PUISI
Puisi: Nyanyian Sungai Jantan
Nyanyian Sungai Jantan
/1/setiap petang aku dengarsungai jantan bernyanyimenjahit bait-baitnya di tubuh jelatikyang tenggelam di sekian banyak ufukdisuruknya segigit cemburu dan rajukjuga sisik-sisik harum pelangi“tapi...
CERPEN
Cerpen: Langit-Langit Malam
Jangan, janjikan cinta yang biruBila kau hanya bermanis-manis di bibirJangan, bisikkan rindu yang semuBila kau hanya menabur luka di hati
Riausastra.com - Kudengarkan sepenuh hati...
ARTIKEL TERBARU
Cerpen: Sejumput Kebahagiaan
Riausastra.com - Angin sepoi-sepoi yang berhembusan membuat suasana begitu menenangkan, bunga itu bermekaran dengan indah, wanginya yang semerbak, sungai yang mengalir.
Suara yang begitu dirindukan...
Puisi: Mengapa Kita
Mengapa Kita
kita akurpada nasihatseorang doktor
kita tundukpada hujahseorang peguam
kita ingkarpada takdirTuhan?
Pulau Pinang, 23 Jun 2025.
***
مڠاڤ كيت
كيت اكورڤادا ناسيهتسئورڠ دوكتور
كيت توندوقڤادا هوججهسئورڠ ڤڠوام
كيت إڠكرڤادا تكديرتوهن؟
ڤواو ڤينڠ،...
Cerpen: Kelekak Terakhir
Riausastra.com - Saat cahaya matahari mulai memanjat kaki langit, aku tiba di Kelekak Ayah yang berada tak jauh dari rumah kami. Tepatnya di ujung...
Puisi: Bukit Keramat, Rahasia yang Tidak Selesai
Bukit Keramat: Rahasia yang Tidak Selesai
Di Teluk Beringin yang terlupa waktuBukit Keramat berdiri dalam senduSeperti bayang doa yang tak bersuaraMenjaga sunyi di antara dunia...
Puisi: Ingatan Sebatang Lilin
Ingatan Sebatang Lilin
Lilin beranak pinakbersama sumbu menyalasatu per satukutiup melahir tiada
Riuh kembalibersama nanyian janjimelupakan lilindengan sepotong rasa
24 Jun 2025، Puchong
***
إڠاتن سباتڠ ليلين
ليلين برانق ڤينقبرسام...
Puisi: Terpalit
Terpalit
lama nianmadrasah hati dididikakal masih tak cerdik
tangan masih berlendir lumpuriman jijik terpalitlangkah kembali mundur
senipis kulit bawangrasa syukur tercarik-carikberselerakan di lembah kufur
01042026 - Pasir Ris,...
Puisi: Roh Puisi II & III
Roh Puisi II & III
Sewaktu aku menjadi puisikau telah lama menjadi metaforakau bukan bunga tetapi sampanaku bukan laut tetapi nelayan.
Berkali kali kau membacamesej dalam...
Puisi: Puisi dan Namamu
Puisi dan Namamu
(Untuk Nek Aki dan Nek Wan)
Izinkan aku melukis warnamuDi atas kanvas langit biru yang meronaMerah jingga kiniTetap jua menyimpan pesona yang tak...
Pantun: Gajah dan Kawanannya
Gajah dan Kawanannya
1.Taman Nasional Tesso Nilo padat pengunjungaku datang membawa melontanganku memberi makan gajah Domangtawaku terdengar saat Domang menendang balon.
Pernah berlibur ke Riautidak lupa...
Puisi: Bianglala
Bianglala
Hujan baru redaPelangi terjebak di kaki langitTanpa warna keindahanHitam putihJauh dari anggun
Kemarau akan tibaPelangi tersesat jauh di ufukTanpa jalan kembaliTak berubah….Semakin benderangPutih dan hitamnya.
Anomali...
EVENT
BERITA
Ruang Binar Angkat Isu Aksara Arab Melayu, H. Ayat Cahyadi Tekankan Penguatan Identitas Budaya
Riausastra.com - Komunitas Riau Sastra kembali menghadirkan ruang diskusi publik melalui program Ruang Binar dengan mengangkat tema “Aksara Arab Melayu: Akar Identitas atau Sekadar...
Riau Sastra Audiensi dengan Anggota DPRD Riau H. Ayat Cahyadi, Dorong Penguatan Literasi Arab...
Riausastra.com - Komunitas Riau Sastra melakukan audiensi dengan anggota DPRD Provinsi Riau dari Komisi I, H. Ayat Cahyadi, di Kantor Fraksi PKS DPRD Provinsi...
Ruang Binar Gelar Bincang Penulis Buku Upa-Upa: Nasihat Cinta di Angkola-Mandailing
Riausastra.com - Ruang Binar, program dari Riau Sastra yang kini bertransformasi menjadi Ruang Bincang Sastra dan Budaya, kembali menghadirkan kegiatan sesi bincang penulis buku...
Kunjungi Balai Khazanah Islam Sultan Haji Hassanal Bolkiah Brunei Darussalam, Riau Sastra Dalami Literasi...
Riausastra.com - Ketua Riau Sastra, Azhar Gultom, melakukan kunjungan budaya dan spiritual ke Balai Khazanah Islam Sultan Haji Hassanal Bolkiah (BKISHHB) di Bandar Seri...
















































