Cerpen: Rino tak Jadi Merantau
Riausastra.com - Rino menstater sepeda motornya. Wajahnya nampak tercenung, walau ia sudah menggas sepeda motor. Ia lajukan sepeda motor itu pelan di jalan batu-kerikil...
Cerpen: Puisi untuk Guru
Riausastra.com - Seperti biasa, Pak Jamian memang selalu pergi lebih awal ke sekolah. Walau dia masuk mengajar pada jam ketiga, kelima atau pun jam...
Cerpen: Sesuatu yang Mudah Terlupa
Riausastra.com - Fajar sudah mula menarik tirai. Memercik bauran warna lembayung, kirmizi dan tarum antara mega-mega yang baru terjaga. Bunyi mergastua dan serangga kecil...
Cerpen: Pelita Perbatasan
Riausastra.com - Sudah berulang kali ayah dan bunda mengajak atuk tinggal bersama kami di sini. Ya, di sini, di rumah kami ini, di Ibukota...
Cerpen: Dari Sungai Siak hingga Tanah Rempang
Riausastra.com - Malam. Hanyalah malam yang terus meninggi dalam terpaan angin dan tarian gerimis. Betapa pinggiran Sungai Siak bagai menyajikan segala bayangan kenangan. Ditambah...
Cerpen: Harapan Atan
Riausastra.com - Atan terbangun ketika suara Tek Yung menjerit di luar kamar. Dengan rasa keterkejutannya, Atan melompat dari tempat tidur dan menyibak pintu kayu...
Cerpen: Pembalasan Atah Sukur
Riausastra.com - Siapalah yang tak sakit hati kalau berkawan dengan orang peneking. Inilah yang dialami Atah Sukur selama berkawan dengan Man Congak alias Wak...
Cerpen: Mencari Seonggok Hutan
Apo tando imbo nan dalam (Apa tanda rimba yang dalam)Senggan lutut aungan saap (Hingga lutut arungan sampah (dedaunan))Daun lipai maompang bakal (Daun lipai mengempang...
Cerpen: Bertegah
Riausastra.com - Malam bertambah pekat, warga Kampung Batu Dalam belum bisa merehatkan diri di peraduan. Biasanya, setelah waktu isya setiap orang sudah mulai beristirahat...
Cerpen: Coretan di Jalan Layang
Riausastra.com - Setiap melintas di bawah jalan layang atau yang lebih akrab disebut warga kota dengan istilah asing flyover itu, Ruslan selalu menyempatkan diri...




























