PUISI

Puisi: Pacu Jalur Menyulam Mimpi

0
Pacu Jalur Menyulam Mimpi Perahu baganduang menuju hilirDiiringi gemercik air mata bahagia di sungai kuantanHasil panen berjejer, tak henti berpose manis di badan perahu berbaju...

Puisi: Kota Sajian Tradisi

CERPEN

Cerpen: Cikgu Munah

0
Di sebuah sekolah dasar di kota kecil itu, Bu Munah yang oleh warga sekitar akrab disapa Cikgu Munah, sudah hampir delapan tahun ini mengabdikan...

Cerpen : Darah Terakhir

ESAI

ARTIKEL TERBARU

Puisi: Peran Topeng-Topeng

0
Peran Topeng-Topeng sambil menjerit,rembulan meminta dipulangkan malamkepada siang. siang dikembalikanoleh matahari,kepada duniawi. dan bayang bayang manusiamenjadi mimpidi ladang maknawi. siapakah yang lebih berani?,memujuk angin berhentidan membiarkan cahayamenjadi misbahyang...

Puisi: Jerat Layar Kosong

0
Jerat Layar Kosong Di antara piksel-piksel yang menariKesepiannya sedalam palungWaktu meleleh bagai lilinTerjebak dalam labirin digital Matanya terpaku pada layarBagai burung hantu memburu mangsaJari-jarinya menari di...

Puisi: Pengakuan di Idul Adha

0
Pengakuan di Idul Adha Kidung sunyi bersenandung di langit KhatulistiwaAwan berarak perlahan menghitung bilangan waktuPada hati yang merinduPada diam paling bekuTak serupa dengan isi benak...

Puisi: Rehatlah Bintang

0
Rehatlah Bintang Rantai kian erat melilit leherkuLidahku buntung tanpa di potongTak ada yang bisa ku utarakanHanya pikiran yang senantiasa ricuh menyuarakan keinginan Yang akhirnya tumpah melalui...

Cerpen: Ada Cerita Penebuk 

0
Riausastra.com - Malam-malam di Desa Lilot berubah menjadi sangat mencekam. Matahari selalu pamit dengan rasa waspada yang tak tertahankan. Jadwal mengaji anak-anak yang tadinya...

Puisi: Darah

Darah Kita mungkin berbezabahasa ras dan agamaTapi darah kita tetap samaMerah warnanyaManusia selalu alpa dan lupaDarah boleh menyatukan semuaDi saat genting merajut nyawaTidak dinamakan darah...

Puisi: Cerita Cincin

0
Cerita Cincin Di tengah sore pasar keramaian kotaDalam belalak mataOtak kecil menyempitTangan kekar berkilap mistis mencengkeram segelas kopiBatu itu menghias buku jari tengahnyaEksotis ranum merah...

Puisi: Bukittinggi, Rumah yang Menanti

0
Bukittinggi, Rumah yang Menanti Bila engkau baru saja datangmaka singgahlah barang sejenaksebab di sini rumahmenyambutmu dengan ramah Sejuk udaranya akan memelukmubercerita pada tiap ruas jalanseakan menjumpai...

Cerpen: Terusir dari Kampung

Ini kisahku bersama anak lelaki-ku satu-satunya. Kisah yang akan kuceritakan padamu,- yang mungkin sewaktu-waktu dapat membuka mata hatimu. Juga mata hati orang-orang yang peduli...

Puisi: Bedande’

0
Bedande' Dari atas jembatan besi yang bersusun rapiDan langit biru yang memesonaBedande' Raja Alam terkenang juaBercerita tentang kebijaksanaan dan penerimaan hidupPedande', pemilik sifat bidadarian, bersenandung...

EVENT

POPULER

BERITA

Ruang Binar Angkat Isu Aksara Arab Melayu, H. Ayat Cahyadi Tekankan Penguatan Identitas Budaya

0
Riausastra.com - Komunitas Riau Sastra kembali menghadirkan ruang diskusi publik melalui program Ruang Binar dengan mengangkat tema “Aksara Arab Melayu: Akar Identitas atau Sekadar...

Riau Sastra Audiensi dengan Anggota DPRD Riau H. Ayat Cahyadi, Dorong Penguatan Literasi Arab...

0
Riausastra.com - Komunitas Riau Sastra melakukan audiensi dengan anggota DPRD Provinsi Riau dari Komisi I, H. Ayat Cahyadi, di Kantor Fraksi PKS DPRD Provinsi...

Ruang Binar Gelar Bincang Penulis Buku Upa-Upa: Nasihat Cinta di Angkola-Mandailing

0
Riausastra.com - Ruang Binar, program dari Riau Sastra yang kini bertransformasi menjadi Ruang Bincang Sastra dan Budaya, kembali menghadirkan kegiatan sesi bincang penulis buku...

Kunjungi Balai Khazanah Islam Sultan Haji Hassanal Bolkiah Brunei Darussalam, Riau Sastra Dalami Literasi...

1
Riausastra.com - Ketua Riau Sastra, Azhar Gultom, melakukan kunjungan budaya dan spiritual ke Balai Khazanah Islam Sultan Haji Hassanal Bolkiah (BKISHHB) di Bandar Seri...

BLOG