sumber foto asli: pixabay

Hululiala Lintang

Hai Ri[a]o[u],

Kami temukan tubuhmu sedang bermain riang bersama alam

Pematang sawah, menyanyikan lagunya untukmu

Hululiala lintang

Dijatuhkannya harapan kesuburan dari tubuh tanah dan do’a air matamu

Masa tua yang disinari mentari membuat taring-taring yang ingin tumbuh

dalam badan tanah menjadi kerontang kesengsaraan

Kami pungut butir-butir air mata yang telah berceceran dimana-mana

dan sepasang tangan ini meletakkannya di sekujur tubuh pohon yang renta

kaki berjalan menyusuri sungai yang melintang di sekitarnya

berlari pontang-panting mengelilingi lingkungan yang akan sirna

kucabuti keliaran rumput yang telah merebut makanannya

kemudian kami timbun dengan secercah do’a harapan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here