Puisi: Melangkah Kalah
Melangkah Kalah
Pergilah! Bawa semua keputusanmuTak usah hirau dengan janji terdahuluKuurus sendiri semua duka dalam semestakuBahagiamu harus kau tuju meski luka dalam bagiku
Tak mengapaTak ada...
Puisi: Sejarah Hilang, Budaya Melayang?
Sejarah Hilang, Budaya Melayang?
Sudah cukup sudah bangsa lain berkaryaDalam melestarikan hasil negara IndoseiaMelunturkan sejarah sendiri yang terlupakanMempermanenkan budaya sendiri yang terabaikan
Marilah kita melestarikan yang...
Puisi: Gubuk Kecil
Gubuk Kecil
Di balik gubuk kecil,tersimpan juta-an lukisan suram,cucuran derai air matasi kecil terpaku di sudut ruang
Luka digarit dinding kacaDi balik tong kecil, pungut secerca...
Puisi: Tangis Kilau Sutan Benai
Tangis Kilau Sutan Benai
Angin tua merintih sendirianMembawa kisah hampir pergiTentang pusaka mulai dilupakanOleh zaman terus berlari
Baju barantai bertaut besiDulu disanjung seluruh negeriKini tergantung sunyi...
Puisi: Kuharap Syafaatmu, Muhammad
Kuharap Syafaatmu, Muhammad
Pada tiap detak jantungpada tiap helaan nafaspada tiap kerdipan matabersatu namamu
Lenaku berbantal gundahmerayap rindu di birai mimpiingin bertemu menatap wajahmu
Kusemai benih akidahagar...
Puisi : Anak-anak Al Aqso
ANAK-ANAK AL-AQSA
Berlari, bermain, bernyanyi, dan tertawaSeolah mereka lupa baru kemarin mereka menangisSeolah mereka juga tak ambil pusingKalau-kalau sebentar lagi mereka akan menangis, menangis, dan...
Puisi: Relung Retak
Relung Retak
Bertahun-tahun kutitipkan sunyipada satu wajah yang kupanggil rumah,namun yang kembali hanyalah retakan,seperti kaca pecah di dada.
Setiap luka menjelma bayangan,yang enggan beranjak dari ingatan,hingga...
Puisi: Di Sebalik Kelompok Darwis
Di Sebalik Kelompok Darwis
Aku sering tertanyaBagaimana mengenal orang-orang suciAda yang mengatakan mereka itu pendiamPembisu ,menjauhi orang?
Ada satu kelompok dari luar (zahirnya)Adalah seperti orang-orang kufur,Tetapi...
Puisi: Putih Abu-Abu
Putih Abu-Abu
Agustus dua ribu dua-duaTepat pertama kali aku mengenalmuAku tak tahu mengapa aku sejatuh ini padamu pemilik hatikuNamamu yang selalu terselipdi sela-sela waktuSaat aku...
Puisi: Langit-Langit Jakarta
Langit-Langit Jakarta
Selaksa embun pagiMenetes lembut dari ujung dedaunanKesejukan melambai, menukar bayang-bayangGemericik air bersenandung tentang bait-bait rindu
Kota Batavia kubiarkan dijejak kakikuBeribu kapal kayu bersandar dalam...




























