Puisi: Bedug

0
Bedug pukullah kepalaku!sampai terbelalak kelopak matadalam membaca setiap jejak dan tanda.pukullah sampai gendang telingayang pekak ini sanggup mendengar setiap ratapmenerka setiap tatapmeski masih saja batin...

Puisi: Sebuah Kisah Mata Badik Kehidupan

0
Sebuah Kisah Mata Badik Kehidupan Di bawah hujan gerimis. Lelaki tua bermantel seadanya keluar dari masjid. Sebentar dia menengok ke belakang dan akhirnya berlalu pergi....

Puisi: Perjalanan Ziarah

0
Perjalanan Ziarah Ziarah. Adalah rindu yang dititipkanSepanjang trotoarOrang-orang berzikir sembari menghitung seberapa kuatPohon-pohon menyembunyikan lukaTersebab gugur daunnyaMati, digamit angin kembali ke muasalPenciptaan Tanah ziarah menyimpan ribuan...

Puisi: Ngabuburit

0
Ngabuburit Aku dan senja bersama-sama melewati masadi sebuah halte pinggir kota selagi menantikan waktu berbuka.Di jalanan kami saksikan para manusia dengan berbagai kelakuan:ada penjual makanan...

Puisi: Dalam Senyum Aku Menangis

0
Dalam Senyum Aku Menangis Kehidupan ini terus bergulirSeiring waktu yang mengukirLaksana air yang terus mengalirDari hulu hingga ke hilir Dalam kertas selembar bertinta pudarTerselib sejarah yang...

Puisi: Aroma Cinta di Cloud Forest

1
Aroma Cinta di Cloud Forest : Untuk Natalia Menapak, jalan melingkarCloud walk, serupa labirinDi antara vertical gardenLandscape tropis.Paku-pakuan, bermula sporaBerjejal lebat, hijau memikat.Bermekaran, kuncup-kuncupMenumbuh mahkotaMenebar aneka...

Puisi: Dua Burung yang Hinggap

0
Dua Burung yang Hinggap 1//dan kini dua burung hinggap di kabelmungkin mereka sedang berceritatentang hari kemarin atau masa depanatau tahun lalu. 2//Mereka berbeda masa lalu,mereka bertemu...

Puisi: Takdir di Catatan Memori Lelaki Tua

2
Takdir di Catatan Memori Lelaki Tua di tunggul sebatang pohon karet yang melapuk diri dimakan kapanglelaki tua itu duduk bersila menghampar pandang membentang jauhmenghitung, mengeja...

Puisi: Dendang Anak Gembala

0
Dendang Anak Gembala Dibawah pohon karet yang rimbunDi keteduhan hutan ciptaan TuhanNyayian suara angin mendamaikan pikiranHijau rerumputan menyetuh relung batin Galintung hewan ternak berbunyi walau terdengar...

Puisi: Sebutir Embun

0
Sebutir Embun Di sudut pagilembut berayunmemancarkan cahaya mentarisebelum luruh dari pucuk daun//Meresap di antara akarlenyap tanpa bekasmenitipkan harapan pada tunas-tunasseindah bunga-bunga mekar//Dalam tiap rintiknyaada tulus...

TRENDING TOPIK

Puisi: Sotieh

Puisi: Kata Hati

Puisi: Gema Muara Semalam