangkir payauagar terbiasa hadapi dunia yang makinhari makin kacaukatanya;"karang yang kuat tak akan sudiretak dihantam ombakBegitu pula kau." Lautan pun menaruh sindirperihal dirinya...

Cerpen: Gerimis Membasuh Tangis

0
Riausastra.com - Malam ini, adalah malam yang sakral bagiku, malam di mana mata ini bisa menatapmu untuk yang kesekian lama tidak berjumpa. Sama sekali aku...

Puisi: Rumah Laut 511-21

0
Rumah Laut 511-21 : Kita yang singgah dalam pelbagai kisah danpusaran sejarah Di rumah laut, perbualan kita kian larut,pecah bagai ombak selat Bengkalis mengalun-ngalun lembut, tak...

Puisi: Amin

0
Amin Ingin sekali aku menjadi seperti Amin.Ketika orang lain meminta sebuah hajat,Amin pasti muncul sebagai sang penyelamat.Ketika hajat itu tak kunjung dijawab,Amin kembali muncul sebagai...

Puisi: Menantimu di Selasar

0
Menantimu di Selasar untuk : Ita Sunita Jika kau tinggalkan aku saat gelappelarian akan semakin ngenasbening pagi, mentari yang bekusore nanti mungkin hujan Teh, aku selalu menantimu...

Puisi: Selarik Harapan

0
Selarik Harapan Bumi belum sepenuhnya pulihKekacauan silih berganti menampakan diri, menamakan dirinya pandemi.Pandemi atau 'plann-demi'? Nyong ora ngerti. Tapi pagi demi pagi lahirHarapan selalu hadirSecercah asa...

Puisi: Sungai Nil

0
Sungai Nil telah kupelajari sejarahtentang luasnya kasih ibu yangtersusur di sejauh arus sungai.di setiap riakania amanahkan petak cintanyadi dalam peti bayi "Oh air, langkahmu terlampau gesit....

Puisi: Tradisi Badike

0
Tradisi Badike lelaki itu memandang langit hitampada malam berkabut dinginpurnama menampakkan dirihingga desir angin menguraikan kata-katasunyi malam melenyapkan logikamenghadirkan keyakinan akan leluhur daun angin-angin dijalin tujuh...

Puisi: Menepis, Mengasing

0
Menepis, Mengasing Rumah puisi menjauhPenghuninya mengasingWaktu dulu menggurat langit berasa,menggetar kata berjiwa Satu puisi mengucil di sudutnyaMenepis bekas pada ingatanMengupas telapak di tanganMenolak jejak dalam pijakan Lantas...

Puisi: Kota Sajian Tradisi

0
Kota Sajian Tradisi Di dapur kehidupanada rencam muslihat dan resepi budayalahir dari susila tradisi manusiayang cinta ikatan seleramengakrab ukhuwah keluargaselamanya di ingatan amalan. Dari meja hidangan...

TRENDING TOPIK