PUISI

Puisi: Riak Pasar Kaget

0
Riak Pasar Kaget Di atas sanaWajah petang perlahan menyimpan terangSunyi di antara riuh rendah desau angin dan burung-burung yang pulang ke sarangSedang di bawah langit...

Puisi: Dialog Daun Kucai

CERPEN

Cerpen: Telaga Hitam di Tengah Hutan

0
Seketika tubuh Zainal mengeras. Kaki dan tangannya-pun tak lagi dapat digerakkan. Syukurlah seorang pria yang tidak dikenali telah menolongnya. Lelaki misterius yang datang tiba-tiba...

Cerpen: Mukena untuk Ibu

ESAI

ARTIKEL TERBARU

Cerpen: Tuk Karim dan Kambing yang Terlepas

Hari raya kurban tinggal dua hari lagi. Kampung Sungai Pagar sudah mulai ramai dengan berbagai persiapan penyambutan Idul Adha tahun ini. Begitu juga dengan...

Cerpen: Matkuteng, Penjagal dari Kampung Selatan

0
Riausastra.com - Matkuteng adalah namanya. Dikenal sebagai penjagal sapi yang tersohor dari Kampung Selatan.  Setiap Idul Adha, Matkuteng selalu menjadi pemotong hewan yang amat laris...

Puisi: Melukis Masa di Tepi Sungai Jantan

0
Melukis Masa di Tepi Sungai Jantan Apalah arti menungguBagi jiwa yang sepi bersendiriDisapa angin yang menarikan Zapin dalam sunyiHanya sampan-sampan kayu berbilang satu-satuDi Terminal Lama...

Pantun: Mujur

0
Mujur Mujur tuan berkayuh sampanGelombang tinggi dapat ditambatMujur tuan rapuh disimpanHilang pergi dapat di obat Mujur tuan dekat berenangLaut dalam airnya keruhMujur tuan tidak mengenangHati yang...

Puisi: Kota dan Desa

0
Kota dan Desa Kota-kota semrawutSepi pilar penyangga bijakSantun sekering kemarauSeperti benda usang dari planet jauhKebenaran hanya permainanDalam ilmu-ilmu sakti mandragunaSemua terbungkus tumpukan wasangkaJejaring emosi menjadi...

Puisi: Lentera Badai dan Rindu

0
Lentera Badai dan Rindu Ada batasan dalam bersabarKetika angkara murka melampaui batasJangan gentarKita berantas! Ada makna di balik semua ituHakikatnya hikmat menjadi kupu-kupuBak kunang-kunang menjadi lenteraDi...

Puisi: Kota yang Kini Tinggal Kenangan

0
Kota yang Kini Tinggal Kenangan Aku pernah ke sini dulukota ini seakrab denyut nadilangit, matahari, bulan dan rumputnyamenulis makna pengalaman hidup. Masa memisahkan dan tiba-tibaingatan menjemput...

Puisi: Gonggongan Anjing

0
Gonggongan Anjing Ia berjalan seperti gonggongan anjingMenarik perhatian keledai untuk memekikMembuat diriku panik tak tau arahMenyaksikan sandiwara yang berujung salah Diamlah kau berisik diberi penjelasanDi depan...

Puisi: Tangis Kilau Sutan Benai

0
Tangis Kilau Sutan Benai Angin tua merintih sendirianMembawa kisah hampir pergiTentang pusaka mulai dilupakanOleh zaman terus berlari Baju barantai bertaut besiDulu disanjung seluruh negeriKini tergantung sunyi...

Puisi: Meneroka Tuah di Jantung Telaga Air Merah

0
Meneroka Tuah di Jantung Telaga Air Merah di pelipis waktu yang purba,sunyi menjajah, menenun belukar jadi bualan soal bunian,malam-malam di Tanjung* dahulu adalah labirin tak...

EVENT

POPULER

BERITA

Riau Sastra Terima Mahasiswa Magang FKIP Universitas Islam Riau

0
Riausastra.com - Riau Sastra menerima kedatangan delapan mahasiswa magang dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR) dalam kegiatan serah terima...

Bincang Sastra “Ruang Binar” Kupas Nilai Empati dalam Kumpulan Cerpen Takjil

0
Riausastra.com - Program bincang sastra Ruang Binar kembali menghadirkan diskusi menarik seputar karya sastra kontemporer. Dalam episode terbaru, Wilda Sri Hastuti Handayani Piliang hadir...

Ruang Binar Angkat Isu Aksara Arab Melayu, H. Ayat Cahyadi Tekankan Penguatan Identitas Budaya

0
Riausastra.com - Komunitas Riau Sastra kembali menghadirkan ruang diskusi publik melalui program Ruang Binar dengan mengangkat tema “Aksara Arab Melayu: Akar Identitas atau Sekadar...

Riau Sastra Audiensi dengan Anggota DPRD Riau H. Ayat Cahyadi, Dorong Penguatan Literasi Arab...

0
Riausastra.com - Komunitas Riau Sastra melakukan audiensi dengan anggota DPRD Provinsi Riau dari Komisi I, H. Ayat Cahyadi, di Kantor Fraksi PKS DPRD Provinsi...

BLOG