PUISI
Puisi: Gelombang Bono
Gelombang Bono
air berarus derasdi tubuh sungai Kamparberjuluk Bono jantanhendak mesra di bulan penuhcahaya meninggikan pasangMenuju kekasihnya;Bono betina di arus RokanBerbulan madu di selat Malaka
ombak...
CERPEN
Cerpen: Syarat Duniawi
Riausastra.com - “Kita telah berhasil, Kawan,” kata Maman, sesaat setelah sahabatnya, Reza, datang dan duduk di sampingnya.
Reza pun tersenyum. “Kalau keadaan ramai terus seperti...
ARTIKEL TERBARU
Cerpen: Ketika Sepuluh Menit Terasa Seperti Sepuluh Detik
Riausastra.com - Siang itu, kelas berjalan seperti biasanya. Aku bersama temanku datang lebih awal menuju kelas. Matahari terasa begitu terik, membuat udara di dalam...
Resensi Novel Raumanen; Cinta Perempuan pada Orang dan Adat yang Tak...
Judul NovelRaumanenPenulisMarianne KatoppoPenerbitMetafor PublishingTahun Terbit2006Jumlah Halamanix + 134 hlmISBN979-3019-28-X
Riausastra.com - Novel berjudul Raumanen merupakan novel salah seorang sastrawan Indonesia yaitu Marriane Katoppo yang sudah...
Puisi: Ketika Alam tak Lagi Diam
Ketika Alam tak Lagi Diam
Gunung yang marah,menggelegakkan isi perutnyake langit yang mulai kehilangan warna.Hujan pun datang tanpa suara,namun menyimpan amarahyang tak sempat disampaikan.
Semuanya seperti...
Puisi: Dengkur yang Membelah Sunyi
Dengkur yang Membelah Sunyi
Yang bahaya bukan hanya longsoran,tetapi dengkur gunungyang tiba-tiba membelah sunyi.
Dari lereng Merapi,lahar dingin turun menyusuri kali,membawa batu dan tanahke rumah-rumah yang...
Puisi: Tuhan, Bolehkah Aku Bertanya?
Tuhan, Bolehkah Aku Bertanya?
Oh Tuhanku...Ingin sekali ku merayu pada-MuMalu rasanya, TuhanMalu akan dosa-dosa yang telah kuperbuat
Di tiap keheningan malam yang dilalui,Yang dipenuhi rasa sunyiAku...
Puisi: Sebuah Penyesalan
Sebuah Penyesalan
Terpencil di pertapaan suci,Tiadalah pengabdian selain pada nirmalaTelah jua berpuasa dari cinta selain Engkau
Namun, jiwaku sekuntum bungaRentan mengering dan luruh.Kucari sisa-sisa embun fajar,dan...
Puisi: Amuk Ibu
Amuk Ibu
Dahulu, ia membentangkan selendang hijau dan biru,untuk membuai anak-anaknya.Kini, kain yang menyelimuti itu membelit erat jiwa,karena luka yang tak tertahankan ibunda.
Ia berguncang dengan...
Cerpen: Bik Linot
Riausastra.com - Pagi itu bik Linot sudah bersiap-siap. Pakaian yang dikenakannya hari itu sangat berbeda dari biasanya. Pakaian itu jarang dikenakannya, hanya momen-momen tertentu...
Cerpen: Sungai yang Mengalir ke Dalam Rumah
Riausastra.com - Ketika pulang, ia mendapati sungai telah berubah arah. Tidak ada seorang pun di kampung yang menganggapnya sebagai sesuatu yang aneh. Sungai itu...
Puisi: Gelombang
Gelombang
Kala laut tenang pada suatu saattidak lagi jelas kau lihat warna kehidupan.
Gelombang adalah sahabat akrabyang menghidupkan pantai.
Gelombang adalah ibu kekasihyang mendidik camar pulang melintas...
EVENT
BERITA
Riau Sastra Audiensi ke Kemenaker Satpel PVP Pekanbaru, Jajaki Kolaborasi Penguatan Literasi dan SDM
Riausastra.com — Komunitas Riau Sastra melakukan audiensi ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Pekanbaru, Senin (27/7/2026). Audiensi yang...
Riau Sastra Dukung Perayaan Hari Puisi Indonesia 2026, Azhar Gultom: HPI Adalah Ruang Merawat...
Riausastra.com — Komunitas Riau Sastra turut mendukung dan menghadiri Perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) 2026 yang diselenggarakan Komunitas Seni Budaya (KSB) Rumah Sunting di...
Riau Sastra Hadiri Musda FTBM Kota Pekanbaru, Perkuat Sinergi Gerakan Literasi
Riausastra.com - Ketua Riau Sastra, Azhar Gultom, yang mewakili unit program Riau Sastra, TBM Rumah Baca Tuah Negeri, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Forum Taman...
Novel “Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris” Dibedah, Peserta Diajak Menyelami Sejarah Melayu dari...
Riausastra.com – Novel Seandainya Tun Dalam Tidak Mencabut Keris karya Ketua Dewan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau Datuk Rida K Liamsi, menjadi pusat perhatian dalam...
















































