PUISI

Puisi: Laksemana Mengamuk

0
Laksemana Mengamuk Bukan bertengkarBukan bertikamDuhai manis rasa di mulutBerlumur gula disetiap bulatanMempelam diserut asal makanan Serabut terselip tertinggal di celahMembuat marah Datuk hulubalangSelembut dikunyah meninggalkan bekasSisa...

CERPEN

Cerpen: Red Bus Menuju London Eye

0
Riausastra.com - Perjalanan ini telah lama aku idam-idamkan. Sederhana saja, dengan naik Red Bus aku dan sekawanan mahasiswa Asia mengelilingi Kota London. Dari bus...

Cerpen: Syarat Duniawi

ESAI

ARTIKEL TERBARU

Puisi: Halaman Pertama

0
Halaman Pertama Tak ada yang datang ke sekolahdengan cerita yang benar-benar sama. Ada yang menyimpan tanyadi balik seragam yang masih terasa asing.Ada pula yang diam-diammembawa masa...

Puisi: Catatan Sisa Magrib

0
Catatan Sisa Magrib Sakit ini mengetuk pintu belakangSore baru saja habis,dan perih itu masuk diam-diam Aku tak sempat menghitungberapa tikungan yang membuat lututku gemetar Rintangan-Muhanya tanah basah,tempat...

Puisi: Di Bangku Stasiun Dini Hari

0
Di Bangku Stasiun Dini Hari Ada yang menolak bertolakdi remangnya bangku-bangkuyang setia menunggu.Mungkinkah?Jejak pantat yang gelisaholeh berbagai remah kisah.Gema rekam lirik perbincanganserupa gumam, liris dan...

Puisi: Puisi Ini Milik Tuhan

0
Puisi Ini Milik Tuhan Dari daun daun mengalir diksimereka menuju ke gua guakemudian berpecah menjadi cahaya. Benarkah itu, kata kata atau senjata? Dari pohon pohon frasaabjad beratur...

Syair: Petuah Budiman

0
Syair Petuah Budiman Tatkala fajar menyingsing terangBurung berkicau di hujung karangHidup manusia janganlah sebarangBudi dipelihara sepanjang petang Jika berkata timbangkan lidahJangan menggores hati yang gundahLunak bahasa...

Puisi: Senja yang Karam di Sungai Siak

0
Senja yang Karam di Sungai Siak Di tepi jembatan sungai Siak,sore meremang dan kita merawat sunyi yang panjang,menatap langit yang menguning,membiarkan riuh kendaraan menjadi simfoni...

Puisi: Laut Abadi

0
Laut Abadi Di antara bayang ombak yang tak pernah lelah menghantam pasirAda keikhlasan laut yang jarang diingatDia menguap menjadi hujan untuk bibir yang hausDia mengizinkan...

Puisi: Aku Juga Masih Kecil

0
Aku Juga Masih Kecil Aku menerima semuanya tanpa dikupasBeban kian memberatkan pundakkuTak ada pelabuhan untuk bersinggahAku perahu kecil yang buta arah Aku berusaha bersinar semampukuIngin melihat...

Puisi: Setelah Menjadi Pertanyaan

0
Setelah Menjadi Pertanyaan kalau tiada payahhujan tak perlu hadirbiar tak ada biru di lautanpun gunung dan bukit yang tajamatau apa sahajayang kadangkala menyusahkan kita. jika tanpa...

Puisi: Hampir Bernama

0
Hampir Bernama Bukankah angin itu pernah singgah?Membawa hangat yang sulit kutepisLalu mengapa saat pagi meninggiJejaknya luruh tanpa pamit? Ada kata yang tak sempat tumbuhAda langkah yang...

EVENT

POPULER

BERITA

Riau Sastra Dukung Perayaan Hari Puisi Indonesia 2026, Azhar Gultom: HPI Adalah Ruang Merawat...

0
Riausastra.com — Komunitas Riau Sastra turut mendukung dan menghadiri Perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) 2026 yang diselenggarakan Komunitas Seni Budaya (KSB) Rumah Sunting di...

Riau Sastra Hadiri Musda FTBM Kota Pekanbaru, Perkuat Sinergi Gerakan Literasi

0
Riausastra.com - Ketua Riau Sastra, Azhar Gultom, yang mewakili unit program Riau Sastra, TBM Rumah Baca Tuah Negeri, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Forum Taman...

Novel “Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris” Dibedah, Peserta Diajak Menyelami Sejarah Melayu dari...

0
Riausastra.com – Novel Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris karya Ketua Dewan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau Datuk Rida K Liamsi, menjadi pusat perhatian dalam...

Bedah Buku Rida K Liamsi dan Penjemputan Mahasiswa Magang PBSI FKIP UIR Berlangsung Meriah

0
Riausastra.com – Kegiatan Penjemputan Mahasiswa Magang PBSI FKIP Universitas Islam Riau (UIR) dan Bedah Buku novel Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris karya Rida...

BLOG