Puisi: Halaman Pertama
Halaman Pertama
Tak ada yang datang ke sekolahdengan cerita yang benar-benar sama.
Ada yang menyimpan tanyadi balik seragam yang masih terasa asing.Ada pula yang diam-diammembawa masa...
Puisi: Catatan Sisa Magrib
Catatan Sisa Magrib
Sakit ini mengetuk pintu belakangSore baru saja habis,dan perih itu masuk diam-diam
Aku tak sempat menghitungberapa tikungan yang membuat lututku gemetar
Rintangan-Muhanya tanah basah,tempat...
Puisi: Di Bangku Stasiun Dini Hari
Di Bangku Stasiun Dini Hari
Ada yang menolak bertolakdi remangnya bangku-bangkuyang setia menunggu.Mungkinkah?Jejak pantat yang gelisaholeh berbagai remah kisah.Gema rekam lirik perbincanganserupa gumam, liris dan...
Puisi: Puisi Ini Milik Tuhan
Puisi Ini Milik Tuhan
Dari daun daun mengalir diksimereka menuju ke gua guakemudian berpecah menjadi cahaya.
Benarkah itu, kata kata atau senjata?
Dari pohon pohon frasaabjad beratur...
Syair: Petuah Budiman
Syair Petuah Budiman
Tatkala fajar menyingsing terangBurung berkicau di hujung karangHidup manusia janganlah sebarangBudi dipelihara sepanjang petang
Jika berkata timbangkan lidahJangan menggores hati yang gundahLunak bahasa...
Puisi: Senja yang Karam di Sungai Siak
Senja yang Karam di Sungai Siak
Di tepi jembatan sungai Siak,sore meremang dan kita merawat sunyi yang panjang,menatap langit yang menguning,membiarkan riuh kendaraan menjadi simfoni...
Puisi: Laut Abadi
Laut Abadi
Di antara bayang ombak yang tak pernah lelah menghantam pasirAda keikhlasan laut yang jarang diingatDia menguap menjadi hujan untuk bibir yang hausDia mengizinkan...
Puisi: Aku Juga Masih Kecil
Aku Juga Masih Kecil
Aku menerima semuanya tanpa dikupasBeban kian memberatkan pundakkuTak ada pelabuhan untuk bersinggahAku perahu kecil yang buta arah
Aku berusaha bersinar semampukuIngin melihat...
Puisi: Setelah Menjadi Pertanyaan
Setelah Menjadi Pertanyaan
kalau tiada payahhujan tak perlu hadirbiar tak ada biru di lautanpun gunung dan bukit yang tajamatau apa sahajayang kadangkala menyusahkan kita.
jika tanpa...
Puisi: Hampir Bernama
Hampir Bernama
Bukankah angin itu pernah singgah?Membawa hangat yang sulit kutepisLalu mengapa saat pagi meninggiJejaknya luruh tanpa pamit?
Ada kata yang tak sempat tumbuhAda langkah yang...




























