sumber foto asli: pixabay

Dendang Anak Gembala

Dibawah pohon karet yang rimbun
Di keteduhan hutan ciptaan Tuhan
Nyayian suara angin mendamaikan pikiran
Hijau rerumputan menyetuh relung batin

Galintung hewan ternak berbunyi walau terdengar samar-samar
Jalan setapak kiri kanan semak belukar
Ditambah suara nyamuk yang sedang tengkar
Begitulah dendang anak gembala yang selalu berhati tegar

Meski harus berjalan dibawah bayang mentari
Akar kayu menyusuk ke jemari kaki
Suntikan nyamuk yang mematikan diri
Namun semua itu harus dilewati

Melihat ternak yang asyik memagut hijaunya rumput
Menghilangkan rasa haus
Melupakan perut yang lapar
Dalam gurau dan kelakar

Begitulah alunan dendang anak gembala di ambang senja
Hewan ternak dihalau pulang
Menuju ke kandang
Dengan perut yang sudah kenyang

Artikel sebelumnyaPuisi: Sebutir Embun
Artikel berikutnyaPuisi: Takdir di Catatan Memori Lelaki Tua
Lahir di Teluk Beringin Kuansing (Riau) tanggal 11 Maret 1989. Dunia pendidikan diawali pada Sekolah Dasar Negeri 014 Teluk Beringin. Dilanjutkan dengan pelajaran agama Islam di MTS M IV Koto Gunung. Selanjutnya pendidikan ini dilanjutkan ke Pondok Pesantren Nurul Islam di Kampung Baru 2007-2010. Pendidikan keagamaan ini dilanjutkan pada jenjang keserjanahan dengan merampung studi S1 dengan jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam di Fakultas Adab dan Humaniora IAIN Imam Bonjol Padang. Pada akhirnya perjalanan intelektual ini berakhir dengan menyelesaikan S1 selama empat tahun, 2010-2014. No Hp/WA 082171591239,

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini