PUISI
Puisi: Besi Tua Berdarahkan Bangsa
Besi Tua Berdarahkan Bangsa
(Pembangunan Rel Kereta Api Muaro Sijunjung-Pekanbaru 1942-1945)
Di masa dahuluUntuk menciptakan muPenuh rasa haru begitu piluTanpa alat bantu hanya satu bahu
Di masa...
CERPEN
Cerpen: Sumangaik yang Hilang di Tepian Kuantan
Riausastra.com - Di bawah terik matahari Taluk Kuantan, Pak Tua Ismail menyipitkan matanya. Tangannya yang keriput, yang petanya lebih rumit dari alur Sungai Kuantan...
ARTIKEL TERBARU
Puisi: Selongsong Merah Merekah
Selongsong Merah Merekah
Kutarik selongsong merah merekahTerbukalah ia..Pijar cahaya kecil menghilangDi atas kain abu-abu tersisa bercak-bercak peristiwa
Di beranda, kursi tua itu masih menghadap fajarCatnya mengelupas...
Puisi: Cahaya Tunggal
Cahaya Tunggal
berdamai dengan takdir yang dipilihbangkit dari kediaman putra akbarbertumbuh dalam pengharapan yang dursilapulih hanya milik semestapilu menyayat hatigugur dalam menantikan kelahiransiasat perangi kembang...
Puisi: Lakon di Ruang Kerja
Lakon di Ruang Kerja
Riuh rendah suara mesin yang mengaduBerpadu tawa manis yang dibalut beludruNamun di balik punggung, lidah setajam sembiluMerajut benang dusta yang membuat...
Puisi: Kerongkongan yang Mengidam
Kerongkongan yang Mengidam
jajan disuapke dalam mulutkarena kerongkonganyang mengidam
andai gigi terkikisseusai mengunyah,jangan menuding lidahrakus akan kelezatan
Klang, Malaysia, 1 Juli 2026.
***
كروڠكوڠن يڠ مڠيدم
جاجن ديسواڤك دالم مولوتكارن...
Puisi: Ketika Dayung Menjaga Marwah, Wahyu Menuntun Langkah
Ketika Dayung Menjaga Marwah, Wahyu Menuntun Langkah
Di tepian Batang Kuantanair mengalir membawa cerita.Tentang sebuah negeriyang menanam adat di dadadan Al-Qur'an di dalam jiwa
Pagi datang...
Puisi: Matamu Kaca
Matamu Kaca
jatuh lagi akupada bias bola matamuseluruh mataku tertuju pada altarabad klasik Yunanidengan iringan tari lokal kota pemakan berkuahtiga tahun aku jatuh bangundalam perasaan...
Puisi: Rahsia pada Wajah Biasa
Rahsia pada Wajah Biasa
Kau sedang cermat menyimpan rahsia pada wajahmu yang biasakuakui itu luar biasadan memang tidak menyangka.
Kata-kata dan tingkahkau hias beribu gandasehingga bangkai...
Puisi: Rempah Dupa, Pemakan Hutan-Hutan Sumatera
Rempah Dupa: Pemakan Hutan-Hutan Sumatera
Di muka batu-batu cadas mengarsip jejak langkah;tapak kuda, gerobak sapi dan kaki pengembala.Diarsipkan jejak pada tubuh cadas yang beku.Menjilati garam...
Cerpen: Jejak Waktu
Riausastra.com - Nuri berjalan menuju ruang tamu, setelah mendapatkan panggilan dari sang ayah yang kini terlihat meminum secangkir kopi hitam panas. Konon ayah pernah...
Puisi: Pacu Jalur
Pacu Jalur
Meriah gemericiik pestaKibar bendera sepanjang tepianKali besar bak gelanggang surga lagaPerahu-perahu berbaris bercanda-tawaSuara tembak ke langit merambah semestaMemacu adrenalin menembus jantung….Lenggok melayu melenggang...
EVENT
BERITA
Novel “Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris” Dibedah, Peserta Diajak Menyelami Sejarah Melayu dari...
Riausastra.com – Novel Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris karya Ketua Dewan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau Datuk Rida K Liamsi, menjadi pusat perhatian dalam...
Bedah Buku Rida K Liamsi dan Penjemputan Mahasiswa Magang PBSI FKIP UIR Berlangsung Meriah
Riausastra.com – Kegiatan Penjemputan Mahasiswa Magang PBSI FKIP Universitas Islam Riau (UIR) dan Bedah Buku novel Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris karya Rida...
Riau Sastra Silaturahmi dengan Sastrawan dan Budayawan Senior Datok Rida K Liamsi
Riausastra.com — Ketua Riau Sastra, Azhar Gultom, melakukan kunjungan tokoh sekaligus silaturahmi dengan Sastrawan dan Budayawan Senior Datok Rida K Liamsi, yang juga Ketua...
Riau Sastra Gelar Telusur Kultur, Peserta Susuri Jejak Sejarah Kota Lama Pekanbaru
Riausastra.com — Riau Sastra sukses menyelenggarakan kegiatan Telusur Kultur: Menyusuri Jejak Sejarah Kota Lama Pekanbaru pada Ahad (7/6/2026). Kegiatan yang diikuti puluhan peserta ini...
















































