PUISI
Puisi: Kehidupan Baru di Kota Bertuah-Kota Pekanbaru
Kehidupan Baru di Kota Bertuah-Kota Pekanbaru
Hari hari lewat, pelan tapi pastiHari ini aku menuju satu puncak tangga yang baruSebagai Ketua Umum DPH LAMR Kota...
CERPEN
Cerpen: Ucu Murad
Riausastra.com - Ucu Murad sebuah nama timang orang kampung, nama yang melekat pada sosok berkulit hitam berbadan sedang dari kerangka tubuhnya terlihat sangat kuat. semua...
ARTIKEL TERBARU
Puisi: Terpalit
Terpalit
lama nianmadrasah hati dididikakal masih tak cerdik
tangan masih berlendir lumpuriman jijik terpalitlangkah kembali mundur
senipis kulit bawangrasa syukur tercarik-carikberselerakan di lembah kufur
01042026 - Pasir Ris,...
Puisi: Roh Puisi II & III
Roh Puisi II & III
Sewaktu aku menjadi puisikau telah lama menjadi metaforakau bukan bunga tetapi sampanaku bukan laut tetapi nelayan.
Berkali kali kau membacamesej dalam...
Puisi: Puisi dan Namamu
Puisi dan Namamu
(Untuk Nek Aki dan Nek Wan)
Izinkan aku melukis warnamuDi atas kanvas langit biru yang meronaMerah jingga kiniTetap jua menyimpan pesona yang tak...
Pantun: Gajah dan Kawanannya
Gajah dan Kawanannya
1.Taman Nasional Tesso Nilo padat pengunjungaku datang membawa melontanganku memberi makan gajah Domangtawaku terdengar saat Domang menendang balon.
Pernah berlibur ke Riautidak lupa...
Puisi: Bianglala
Bianglala
Hujan baru redaPelangi terjebak di kaki langitTanpa warna keindahanHitam putihJauh dari anggun
Kemarau akan tibaPelangi tersesat jauh di ufukTanpa jalan kembaliTak berubah….Semakin benderangPutih dan hitamnya.
Anomali...
Puisi: Gumantan, Nafas Leluhur yang Abadi
Gumantan: Nafas Leluhur yang Abadi
Di Desa Teluk Beringin nan tenangAngin berbisik di pucuk batangGumantan hadir penuh kenangWarisan lama tak lekang hilang
Langkah dukun perlahan pastiMembawa...
Puisi: Di Tepian Ranu Kumbolo
Di Tepian Ranu Kumbolo
Kamu mengerti?Aku memanjat di atas 2400 meter dari permukaan lautMenggendong tas seberat laki-laki dewasaMelintasi pematang yang ditelan pepohonanSayangnya, semangka yang kucari...
Puisi: Kaca yang Belum Rapat
Kaca yang Belum Rapat
Kau datang dengan langkah yang tak berisikMembawa cahaya yang lembut dan sabarTapi aku masih tinggal di antara puingDimana setiap dekapan bisa...
Puisi: Ragu Samar
Ragu Samar
Siapa yang menyangka?Fajar sebentar lagi datangAku terbaring dalam hangat yang ganjilMengapa rasanya tak sekadar mimpi?
Lama kusembunyikan satu namaTak pernah kuberi ruang untuk nyataLalu...
Puisi: Makan Siang
Makan Siang
ada anak kecil dalam salah satu ruanganmenghabiskan semangkuk buburpagi hari ketika ia tidak juga bangunsebelum headline penuh sayap bergelimpangandari barat sampai timurlalu barat...
EVENT
BERITA
Riau Sastra Audiensi dengan Anggota DPRD Riau H. Ayat Cahyadi, Dorong Penguatan Literasi Arab...
Riausastra.com - Komunitas Riau Sastra melakukan audiensi dengan anggota DPRD Provinsi Riau dari Komisi I, H. Ayat Cahyadi, di Kantor Fraksi PKS DPRD Provinsi...
Ruang Binar Gelar Bincang Penulis Buku Upa-Upa: Nasihat Cinta di Angkola-Mandailing
Riausastra.com - Ruang Binar, program dari Riau Sastra yang kini bertransformasi menjadi Ruang Bincang Sastra dan Budaya, kembali menghadirkan kegiatan sesi bincang penulis buku...
Kunjungi Balai Khazanah Islam Sultan Haji Hassanal Bolkiah Brunei Darussalam, Riau Sastra Dalami Literasi...
Riausastra.com - Ketua Riau Sastra, Azhar Gultom, melakukan kunjungan budaya dan spiritual ke Balai Khazanah Islam Sultan Haji Hassanal Bolkiah (BKISHHB) di Bandar Seri...
Riau Sastra Kunjungi Museum Alat Kebesaran Diraja Brunei Darussalam, Perkuat Jejak Budaya Melayu Serumpun
Riausastra.com - Ketua Riau Sastra, Azhar Gultom, melakukan kunjungan budaya ke Museum Alat Kebesaran Diraja yang terletak di ibu kota Bandar Seri Begawan, Brunei...
















































