PUISI
Puisi: Jenang Perkasa dalam Legenda
Jenang Perkasa dalam Legenda
Tersebut kisah dahulu kalatentang seorang raja batin lagoi namanyamemimpin rakyat dengan bijaksanamakmur bahagia tiada derita.
Raja bahagia tiada taraakan hadirnya putri jelitadijaga...
CERPEN
Cerpen: Napoleon Bonaparte dan Tinggi Badannya
Riausastra.com - Suasana studio talk show modern begitu semarak. Lampu-lampu sorot menyoroti panggung yang dihiasi sofa empuk berwarna biru tua.
Di belakangnya, layar besar menampilkan...
ARTIKEL TERBARU
Puisi: Di Tinta Emas Biru
Di Tinta Emas Biru
Dalam tamasya aku melambaiDi ujung senja yang piluDi bawah sumbuAku meneteskan air mataku
Merenung di tinta emas biruBerdenyut nadiku mulai bekuNampak jiwa...
Puisi: Aku Mahu Menyendiri dalam Sunyi Sepimu
Aku Mahu Menyendiri dalam Sunyi Sepimu
Aku mahu menyendiri dalam sunyi sepimuinginku dengar alir dari sumur jernih di tanganmu.
Setiap hari kebisingan tercipta dari batu dan...
Puisi: Kau yang Sederhana
Kau yang Sederhana
Sederhananya dirimu kelopak kambojaGugur melambai di sudut halamanLewat kabar yang tak lagi ditanyakanatau rindu yang sering diabaikan
Sederhananya kau bunga mawarTipis harum hadirmuhanya...
Puisi: Arafah
Arafah
Terlentang akudi dada Arafahdi celah lautan manusiadan langit yang seolah terlalu hampiruntuk disentuh air mata.
Matahari menggigit kulittetapi dosa-dosa lampaulebih membakar jiwa.
Di sekelilingkulautan ihram putihmengalir...
Cerpen: Tuk Karim dan Kambing yang Terlepas
Hari raya kurban tinggal dua hari lagi. Kampung Sungai Pagar sudah mulai ramai dengan berbagai persiapan penyambutan Idul Adha tahun ini. Begitu juga dengan...
Cerpen: Matkuteng, Penjagal dari Kampung Selatan
Riausastra.com - Matkuteng adalah namanya. Dikenal sebagai penjagal sapi yang tersohor dari Kampung Selatan.
Setiap Idul Adha, Matkuteng selalu menjadi pemotong hewan yang amat laris...
Puisi: Melukis Masa di Tepi Sungai Jantan
Melukis Masa di Tepi Sungai Jantan
Apalah arti menungguBagi jiwa yang sepi bersendiriDisapa angin yang menarikan Zapin dalam sunyiHanya sampan-sampan kayu berbilang satu-satuDi Terminal Lama...
Pantun: Mujur
Mujur
Mujur tuan berkayuh sampanGelombang tinggi dapat ditambatMujur tuan rapuh disimpanHilang pergi dapat di obat
Mujur tuan dekat berenangLaut dalam airnya keruhMujur tuan tidak mengenangHati yang...
Puisi: Kota dan Desa
Kota dan Desa
Kota-kota semrawutSepi pilar penyangga bijakSantun sekering kemarauSeperti benda usang dari planet jauhKebenaran hanya permainanDalam ilmu-ilmu sakti mandragunaSemua terbungkus tumpukan wasangkaJejaring emosi menjadi...
Puisi: Lentera Badai dan Rindu
Lentera Badai dan Rindu
Ada batasan dalam bersabarKetika angkara murka melampaui batasJangan gentarKita berantas!
Ada makna di balik semua ituHakikatnya hikmat menjadi kupu-kupuBak kunang-kunang menjadi lenteraDi...
EVENT
BERITA
Riau Sastra Terima Mahasiswa Magang FKIP Universitas Islam Riau
Riausastra.com - Riau Sastra menerima kedatangan delapan mahasiswa magang dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR) dalam kegiatan serah terima...
Bincang Sastra “Ruang Binar” Kupas Nilai Empati dalam Kumpulan Cerpen Takjil
Riausastra.com - Program bincang sastra Ruang Binar kembali menghadirkan diskusi menarik seputar karya sastra kontemporer. Dalam episode terbaru, Wilda Sri Hastuti Handayani Piliang hadir...
Ruang Binar Angkat Isu Aksara Arab Melayu, H. Ayat Cahyadi Tekankan Penguatan Identitas Budaya
Riausastra.com - Komunitas Riau Sastra kembali menghadirkan ruang diskusi publik melalui program Ruang Binar dengan mengangkat tema “Aksara Arab Melayu: Akar Identitas atau Sekadar...
Riau Sastra Audiensi dengan Anggota DPRD Riau H. Ayat Cahyadi, Dorong Penguatan Literasi Arab...
Riausastra.com - Komunitas Riau Sastra melakukan audiensi dengan anggota DPRD Provinsi Riau dari Komisi I, H. Ayat Cahyadi, di Kantor Fraksi PKS DPRD Provinsi...
















































