Cerpen: Berbincang Sumbang
Riausastra.com - Aku duduk sambil menelan bulat-bulat setiap cecar, tepatnya di teras rumahmu yang warna dindingnya mulai pudar. Asal cecar itu dari keluhanmu yang...
Cerpen: Lelaki Berlesung Pipi Itu
Riausastra.com - Angin sore di pinggiran Sungai Siak berhembus membawa aroma tanah basah. Di bawah jembatan Leighton yang kokoh, Aris duduk terdiam. Lelaki itu...
Cerpen: Para Pencari Cicak
Riausastra.com - Seekor cicak jatuh tepat di depan muka Pak Iomo ketika membuka pintu kamar anaknya. Ekornya putus, membuat Pak Iomo hampir terjengkang karena...
Cerpen: Cikgu Munah
Di sebuah sekolah dasar di kota kecil itu, Bu Munah yang oleh warga sekitar akrab disapa Cikgu Munah, sudah hampir delapan tahun ini mengabdikan...
Cerpen: Ayah, Aku Ingin Pulang
Riausastra.com - Dengan sigap, Bu Nur menyiapkan pakaian dari lemari ke dalam tas ransel yang dibuka lebar. “Kenapa berangkat mendesak?” meski terdengar lembut, nada...
Cerpen: Zamrud
Riausastra.com - Tatapanku lekat pada gagang besi yang bergerak turun perlahan. Agaknya siapa pun di balik pintu berusaha membukanya tanpa diketahui. Sadar usahanya gagal,...
Cerpen: Sumangaik yang Hilang di Tepian Kuantan
Riausastra.com - Di bawah terik matahari Taluk Kuantan, Pak Tua Ismail menyipitkan matanya. Tangannya yang keriput, yang petanya lebih rumit dari alur Sungai Kuantan...
Cerpen: Pohon Pisang di Jalan Berlubang
“Ada kecelakaan lagi!”“Ada korban mati lagi!”
Riausastra.com - Teriakan-teriakan itu mengundang warga dan pengguna jalan yang sedang melintas pada berkerumun di jalan aspal rusak yang banyak...
Cerpen: Bukan Legenda Batang Tuaka
"Ya Tuhan! Berilah anak hamba peringatan karena telah bersikap durhaka kepada ibunya sendiri." Doa ibu Tuaka.
Riausastra.com - Haruskah Zubaidah berdoa demikian pula untuk putranya?
Hati...
Cerpen: Senja
Riausastra.com - Cahaya matahari yang hampir tenggelam membasuh bumi dengan kehangatan adiwarnanya. Anak-anak kecil bermain di halaman sambil tertawa ceria tanpa beban dunia. Tetapi...




























