Cerpen: Sejumput Kebahagiaan
Riausastra.com - Angin sepoi-sepoi yang berhembusan membuat suasana begitu menenangkan, bunga itu bermekaran dengan indah, wanginya yang semerbak, sungai yang mengalir.
Suara yang begitu dirindukan...
Cerpen: Kelekak Terakhir
Riausastra.com - Saat cahaya matahari mulai memanjat kaki langit, aku tiba di Kelekak Ayah yang berada tak jauh dari rumah kami. Tepatnya di ujung...
Cerpen: Sang Wisnu Tiwikrama
Riausastra.com - Airlangga termangu. Kemegahan Kadhaton Mḍang yang beberapa waktu lalu dipenuhi lautan manusia pada pesta pernikahan anak raja, mendadak lengang. Sunyi, seperti sebuah...
Cerpen: Tangan yang Tak Pernah Lepas
Riausastra.com - “Allahu Akbar...Allahu Akbar”
Lantunan adzan subuh berkumandang.
Di gubuk tua seorang pemuda bangun dari tempat tidurnya. Berjalan perlahan menuju sumur, lalu membasahi wajah yang...
Cerpen: Berbincang Sumbang
Riausastra.com - Aku duduk sambil menelan bulat-bulat setiap cecar, tepatnya di teras rumahmu yang warna dindingnya mulai pudar. Asal cecar itu dari keluhanmu yang...
Cerpen: Lelaki Berlesung Pipi Itu
Riausastra.com - Angin sore di pinggiran Sungai Siak berhembus membawa aroma tanah basah. Di bawah jembatan Leighton yang kokoh, Aris duduk terdiam. Lelaki itu...
Cerpen: Para Pencari Cicak
Riausastra.com - Seekor cicak jatuh tepat di depan muka Pak Iomo ketika membuka pintu kamar anaknya. Ekornya putus, membuat Pak Iomo hampir terjengkang karena...
Cerpen: Cikgu Munah
Di sebuah sekolah dasar di kota kecil itu, Bu Munah yang oleh warga sekitar akrab disapa Cikgu Munah, sudah hampir delapan tahun ini mengabdikan...
Cerpen: Ayah, Aku Ingin Pulang
Riausastra.com - Dengan sigap, Bu Nur menyiapkan pakaian dari lemari ke dalam tas ransel yang dibuka lebar. “Kenapa berangkat mendesak?” meski terdengar lembut, nada...
Cerpen: Zamrud
Riausastra.com - Tatapanku lekat pada gagang besi yang bergerak turun perlahan. Agaknya siapa pun di balik pintu berusaha membukanya tanpa diketahui. Sadar usahanya gagal,...




























