PUISI
Puisi: Kojo
Kojo*
Sudah hangatkah loyang itu, Mak?
Manis tubuhmu terlalu lekatuntuk sembunyi pada telur dan santan
Aku ingin cepat mengukusnya, memasak gulayang diikat campuran tepung.Kemudian lugu menunggu samar...
CERPEN
Cerpen: Perempuan Misterius dan Onduo
a ela hailla lo buyungTiduo tiduo lo sayangKayula morang la telinduong bulanSimpa jo dahan diguyang gompoTiapla tahun Nobi beposanSuruah sumayang dengan puasoKalau mongaji momuji...
ARTIKEL TERBARU
Puisi: Di Bangku Stasiun Dini Hari
Di Bangku Stasiun Dini Hari
Ada yang menolak bertolakdi remangnya bangku-bangkuyang setia menunggu.Mungkinkah?Jejak pantat yang gelisaholeh berbagai remah kisah.Gema rekam lirik perbincanganserupa gumam, liris dan...
Puisi: Puisi Ini Milik Tuhan
Puisi Ini Milik Tuhan
Dari daun daun mengalir diksimereka menuju ke gua guakemudian berpecah menjadi cahaya.
Benarkah itu, kata kata atau senjata?
Dari pohon pohon frasaabjad beratur...
Syair: Petuah Budiman
Syair Petuah Budiman
Tatkala fajar menyingsing terangBurung berkicau di hujung karangHidup manusia janganlah sebarangBudi dipelihara sepanjang petang
Jika berkata timbangkan lidahJangan menggores hati yang gundahLunak bahasa...
Puisi: Senja yang Karam di Sungai Siak
Senja yang Karam di Sungai Siak
Di tepi jembatan sungai Siak,sore meremang dan kita merawat sunyi yang panjang,menatap langit yang menguning,membiarkan riuh kendaraan menjadi simfoni...
Puisi: Laut Abadi
Laut Abadi
Di antara bayang ombak yang tak pernah lelah menghantam pasirAda keikhlasan laut yang jarang diingatDia menguap menjadi hujan untuk bibir yang hausDia mengizinkan...
Puisi: Aku Juga Masih Kecil
Aku Juga Masih Kecil
Aku menerima semuanya tanpa dikupasBeban kian memberatkan pundakkuTak ada pelabuhan untuk bersinggahAku perahu kecil yang buta arah
Aku berusaha bersinar semampukuIngin melihat...
Puisi: Setelah Menjadi Pertanyaan
Setelah Menjadi Pertanyaan
kalau tiada payahhujan tak perlu hadirbiar tak ada biru di lautanpun gunung dan bukit yang tajamatau apa sahajayang kadangkala menyusahkan kita.
jika tanpa...
Puisi: Hampir Bernama
Hampir Bernama
Bukankah angin itu pernah singgah?Membawa hangat yang sulit kutepisLalu mengapa saat pagi meninggiJejaknya luruh tanpa pamit?
Ada kata yang tak sempat tumbuhAda langkah yang...
Cerpen: Ranindia dan Senja
Namaku Ranindia seorang gadis kecil yang suka sekali melihat senja diantara riak gelombang pantai dan suara deburan ombaknya yang selalu mampu aku nikmati. Tapi...
Puisi: Tenungan
Tenungan
Tenungan yang dilepaskan sebagai unggas mengitari matariadalah sepuluh langkah pertama mendepani waktu.
Sayap berat menguak udaradada sesak oleh hempasan kelmarinyang meluru bagai pelurusejak hari-hari dulu.
Tiada...
EVENT
BERITA
Riau Sastra Dukung Perayaan Hari Puisi Indonesia 2026, Azhar Gultom: HPI Adalah Ruang Merawat...
Riausastra.com — Komunitas Riau Sastra turut mendukung dan menghadiri Perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) 2026 yang diselenggarakan Komunitas Seni Budaya (KSB) Rumah Sunting di...
Riau Sastra Hadiri Musda FTBM Kota Pekanbaru, Perkuat Sinergi Gerakan Literasi
Riausastra.com - Ketua Riau Sastra, Azhar Gultom, yang mewakili unit program Riau Sastra, TBM Rumah Baca Tuah Negeri, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Forum Taman...
Novel “Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris” Dibedah, Peserta Diajak Menyelami Sejarah Melayu dari...
Riausastra.com – Novel Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris karya Ketua Dewan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau Datuk Rida K Liamsi, menjadi pusat perhatian dalam...
Bedah Buku Rida K Liamsi dan Penjemputan Mahasiswa Magang PBSI FKIP UIR Berlangsung Meriah
Riausastra.com – Kegiatan Penjemputan Mahasiswa Magang PBSI FKIP Universitas Islam Riau (UIR) dan Bedah Buku novel Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris karya Rida...
















































