Puisi: Martabat Cinta
Martabat Cinta
Izinkan aku mencintaimuselembut azan yang dikumandangkanburung-burung kala senjadi Madura.Suara merdu azan yang menggetarkan daun hatihingga tunjam luruh pada hamparan tanah.Cintaku amatlah rendah, lantas...
Puisi: Ulang Tahun
Ulang Tahun
selalu kau ingat, satu persatu usiamenetes menjadi lautanmenjadi sesosok ombak, putih membuihmelayang-layang rindu pada karangmenjadi sebatang angin, akarnya menerbangkan layarmengantar kabar nelayan pada...
Puisi: Darah Pertama
Darah Pertama
Malam yang berlalu adalah episode penuh kejutanDering handphone terasa sangat menakutkanJika ia telah bergema,Aku harus kuatkan mentalSediakan jiwa yang kokohMenanti kabar dari seberang...
Puisi: Tanda Cinta
Tanda Cinta
Dengan tanda cintaAku menjelma samuderaLuas menuangkan rasa
Hati-hati rapuhSukma-sukma lumpuhAda pun rindu sepuhDalam kemilau cahaya tubuh
Jangan bersedihJika jodoh bukan tindihBiarkan bertamasyaMeratapi nasib anyar
Nikmati sajaKalau...
Puisi: Ada Cinta dalam Kuali Ibu
Ada Cinta dalam Kuali Ibu
Sepasang bola mata tenggelam pada pawon tua dengan dinding gedeg yang hampir hangus dimakan usia. Di jerambah beralas tanah yang...
Puisi: Mudik
Mudik
Boleh saja bila kau ingin pergi mudikke kampung halaman yang telah lamamenantikan pesan dari kejauhan.Boleh saja bila kau ingin menelantarkanku sendiriandi sebuah kota sunyi...
Puisi: Kalkun Bulan November
Kalkun Bulan November
Kau tak banyak bicara, tanganmu tetap memotong wortel, mencincang bawanguntuk kalkun berselimut garam dan Mustard.
Kenapa kau ada?
Tiap waktu, kau kerap menolak ajakan...
Puisi: Kita Pindah, Sayang
“Kita Pindah, Sayang”
Airin..Gema takbir tak mampu menahan mataku untuk tidak basahKubiarkan aroma kesedihan jatuh tepat di hatikuIngin ku berlari memutar waktuAgar perih ini segera...
Puisi: Kojo
Kojo*
Sudah hangatkah loyang itu, Mak?
Manis tubuhmu terlalu lekatuntuk sembunyi pada telur dan santan
Aku ingin cepat mengukusnya, memasak gulayang diikat campuran tepung.Kemudian lugu menunggu samar...
Puisi: Untuk Sebuah Nama
Untuk Sebuah Nama
Dalam sepertiga malamDuduk bersila sembari menggoyangkan kepalaBerkelumit bersama temaramMenuai kerinduan pada Sang Khalik
Lirih menyetubuhi nadi dan nadaDi belahan dadaMenggenggam tasbih dengan eratMenyebut...




























