Cerpen: Ketika Sepuluh Menit Terasa Seperti Sepuluh Detik
Riausastra.com - Siang itu, kelas berjalan seperti biasanya. Aku bersama temanku datang lebih awal menuju kelas. Matahari terasa begitu terik, membuat udara di dalam...
Cerpen: Bik Linot
Riausastra.com - Pagi itu bik Linot sudah bersiap-siap. Pakaian yang dikenakannya hari itu sangat berbeda dari biasanya. Pakaian itu jarang dikenakannya, hanya momen-momen tertentu...
Cerpen: Sungai yang Mengalir ke Dalam Rumah
Riausastra.com - Ketika pulang, ia mendapati sungai telah berubah arah. Tidak ada seorang pun di kampung yang menganggapnya sebagai sesuatu yang aneh. Sungai itu...
Cerpen: Sepatu Sebelah Kiri tidak Percaya Takdir
Riausastra.com - Bu Desi menyuruhku mengembalikan setumpuk buku paket Bahasa Indonesia ke perpustakaan. Tumpukan itu lumayan tebal, dan rak buku rasanya lebih tinggi daripada...
Cerpen: Ranindia dan Senja
Namaku Ranindia seorang gadis kecil yang suka sekali melihat senja diantara riak gelombang pantai dan suara deburan ombaknya yang selalu mampu aku nikmati. Tapi...
Cerpen: Jejak Waktu
Riausastra.com - Nuri berjalan menuju ruang tamu, setelah mendapatkan panggilan dari sang ayah yang kini terlihat meminum secangkir kopi hitam panas. Konon ayah pernah...
Cerpen: Sebut Aku Babat
Riausastra.com - Aku memiliki tekstur yang aneh, melekat erat di dinding lambung seekor sapi. Sepanjang hewan ini hidup, tugasku tidak pernah berhenti. Bahkan saat...
Cerpen: Tuk Karim dan Kambing yang Terlepas
Hari raya kurban tinggal dua hari lagi. Kampung Sungai Pagar sudah mulai ramai dengan berbagai persiapan penyambutan Idul Adha tahun ini. Begitu juga dengan...
Cerpen: Matkuteng, Penjagal dari Kampung Selatan
Riausastra.com - Matkuteng adalah namanya. Dikenal sebagai penjagal sapi yang tersohor dari Kampung Selatan.
Setiap Idul Adha, Matkuteng selalu menjadi pemotong hewan yang amat laris...
Cerpen: Terusir dari Kampung
Ini kisahku bersama anak lelaki-ku satu-satunya. Kisah yang akan kuceritakan padamu,- yang mungkin sewaktu-waktu dapat membuka mata hatimu. Juga mata hati orang-orang yang peduli...




























