Puisi: Bedug
Bedug
pukullah kepalaku!sampai terbelalak kelopak matadalam membaca setiap jejak dan tanda.pukullah sampai gendang telingayang pekak ini sanggup mendengar setiap ratapmenerka setiap tatapmeski masih saja batin...
Puisi: Sebuah Kisah Mata Badik Kehidupan
Sebuah Kisah Mata Badik Kehidupan
Di bawah hujan gerimis. Lelaki tua bermantel seadanya keluar dari masjid. Sebentar dia menengok ke belakang dan akhirnya berlalu pergi....
Puisi: Perjalanan Ziarah
Perjalanan Ziarah
Ziarah. Adalah rindu yang dititipkanSepanjang trotoarOrang-orang berzikir sembari menghitung seberapa kuatPohon-pohon menyembunyikan lukaTersebab gugur daunnyaMati, digamit angin kembali ke muasalPenciptaan
Tanah ziarah menyimpan ribuan...
Puisi: Ngabuburit
Ngabuburit
Aku dan senja bersama-sama melewati masadi sebuah halte pinggir kota selagi menantikan waktu berbuka.Di jalanan kami saksikan para manusia dengan berbagai kelakuan:ada penjual makanan...
Puisi: Dalam Senyum Aku Menangis
Dalam Senyum Aku Menangis
Kehidupan ini terus bergulirSeiring waktu yang mengukirLaksana air yang terus mengalirDari hulu hingga ke hilir
Dalam kertas selembar bertinta pudarTerselib sejarah yang...
Puisi: Aroma Cinta di Cloud Forest
Aroma Cinta di Cloud Forest
: Untuk Natalia
Menapak, jalan melingkarCloud walk, serupa labirinDi antara vertical gardenLandscape tropis.Paku-pakuan, bermula sporaBerjejal lebat, hijau memikat.Bermekaran, kuncup-kuncupMenumbuh mahkotaMenebar aneka...
Puisi: Dua Burung yang Hinggap
Dua Burung yang Hinggap
1//dan kini dua burung hinggap di kabelmungkin mereka sedang berceritatentang hari kemarin atau masa depanatau tahun lalu.
2//Mereka berbeda masa lalu,mereka bertemu...
Puisi: Takdir di Catatan Memori Lelaki Tua
Takdir di Catatan Memori Lelaki Tua
di tunggul sebatang pohon karet yang melapuk diri dimakan kapanglelaki tua itu duduk bersila menghampar pandang membentang jauhmenghitung, mengeja...
Puisi: Dendang Anak Gembala
Dendang Anak Gembala
Dibawah pohon karet yang rimbunDi keteduhan hutan ciptaan TuhanNyayian suara angin mendamaikan pikiranHijau rerumputan menyetuh relung batin
Galintung hewan ternak berbunyi walau terdengar...
Puisi: Sebutir Embun
Sebutir Embun
Di sudut pagilembut berayunmemancarkan cahaya mentarisebelum luruh dari pucuk daun//Meresap di antara akarlenyap tanpa bekasmenitipkan harapan pada tunas-tunasseindah bunga-bunga mekar//Dalam tiap rintiknyaada tulus...




























