Puisi: Raja Ali Haji II
Raja Ali Haji II
Bapak Ali HajiPada tahun 1873 engkau telah pergiPergi tiada akan kembali lagiHanya keabadian namamu pengobat rindu di hati
Cucur keringatmu di tanah...
Puisi: Raja Ali Haji I
Raja Ali Haji I
Bapak Tengku Ali al-Haji bin Engku Haji Ahmad bin Raja Haji As-Syahidu fi Sabilillah bin Opu Daeng CelakNama mu kau singkat...
Cerpen: Yang Tak Pernah Selesai, Setelah Perpisahan
Riausastra.com - Siang telah usai. Matahari yang semula tampak condong perlahan mulai tenggelam secara diam-diam.
Rona-rona berwarna jingga di langit membuat mata seolah dimanjakan. Di...
Puisi: Berlumur Rasa di Pulau Jemur
Berlumur Rasa di Pulau Jemur
Senyumanmu tersamar gejolak ombakYang mengecup jemari kaki,Menapaki pilu dan rindu di waktu yang sama.Menuai memori pada sepasang mata sendu,Seraya kicau...
Puisi: Perempuan Tak Bermahkota
Perempuan Tak Bermahkota
Di ujung dermaga berkabutPerempuan itu tersenyum kepada mautMenyingkat napas-napas mulutMembias di ubun kepala rambut.
Berjalan antara kerikil tajamTerkatung rasa tabah alamiMemikul insan belia...
Puisi: Muaro Sijunjung – Pekanbaru
Muaro Sijunjung - Pekanbaru
Para Romusha mati terkuburAntara Muaro Sijunjung-PekanbaruTiada berkata dan tidak bisa berteriak
Mereka yang kini terkuburAntara Muaro Sijunjung-PekanbaruTidak bisa berkata “MERDEKA”Tidak bisa angkat...
Puisi: Hululiala Lintang
Hululiala Lintang
Hai Rio,
Kami temukan tubuhmu sedang bermain riang bersama alam
Pematang sawah, menyanyikan lagunya untukmu
Hululiala lintang
Dijatuhkannya harapan kesuburan dari tubuh tanah dan do’a air matamu
Masa...
Puisi: Nawala
Nawala
Hanya dari sekejap kedipLalu jadi sekerlip cercah
Kemudian setitik pijarDan menjadi segenggam bara
Dengan singkat menjadi apiUnggun nan anggun
Dengan mudah meratakan belantara damarkuMeninggalkan panas arang mengabu
Ah..Benarlah...
Puisi: Menunggu Bapak Pulang
Menunggu Bapak Pulang
Soleh kecil baru pulang mengaji seusai subuh di langgar Haji AliBergegas ia menuju dermagaMencari-cari perahu Bapakyang ternyata belum lagi tertambat
Duduk ia di...
Puisi: Meja Kayu
Meja Kayu
Di pojok ruangan sebelah kiriMeja kayu buatan ayah berhias rajutan ibuVas bunga cantik dirangkai tangan mungilkuJuga sebuah pena dan lembar catatan kecil berwarna...



























