PUISI

Puisi: Asmaraloka Bumbu Dapur, Mak

2
Asmaraloka Bumbu Dapur, Mak sejauh apa pun susur sungai yang kulalui,kulabuhkan juga derap langkah di tanah Melayu Siak inisejauh apa pun melanglang,akan bermuara jua derap...

Puisi: Provinsi Risau

CERPEN

Cerpen: Berbincang Sumbang

0
Riausastra.com - Aku duduk sambil menelan bulat-bulat setiap cecar, tepatnya di teras rumahmu yang warna dindingnya mulai pudar. Asal cecar itu dari keluhanmu yang...

Cerpen: Syarat Duniawi

Cerpen : Asap di Ujung Senja

ESAI

ARTIKEL TERBARU

Puisi: Aku Juga Masih Kecil

0
Aku Juga Masih Kecil Aku menerima semuanya tanpa dikupasBeban kian memberatkan pundakkuTak ada pelabuhan untuk bersinggahAku perahu kecil yang buta arah Aku berusaha bersinar semampukuIngin melihat...

Puisi: Setelah Menjadi Pertanyaan

0
Setelah Menjadi Pertanyaan kalau tiada payahhujan tak perlu hadirbiar tak ada biru di lautanpun gunung dan bukit yang tajamatau apa sahajayang kadangkala menyusahkan kita. jika tanpa...

Puisi: Hampir Bernama

0
Hampir Bernama Bukankah angin itu pernah singgah?Membawa hangat yang sulit kutepisLalu mengapa saat pagi meninggiJejaknya luruh tanpa pamit? Ada kata yang tak sempat tumbuhAda langkah yang...

Cerpen: Ranindia dan Senja

0
Namaku Ranindia seorang gadis kecil yang suka sekali melihat senja diantara riak gelombang pantai dan suara deburan ombaknya yang selalu mampu aku nikmati. Tapi...

Puisi: Tenungan

0
Tenungan Tenungan yang dilepaskan sebagai unggas mengitari matariadalah sepuluh langkah pertama mendepani waktu. Sayap berat menguak udaradada sesak oleh hempasan kelmarinyang meluru bagai pelurusejak hari-hari dulu. Tiada...

Puisi: Yang Pulang dari Kuliah Mimpi

0
Yang Pulang dari Kuliah Mimpi Seperti rajawalicahaya menerkam malamkuku mencengkam kelamparuhnya mengoyak sepi Atau sebenarnya; malamadalah jebak paling menggodasetelah mentari menutup pintuia pandai berdustapura-pura sasau dan...

Puisi: Petang yang Menjatuhkan Kata

0
Petang yang Menjatuhkan Kata Tiba-tiba senja menjadi mendung pekat. Angin berhembus kencang seperti kalimat. Kata-kata dihimpun di langit ingatan. Petang menjatuhkannya sebagai hujan. Di beranda, sajak-sajak...

Puisi: Petualangan di Atas Air

0
Petualangan di Atas Air Aku telah menjadikanmu semesta,harap dan pulangku bermuara.Hanya saja semesta memiliki ruangnya sendiri.Yang tak seharusnya dipaksa tinggal dalam genggaman. Kasih yang berubah menjadi...

Puisi: Tamsil Lelabah

0
Tamsil Lelabah : menghayati Surah Al-‘Ankabut i.kehidupan manusia bak lelabah membuat sawangsering kali rapuh, namun masih dibaiki-ulang —betapa manusia pun terikat dalam kenescayaan antara ketahanan, perjuangan...

Puisi: Suara di Balik Peristiwa, Himpunan Aksara (1)

0
Suara di Balik Peristiwa, Himpunan Aksara (1) Setetes harapan pada tumpuan hujan, melambai-lambai angan.Menuju kemurnian di balik ratapan, menuai kemuliaan.Membumbung tinggiMenepis halunisasi, menjadi bukti dalam...

EVENT

POPULER

BERITA

Riau Sastra Dukung Perayaan Hari Puisi Indonesia 2026, Azhar Gultom: HPI Adalah Ruang Merawat...

0
Riausastra.com — Komunitas Riau Sastra turut mendukung dan menghadiri Perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) 2026 yang diselenggarakan Komunitas Seni Budaya (KSB) Rumah Sunting di...

Riau Sastra Hadiri Musda FTBM Kota Pekanbaru, Perkuat Sinergi Gerakan Literasi

0
Riausastra.com - Ketua Riau Sastra, Azhar Gultom, yang mewakili unit program Riau Sastra, TBM Rumah Baca Tuah Negeri, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Forum Taman...

Novel “Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris” Dibedah, Peserta Diajak Menyelami Sejarah Melayu dari...

0
Riausastra.com – Novel Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris karya Ketua Dewan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau Datuk Rida K Liamsi, menjadi pusat perhatian dalam...

Bedah Buku Rida K Liamsi dan Penjemputan Mahasiswa Magang PBSI FKIP UIR Berlangsung Meriah

0
Riausastra.com – Kegiatan Penjemputan Mahasiswa Magang PBSI FKIP Universitas Islam Riau (UIR) dan Bedah Buku novel Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris karya Rida...

BLOG