PUISI
Puisi: Terjebak di Ibukota
Terjebak di Ibukota
Kita adalah orang-orang kampung yang terjebak di ibukotadi mana ibu tak lagi menemui dalam kondisi kanak-kanakkita terdampar dari buaian ketika merangkakmengadu nasib...
CERPEN
Cerpen: Red Bus Menuju London Eye
Riausastra.com - Perjalanan ini telah lama aku idam-idamkan. Sederhana saja, dengan naik Red Bus aku dan sekawanan mahasiswa Asia mengelilingi Kota London. Dari bus...
ARTIKEL TERBARU
Puisi: Sepucuk Surat kepada Kekasih untuk Merayakan Kemerdekaan
Sepucuk Surat kepada Kekasih untuk Merayakan Kemerdekaan
Puan, di langit merah-putih hari iniaku titipkan namamu pada angin yang sedang merdekasebab cinta ialah tanah air keciltempat...
Puisi: Kelapangan
Kelapangan
Dari luar tingkap yang tepatmenghadap senja, azan maghribpun berkumandang.
Bunga-bunga dan dedaunangugur; penderitaan hidupsemakin berangsur.
Aduhai, hati teramat tenang saatdengan penuh khusyuk kau bacakansebuah firman:
“Bersama kesulitan...
Puisi: Kemarau Bertandang
Kemarau Bertandang
Sore hari penuh gelisah.
Kawanan burung kutilangbeterbangan di atas kepalaku,mematuk biji-bijian yangmasih setengah matang,dan air tiada mengalir.
Sore hari penuh gelisah.
Sungguh, adakah di selabebatuan kausembunyikanhujan?...
Puisi: Aku, Desa, dan Pelangi
Aku, Desa, dan Pelangi
Aku ingin kembali ke desauntuk mengukir pohon menjadi pentasbumbungnya daun daun insafberlantaikan embun dari langit tua.
Kota telah menjadikan aku rimbabelajar dari...
Puisi: Socrates
Socrates
Memahami segala kekuranganmuAdalah bukti bahwa sunyi menatap sebelah mata.
Aku terpaksa melawan segerombolan lelahHanya ingin dapat meski tanpa semangatAgar kelak tubuh tak berkelahiDi tengah kesunyian...
Puisi: Pertemuan Ujung Juli
Pertemuan Ujung Juli
Kabut berpendar pelanSementara hati telah berkecamuk kesalArak-arakan angan meraih-mu lindap tanpa sempat terluahTiada sesiapa yang tahu, bahkan daun dengarkuLarik itu, tak layak...
Puisi: Terbazir
Terbazir
Seperti suara daun kala ributterbazir setelah diamtetap tak terpakai celoteh kala terpulas dan terlempar.
Jauh di bawah batumata airsenyap-senyap sampai kepada alursaat kemarau mengisi sungai.
Nanti...
Puisi: Rusak Terbahak
Rusak Terbahak
Dahulu kala orang melawakSampai lelah terbahak-bahakSekarang banyak orang melawakSendirian dia terbahakOrang-orang bertoga hitam melawakCongkak muka bertabur bedakPara politikus melawakJanji terdepan ngakak terdepakAku perlahan...
Puisi: Jahatnya Strata
Jahatnya Strata
Apinya tak pernah padamMelelehkan dendam yang tak pernah sampaiNyali nya tercipta dari realitaUntuk melepas belenggu pada rantai sengsara
Betapa irinya pada merpati di rumah...
Puisi: Di Antara Kota dan Hujan
Di Antara Kota dan Hujan
Di tepian kota yang redup lampu,langkah kecil menyusur aspal basah.Hujan jatuh seperti kata-katayang tak sempat diucapkan.
Malam memeluk bahu yang rapuh,sirene...
EVENT
BERITA
Riau Sastra Dukung Perayaan Hari Puisi Indonesia 2026, Azhar Gultom: HPI Adalah Ruang Merawat...
Riausastra.com — Komunitas Riau Sastra turut mendukung dan menghadiri Perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) 2026 yang diselenggarakan Komunitas Seni Budaya (KSB) Rumah Sunting di...
Riau Sastra Hadiri Musda FTBM Kota Pekanbaru, Perkuat Sinergi Gerakan Literasi
Riausastra.com - Ketua Riau Sastra, Azhar Gultom, yang mewakili unit program Riau Sastra, TBM Rumah Baca Tuah Negeri, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Forum Taman...
Novel “Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris” Dibedah, Peserta Diajak Menyelami Sejarah Melayu dari...
Riausastra.com – Novel Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris karya Ketua Dewan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau Datuk Rida K Liamsi, menjadi pusat perhatian dalam...
Bedah Buku Rida K Liamsi dan Penjemputan Mahasiswa Magang PBSI FKIP UIR Berlangsung Meriah
Riausastra.com – Kegiatan Penjemputan Mahasiswa Magang PBSI FKIP Universitas Islam Riau (UIR) dan Bedah Buku novel Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris karya Rida...
















































