Tolak Nama Ejekan dan #RayakanNamaMu Sekarang!

18
1077

Riausastra.com – Nama adalah panggilan yang disematkan oleh orang tua atau keluarga kepada anaknya sebagai bukti kasih sayang dan adanya harapan-harapan indah dibalik nama tersebut. Uraian berikut terinspirasi dari iklan minuman ringan merek coca cola.

Coca-Cola merupakan minuman ringan yang telah dikenal oleh masyarakat dunia sejak tahun 1886 dengan penjualan terbesar sepanjang sejarah. Coca-Cola pertama kali disajikan pada tanggal 8 Mei 1889 di Jacob’s Pharmacy.

Nama coca-cola diberikan oleh seorang akuntan perusahaan bernama Frank Robinson dan menggunakan bentuk tulisan Spencerian yang terkenal untuk kedua huruf C agar terlihat menarik. Hingga saat ini, penulisan coca-cola masih dengan huruf yang sama.

Coca-cola pertama kali diperkenalkan melalui bintang iklan di berbagai media, termasuk nampan, poster, dan pembatas buku, mengingat keberadaan media massa dan media elektronik masih sangat terbatas dan langka.

Minuman bersoda ini dikemas dalam bentuk botol dan kaleng. Botol kemasan coca-cola berbentuk seperti lonceng bel yang diawali sebagai model gelas coca-cola.

Keberhasilan minuman ini menggait para konsumen diawali dengan penggunaan slogan ‘Haus Tidak Mengenal Musim’ (Thirst Knows No Season) berhasil membuat COCA-COLA yang awalnya dikenal sebagai minuman musim panas, menjadi minuman yang dapat dinikmati sepanjang tahun. Minuman ini lahir di negara Barat yang terkenal dengan dua musim sepanjang tahun. Para penikmat minuman ini merupakan penganut agama nasrani sehingga dalam sebuah poster iklannya diberi pernayataan sebagaimana yang tertera di dalam bahwa “Paus juga telah menjadi penikmat minuman kesegaran ini”. (sumber: Coca-Cola.co.id)

Berikut adalah daftar lengkap bahan dasar Coca-Cola berdasarkan sumber Cocacola.co.id (07/02/2020):

  • Air berkarbonasi – Sekitar 90% Coca-Cola adalah air. Bagian yang dikarbonasi adalah karbon dioksida yang dimurnikan, yang memberikan “gelembung” atau “desis” khas Coca-Cola.
  • Gula – Rasa manis Coca-Cola (dan rasa nikmatnya di lidah) berasal dari gula. Coca-Cola Zero Sugar dan Coca-Cola Light tidak memiliki kandungan gula sama sekali, 
  • Warna karamel – Karamel yang sangat spesifik dibuat khusus bagi Coca-Cola untuk memberikan warna minumannya yang khas.
  • Asam fosfat – Rasa tajam Coca-Cola berasal dari penggunaan asam fosfat.
  • Kafein – Rasa sedikit pahit Coca-Cola berasal dari kafein.
  • Konsentrat Kola – Inti dari formula rahasia Coca-Cola adalah perpaduan rasanya yang alami. Ini merupakan bagian formula rahasia yang paling dijaga.

Coca-cola merilis iklan layanan masyarakat dengan judul Lawan Nama Julukan dan #RayakanNamamuSekarang. Iklan tersebut bertema bullying yang diperankan oleh tiga keluarga. Berikut narasinya:

Seorang gadis bernama Marya Risty sering dipanggil dengan Bokri. Seorang gadis lain bernama Raiza Andini sering dipanggil dengan Raiso. Dan seorang pemuda bernama Rio sering dipanggil dengan Gigi. Risty dijuluki dengan nama Bokri karena rambutnya kribo. Sering disebut kribo, kribo, kribo, dan akhirnya jadi bokri. Sedangkan Raiza Andini sering disebut Raiso yang merupakan singkatan dari kata “ora iso” yang berarti “tidak bisa apa-apa”. Teman-temannya sering menyuruh Raiza untuk membeli banyak kosmetik dan berdandan agar fisiknya berubah menjadi cantik seperti artis pemilik nama Raiza Andini. Sedangkan Rio, selalu dijiliki dengan Gigi karena fisik Rio memiliki gigi tonggos.

Sebagian mendapatkan nama julukan sejak kecil dan akhirnya terbiasa dengan panggilan itu walaupun sebenarnya mereka menjadi hidup dalam ketidakpercayaan diri. Padahal, seharusnya tidak.

Melalui iklan layanan masyarakat ini, coca-cola ingin mengembalikan keindahan di balik setiap nama. Kru coca-cola memberikan kesempatan kepada orang tua ketiga tokoh utama di atas untuk bercerita tentang keindahan di balik nama anaknya. Berikut kesaksian para orang tua tersebut:

Ibu dan ayah Risty mengatakan nama panjang Maria Risty adalah Maria Eksona Kristanti Tere Tolok bermakna jadi anak baik dan dengan kebaikannya ia dikenal oleh banyak orang. Ayahnya Risty protes dengan meminta agar siapapun memanggil nama anaknya sesuai nama asli. Jika memanggil Kribo, sang ayah siap-siap akan menempeleng pelaku sebab nama itu tidak bisa dipermainkan.

