PUISI
Puisi: Riak Pasar Kaget
Riak Pasar Kaget
Di atas sanaWajah petang perlahan menyimpan terangSunyi di antara riuh rendah desau angin dan burung-burung yang pulang ke sarangSedang di bawah langit...
CERPEN
Cerpen: Telaga Hitam di Tengah Hutan
Seketika tubuh Zainal mengeras. Kaki dan tangannya-pun tak lagi dapat digerakkan. Syukurlah seorang pria yang tidak dikenali telah menolongnya. Lelaki misterius yang datang tiba-tiba...
ARTIKEL TERBARU
Cerpen: Tuk Karim dan Kambing yang Terlepas
Hari raya kurban tinggal dua hari lagi. Kampung Sungai Pagar sudah mulai ramai dengan berbagai persiapan penyambutan Idul Adha tahun ini. Begitu juga dengan...
Cerpen: Matkuteng, Penjagal dari Kampung Selatan
Riausastra.com - Matkuteng adalah namanya. Dikenal sebagai penjagal sapi yang tersohor dari Kampung Selatan.
Setiap Idul Adha, Matkuteng selalu menjadi pemotong hewan yang amat laris...
Puisi: Melukis Masa di Tepi Sungai Jantan
Melukis Masa di Tepi Sungai Jantan
Apalah arti menungguBagi jiwa yang sepi bersendiriDisapa angin yang menarikan Zapin dalam sunyiHanya sampan-sampan kayu berbilang satu-satuDi Terminal Lama...
Pantun: Mujur
Mujur
Mujur tuan berkayuh sampanGelombang tinggi dapat ditambatMujur tuan rapuh disimpanHilang pergi dapat di obat
Mujur tuan dekat berenangLaut dalam airnya keruhMujur tuan tidak mengenangHati yang...
Puisi: Kota dan Desa
Kota dan Desa
Kota-kota semrawutSepi pilar penyangga bijakSantun sekering kemarauSeperti benda usang dari planet jauhKebenaran hanya permainanDalam ilmu-ilmu sakti mandragunaSemua terbungkus tumpukan wasangkaJejaring emosi menjadi...
Puisi: Lentera Badai dan Rindu
Lentera Badai dan Rindu
Ada batasan dalam bersabarKetika angkara murka melampaui batasJangan gentarKita berantas!
Ada makna di balik semua ituHakikatnya hikmat menjadi kupu-kupuBak kunang-kunang menjadi lenteraDi...
Puisi: Kota yang Kini Tinggal Kenangan
Kota yang Kini Tinggal Kenangan
Aku pernah ke sini dulukota ini seakrab denyut nadilangit, matahari, bulan dan rumputnyamenulis makna pengalaman hidup.
Masa memisahkan dan tiba-tibaingatan menjemput...
Puisi: Gonggongan Anjing
Gonggongan Anjing
Ia berjalan seperti gonggongan anjingMenarik perhatian keledai untuk memekikMembuat diriku panik tak tau arahMenyaksikan sandiwara yang berujung salah
Diamlah kau berisik diberi penjelasanDi depan...
Puisi: Tangis Kilau Sutan Benai
Tangis Kilau Sutan Benai
Angin tua merintih sendirianMembawa kisah hampir pergiTentang pusaka mulai dilupakanOleh zaman terus berlari
Baju barantai bertaut besiDulu disanjung seluruh negeriKini tergantung sunyi...
Puisi: Meneroka Tuah di Jantung Telaga Air Merah
Meneroka Tuah di Jantung Telaga Air Merah
di pelipis waktu yang purba,sunyi menjajah, menenun belukar jadi bualan soal bunian,malam-malam di Tanjung* dahulu adalah labirin tak...
EVENT
BERITA
Riau Sastra Terima Mahasiswa Magang FKIP Universitas Islam Riau
Riausastra.com - Riau Sastra menerima kedatangan delapan mahasiswa magang dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR) dalam kegiatan serah terima...
Bincang Sastra “Ruang Binar” Kupas Nilai Empati dalam Kumpulan Cerpen Takjil
Riausastra.com - Program bincang sastra Ruang Binar kembali menghadirkan diskusi menarik seputar karya sastra kontemporer. Dalam episode terbaru, Wilda Sri Hastuti Handayani Piliang hadir...
Ruang Binar Angkat Isu Aksara Arab Melayu, H. Ayat Cahyadi Tekankan Penguatan Identitas Budaya
Riausastra.com - Komunitas Riau Sastra kembali menghadirkan ruang diskusi publik melalui program Ruang Binar dengan mengangkat tema “Aksara Arab Melayu: Akar Identitas atau Sekadar...
Riau Sastra Audiensi dengan Anggota DPRD Riau H. Ayat Cahyadi, Dorong Penguatan Literasi Arab...
Riausastra.com - Komunitas Riau Sastra melakukan audiensi dengan anggota DPRD Provinsi Riau dari Komisi I, H. Ayat Cahyadi, di Kantor Fraksi PKS DPRD Provinsi...
















































