PUISI
Puisi: Raja Ali Haji II
Raja Ali Haji II
Bapak Ali HajiPada tahun 1873 engkau telah pergiPergi tiada akan kembali lagiHanya keabadian namamu pengobat rindu di hati
Cucur keringatmu di tanah...
CERPEN
Cerpen: Dipotong Setengah
aturan adalah aturanbagi siapa saja yang melanggarsiap-siap jungkir balik
Riausastra.com - 08.00 WIB bagi setiap orang adalah waktu dimulainya kehidupan nyata. Sebab, hampir setiap warga...
ARTIKEL TERBARU
Pantun: Mujur
Mujur
Mujur tuan berkayuh sampanGelombang tinggi dapat ditambatMujur tuan rapuh disimpanHilang pergi dapat di obat
Mujur tuan dekat berenangLaut dalam airnya keruhMujur tuan tidak mengenangHati yang...
Puisi: Kota dan Desa
Kota dan Desa
Kota-kota semrawutSepi pilar penyangga bijakSantun sekering kemarauSeperti benda usang dari planet jauhKebenaran hanya permainanDalam ilmu-ilmu sakti mandragunaSemua terbungkus tumpukan wasangkaJejaring emosi menjadi...
Puisi: Lentera Badai dan Rindu
Lentera Badai dan Rindu
Ada batasan dalam bersabarKetika angkara murka melampaui batasJangan gentarKita berantas!
Ada makna di balik semua ituHakikatnya hikmat menjadi kupu-kupuBak kunang-kunang menjadi lenteraDi...
Puisi: Kota yang Kini Tinggal Kenangan
Kota yang Kini Tinggal Kenangan
Aku pernah ke sini dulukota ini seakrab denyut nadilangit, matahari, bulan dan rumputnyamenulis makna pengalaman hidup.
Masa memisahkan dan tiba-tibaingatan menjemput...
Puisi: Gonggongan Anjing
Gonggongan Anjing
Ia berjalan seperti gonggongan anjingMenarik perhatian keledai untuk memekikMembuat diriku panik tak tau arahMenyaksikan sandiwara yang berujung salah
Diamlah kau berisik diberi penjelasanDi depan...
Puisi: Tangis Kilau Sutan Benai
Tangis Kilau Sutan Benai
Angin tua merintih sendirianMembawa kisah hampir pergiTentang pusaka mulai dilupakanOleh zaman terus berlari
Baju barantai bertaut besiDulu disanjung seluruh negeriKini tergantung sunyi...
Puisi: Meneroka Tuah di Jantung Telaga Air Merah
Meneroka Tuah di Jantung Telaga Air Merah
di pelipis waktu yang purba,sunyi menjajah, menenun belukar jadi bualan soal bunian,malam-malam di Tanjung* dahulu adalah labirin tak...
Puisi: Peran Topeng-Topeng
Peran Topeng-Topeng
sambil menjerit,rembulan meminta dipulangkan malamkepada siang.
siang dikembalikanoleh matahari,kepada duniawi.
dan bayang bayang manusiamenjadi mimpidi ladang maknawi.
siapakah yang lebih berani?,memujuk angin berhentidan membiarkan cahayamenjadi misbahyang...
Puisi: Jerat Layar Kosong
Jerat Layar Kosong
Di antara piksel-piksel yang menariKesepiannya sedalam palungWaktu meleleh bagai lilinTerjebak dalam labirin digital
Matanya terpaku pada layarBagai burung hantu memburu mangsaJari-jarinya menari di...
Puisi: Pengakuan di Idul Adha
Pengakuan di Idul Adha
Kidung sunyi bersenandung di langit KhatulistiwaAwan berarak perlahan menghitung bilangan waktuPada hati yang merinduPada diam paling bekuTak serupa dengan isi benak...
EVENT
BERITA
Riau Sastra Terima Mahasiswa Magang FKIP Universitas Islam Riau
Riausastra.com - Riau Sastra menerima kedatangan delapan mahasiswa magang dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR) dalam kegiatan serah terima...
Bincang Sastra “Ruang Binar” Kupas Nilai Empati dalam Kumpulan Cerpen Takjil
Riausastra.com - Program bincang sastra Ruang Binar kembali menghadirkan diskusi menarik seputar karya sastra kontemporer. Dalam episode terbaru, Wilda Sri Hastuti Handayani Piliang hadir...
Ruang Binar Angkat Isu Aksara Arab Melayu, H. Ayat Cahyadi Tekankan Penguatan Identitas Budaya
Riausastra.com - Komunitas Riau Sastra kembali menghadirkan ruang diskusi publik melalui program Ruang Binar dengan mengangkat tema “Aksara Arab Melayu: Akar Identitas atau Sekadar...
Riau Sastra Audiensi dengan Anggota DPRD Riau H. Ayat Cahyadi, Dorong Penguatan Literasi Arab...
Riausastra.com - Komunitas Riau Sastra melakukan audiensi dengan anggota DPRD Provinsi Riau dari Komisi I, H. Ayat Cahyadi, di Kantor Fraksi PKS DPRD Provinsi...
















































