PUISI

Puisi: Bulan-Mu Lebih Pijar dari Matahari

0
Bulan-Mu Lebih Pijar dari Matahari Tuhankuaku tidak pernah tahubulan-Mu lebih pijar dari mataharimembakar dosa-dosa lalu Cahayanya...

Puisi: Elegi Kata

CERPEN

Cerpen: Bayangan Duka

0
Riausastra.com - Bagas menatap langit sore yang perlahan berubah jingga. Angin sore bertiup lembut,...

Cerpen: Langit-Langit Malam

Cerpen: Pencarian Ibu

ESAI

TERBARU

POPULER

PILIHAN

IKUTI KAMI

0FansSuka
0PengikutMengikuti
41,600PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Pantun Melayu Bengkalis dan Bukitbatu: Menjaga Muruah, Merawat Jiwa Peradaban Riau

Riausastra.com - Di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau, bahasa bukanlah sekadar alat komunikasi transaksional. Bagi masyarakat Melayu Riau, bahasa ditenun dengan kehalusan rasa menjadi untaian santun bernama pantun. Dalam lanskap kebudayaannya, pantun menduduki posisi...

Puisi Apatis II

Apatis II Tulisanku berdarah memucatHalaman kosong penuh dusta celakaSuara-suara langit terlibas tanpa perlawananCemas meluas tak punya maknaMenunggu tiba masaAdab hilang ta’kan kembali datang Di setiap ruang-ruang berlumur kebusukanOrang berdasi dari menara gedung sekolahanBerbaris memulung demi perut...

Puisi: Menyaksikan Rekaman Riwayat yang Pudar

Menyaksikan Rekaman Riwayat yang Pudar Proyektor menghantam riwayatMenghadap teriakan merdekaDuduk gemetar menatap potret historisAlgoritma yang bermekaran Menikung gimik kabut atmaBerdansa di rumah wargaBarikade basundaraStudio yang meringis 81 pijakan bergemaLuruh di ruang kedap suaraFormasi pergerakan petarungMerobek kulit dan...

Riau Sastra Hadiri Pisah Sambut Pimpinan Balai Bahasa Provinsi Riau

Riausastra.com — Riau Sastra menghadiri acara Pisah Sambut: Jejak Bakti, Merangkai Memori yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Riau, Kamis (29/10/2026), pukul 10.00–12.00 WIB di Aula R.H. Fisabilillah, Pekanbaru. Ketua Riau Sastra diwakili oleh Bendahara...

Puisi: Kesibukan yang Disadari

Kesibukan yang Disadari Tempat yang begitu asriTiba-tiba berubah jadi abu yang berterbangan Udara yang seolah-olah menangisTidak ada kesempatan untuk memberikan yang bersih Tikus itu bersenang ria dan bertepuk gembiraBersembunyi dibalik rumor yang disebabkan kucing predatorDaging yang...

Puisi: Lisan Terakhir

Lisan Terakhir perlahan, aku mulai berserah pada dugaan yang menakutkanbahwa memang dalam diri sudah tidak ada alasan yang cukup untuk disungguhi aku senantiasa sudi menjadi pendengar yang baikpeluk penenang mereka yang dekat dengan kedinginan. Namun selalu...

Pengurus Riau Sastra Jadi Juri Lomba Pidato Cilik Bulan Bahasa 2026 di Universitas Riau

Riausastra.com — Pengurus Riau Sastra, Afrizal Pak Long, menjadi dewan juri dalam Lomba Pidato Cilik tingkat sekolah dasar (SD) yang diselenggarakan dalam rangka Bulan Bahasa 2026 oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa...

Puisi: Aku Tak Sekuat Mamuk

Aku Tak Sekuat Mamuk Ibu, diam-diam aku sering Bertanya dalam hati,Bagaimana kau masih memanggilnya “Ayah” Setelah berkali-kali ia mengecewakanmu?Bagaimana kau masih mampu tersenyum, ketika Aku tahu kau menangis sendirian?Andai luka itu milikku, mungkin sejak lama...