PUISI
Puisi: Sirna?
Sirna?
Kenapa sirna?Dulu kau begitu gagah perkasaTapi sekarang kau gunakan keperkasaanmu untuk memperkosa
Kenapa sirna?Dulu kau layakknya macanSetelah masuk dikandang macankau berubah watak menjadi kucing
Kenapa sirna?Dulu…
CERPEN
Cerpen: Lelaki Tua dan Lima Orang Cucunya
Riausastra.com – Lelaki tua berambut putih bercengkerama dengan cucu-cucunya yang lima orang. Dua lelaki dan lainnya perempuan. Masing-masing anaknya yang lima telah menyumbang seorang…
ESAI
Sastra Bersuara: Bentuk Protes di Tengah Ketidakadilan Kekuasaan
Riausastra.com – Sastra adalah salah satu bentuk ekspresi manusia yang paling mendalam melalui bahasa sebagai media penyampaiannya. Karya sastra adalah jembatan antara perasaan, emosi,…
TERBARU
POPULER
Puisi: Hujan Bulan Juli
Hujan Bulan Juli
(Mengenang Sapardi Djoko Damono)
Tidak ada yang lebih menyita rasaDari hujan bulan JuliDibiarkannya daun-daun hijau nan berseriBasah bersama kerinduan
Tidak ada yang lebih membuat…

TRENDING
Puisi : Tarian Asap
Tarian ASAP
Asap kembali bersemiMenguncup, merekah, mekar mengembangIa tabur benih-benih keresahanMengakar di dasar jiwa-jiwa yang sengsara
Asap kini diberi panggung lagiIa menari mengikuti irama sang tuanLemah…

















































