Nukilan buat Wak Atan tentang ‘Banteng Bersayap Kupu-Kupu’

Riausastra.com - Sekilas membaca rangkap-rangkap pantun, talibun dan selokanya, tanpa kita sadari kita telah ‘dihanyutkan’ dengan monolog jiwa dan pemikiran Melayunya tentang kehidupan di sekitarnya. Bagaikan dibawa terbang bersama menunggang banteng bersayap kupu-kupunya, minda...

Literasi Minyak Goreng

0
 Mohon maaf minyak kosong. Adanya menyaksikan dia di pelaminan bersama orang lain. Riausastra.com - Kalimat di atas pernah membuat riuh warganet karena viral di media sosial seiring dengan langkanya minyak goreng di tengah-tengah masyarakat beberapa...

Kiprah Budi Utomo sebagai ‘Akar’ Pergerakan Nasional Indonesia

0
Riausastra.com - Sepertinya, hal yang sangat sesuai bahwa simbol lahir pergerakan kebangsaan atau kebangkitan nasional Indonesia diprakarsai Budi Utomo didirikan 20 Mei 1908. Ada dua alasan kuat menjadikannya sebagai pelopor kebangkitan nasional. Pertama, Budi...

Manusia Pemungut Wahyu: Catatan Pinggir Diskusi Pembatinan Kebudayaan

0
“Kita adalah pemungut wahyu yang berceceran. Itu tugas kita sebagai manusia.” Riausastra.com - Tampaknya adagium Professor Yusmar Yusuf itu menjadi antiklimaks jika dihadapkan pada kehidupan manusia saat ini. Apalagi melihat kemampuan jari manusia digital hari...

Kurangnya Kesadaran Orang Tua terhadap Mental Anak

0
Riausastra.com - Mental health atau yang biasa disebut kesehatan mental kini mulai jadi topic perbincangan masyarakat. Menurut WHO kesehatan mental adalah suatu keadaan (status) sehat utuh secara fisik, mental, dan sosial, dan bukan hanya...

Kedudukan Bahasa Indonesia di Era Milenial

0
Riausastra.com - Di era kecanggihan teknologi yang dirasakan saat ini , banyak terdengar sebuah kalimat yaitu “Generasi Milenial “. Seperti yang dilihat di kondisi akhir – akhir ini , generasi milenial adalah masyarakat sosial...

Hujan: Gaya Estetik Sutardji dan Hilangnya Dramatisasi Konflik

0
Riausastra.com - Ketika berhadapan dengan sebuah karya yang di bagian sampulnya tercetak sebuah nama Sutardji Calzoum Bachri, bayangan yang langsung menggelayut dalam pikiran saya adalah puisi-puisi misterius yang seolah menggoda untuk dinikmati terus-menerus. Harus...

Batik, Merajut Persatuan dalam Keberagaman untuk Indonesia Maju

0
Riausastra.com - Batik merupakan kekayaan budaya warisan leluhur yang memiliki nilai estetis. Hal ini sejalan dengan ungkapan Wahyuningsih, dkk. (2014:1) bahwa batik adalah warisan adiluhung bagi Bangsa Indonesia yang mendunia dengan adanya perpaduan antara...

Aku Tak Tahu Mau Jadi Apa

0
Riausastra.com - Kalimat ini mungkin tak lagi terdengar asing di telinga kita. Hampir semua orang pernah merasakan mendapatkan satu kalimat pertanyaan ini, khususnya bagi mereka yang tengah duduk di bangku kelas XII dan bangku...

Peran TBM dalam Pendidikan Keaksaraan sebagai Sarana Literasi dan Pemberdayaan Masyarakat

0
"Kita harus mengambil hikmah dari pandemi ini. Saat pandemi selesai, kita harus yakin akan keluar menjadi pemenang yang terus memiliki harapan dan cita-cita untuk mengentaskan buta aksara dari negara kita tercinta dan bersama-sama menghadirkan...

TRENDING TOPIK