Puisi: Menggila-Gila

0
Menggila-Gila Sumuk mencekik membuatku gilaAsap aspal berkilap fatamorganaHimpitan bata beton menjepitSisakan jalan setapak tempat mengais tanahMenuntun jalanku menuju rimba rayaRuang imajinasi sunyi pasti beradaRuang mimpi-mimpi...

Puisi: Pesona Ketabahan

0
Pesona Ketabahan : menghayati Surah Yusuf i.di lembaran surah nan lengkap berkisah —ceritera Yusuf nan indah sempurnacitra seorang nabi berwajah berseridiuji pelbagai dugaan Ilahi. ii.sebermula tentang mimpi...

Puisi: Sepi Lebuhraya Damansara Puchong

0
Sepi Lebuhraya Damansara Puchong (I)Curiga merayap di cermin keretaganjil berkeliaran di tubuh LDPseperti sungai tanpa arussepi tanpa kawanan ikan (II)Aku memandu perlahanmata hinggap pada langitmasih kekal...

Puisi: Dalam Relung Penantian

0
Dalam Relung Penantian Menanticuma pohonan masatika tumbuh sebentar cumapadanya ada dahan memahami Andai tunas lewat menayang diricepatlah lukiskanbajakan garis garis ikhlasmenyubur pengorbanan Pada relung redup sekeping hatimengajar...

Puisi: Di Tinta Emas Biru

0
Di Tinta Emas Biru Dalam tamasya aku melambaiDi ujung senja yang piluDi bawah sumbuAku meneteskan air mataku Merenung di tinta emas biruBerdenyut nadiku mulai bekuNampak jiwa...

Puisi: Aku Mahu Menyendiri dalam Sunyi Sepimu

0
Aku Mahu Menyendiri dalam Sunyi Sepimu Aku mahu menyendiri dalam sunyi sepimuinginku dengar alir dari sumur jernih di tanganmu. Setiap hari kebisingan tercipta dari batu dan...

Puisi: Kau yang Sederhana

0
Kau yang Sederhana Sederhananya dirimu kelopak kambojaGugur melambai di sudut halamanLewat kabar yang tak lagi ditanyakanatau rindu yang sering diabaikan Sederhananya kau bunga mawarTipis harum hadirmuhanya...

Puisi: Arafah

0
Arafah Terlentang akudi dada Arafahdi celah lautan manusiadan langit yang seolah terlalu hampiruntuk disentuh air mata. Matahari menggigit kulittetapi dosa-dosa lampaulebih membakar jiwa. Di sekelilingkulautan ihram putihmengalir...

Puisi: Melukis Masa di Tepi Sungai Jantan

0
Melukis Masa di Tepi Sungai Jantan Apalah arti menungguBagi jiwa yang sepi bersendiriDisapa angin yang menarikan Zapin dalam sunyiHanya sampan-sampan kayu berbilang satu-satuDi Terminal Lama...

Puisi: Kota dan Desa

0
Kota dan Desa Kota-kota semrawutSepi pilar penyangga bijakSantun sekering kemarauSeperti benda usang dari planet jauhKebenaran hanya permainanDalam ilmu-ilmu sakti mandragunaSemua terbungkus tumpukan wasangkaJejaring emosi menjadi...

TRENDING TOPIK

Puisi: Ibu

Puisi: Makan Malam Hari Ini

Puisi: Tanah Ibu