Ayah dan ibu Rio menyebutkan bahwa arti nama anaknya adalah lahirnya membawa berkah dan membawa rezeki sampai sekarang. Ibunya Rio tidak rela kalau anaknya dipanggil dengan Gigi.

Ibunda Raiza Andini menyampaikan bahwa anaknya lahir di akhir November dini hari. Ibunda berharap agar anaknya kelak jadi pemimpin dan mendapat pasangan hidup pemimpin. Ibunda meminta agar semua orang memanggil anaknya dengan Raiza sambil matanya berkaca-kaca.

Risty memberikan pernyataan bahwa nama itu adalah nama yang diberkati, nama yang mengandung arti, serta nama yang membawa sesuatu. Selanjutnya Rio menghapus nama panggilannya “Gigi” di akun media sosialnya lalu menggantinya dengan nama aslinya. Demikian juga denga Risty dan Raiza meminta untuk dipanggil dengan nama asli.

Coca cola mengajak agar tidak membiarkan orang lain merebut keindahan nama setiap orang. Lalu, beberapa orang lainnya menyebut nama asli mereka karena ingin bebas dari nama julukan.

Dari iklan di atas dapat diambil pelajaran berharga agar bullying segera dihapuskan karena setiap orang memiliki nama yang indah. Di balik nama yang indah tersebut, tersirat makan dan harapan dari kedua orang tua. Berikut uraian singkat mengenai bullying.

Bullying adalah aktivitas yang dilakukan dengan tujuan memojokan orang lain dengan nada merendahkan, mengolok-olok hingga kekerasan fisik. Kegiatan bullying cukup marak dilakukan tanpa mengenal usia, tempat, serta waktu. Pelaku bullying biasanya berasal dari lingkungan keluarga dan masyarakat yang sering menerima kekerasan fisik dan/atau psikis dari orang di sekitarnya, khususnya keluarga. Oleh karena itu, keinginan untuk melakukan bullying  kepada orang lain  cukup tinggi.

Dampak negatif bullying bagi korban sebagai berikut:

  • Munculnya masalah mental yang ditandai dengan ciri-ciri: susah tidur, ketakutan, menutup diri, ketakutan, mudah menangis, dan mudah marah.
  • Keluhan kesehatan fisik, seperti: sakit kepala, sakit perut, dan ketegangan otot.
  • Menolak untuk mendatangi tempat dimana seseorang tersebut mendapatkan perilaku bullying.
  • Terjadi penurunan  semangat belajar dan beraktivitas.
  • Bisa menjadi pemicu untuk mem-bully orang lain.

Sedangkan dampak positif pada korban bullying sebagai berikut:

  • Memotivasi diri agar lebih berprestasi dan menonjolkan kelebihan.
  • Semakin kuat dalam menerima masalah.
  • Cenderung memberikan perlindungan bagi para korban bullying.

Dari uraian di atas, coca cola sebagai jenis minuman fenomenal yang awalnya hanya dikonsumsi pada musim panas, saat ini telah menjadi minuman di setiap cuaca dan di banyak tempat. Artinya, minuman bersoda ini berhasil menguasai pasar internasional melalui cara perusahaan memasarkan produk.

Jika dilihat dari komposisi minuman bersoda tersebut, sangat tidak cocok dinikmati oleh masyarakat yang menetap di kawasan tropis. Apalagi Negara Indonesia dengan budaya ketimurannya. Akan tetapi, bahasa-bahasa iklan dari coca cola telah banyak mempengaruhi ideologi banyak orang, khususnya penikmat minuman ini.

Seperti iklan layanan masyarakat di atas dapat mewakili suara hati banyak orang dan menjadi solusi bagi setiap orang agar tetap percaya diri dengan namanya. Iklan tersebut juga memaksa masyarakat untuk menghentikan bullying meskipun hanya sekadar candaan karena setiap nama itu sangat berarti dan tidak layak dipermainkan.

Melalui pesan moral yang disampaikan oleh iklan coca cola di atas, coca cola mampu memberikan ide agar merayakan nama dengan minuman bersoda tersebut. Kelihaian iklan tersebut telah menguasai pemikiran, gaya hidup, serta, ekonomi banyak orang dan mengalahkan jenis minuman ringan lainnya.

18 KOMENTAR

  1. Setelah d baca soal bahan” untuk coca cola mungkin d sini saya bisa menahan untuk tidak terlalu minum,krena ada sesuatu yg mungkin d perut saya kurang cocok,makasih infonya gan

    • dasarnya memang minuman ini bukan untuk orang Timur. lewat tulisan ini, ingin berbagi pengetahuan buat semua orang. heheh
      trimakasih sudah dibaca, mas..

  2. Dampak bullying lebih banyak mengarah kepada negatif daripada positif. Seperti ulasan diatas, jika bullying itu berdampak positif seperti memotivasi korban untuk lebih maju bukankah saran dan kritikan kebih baik? Ada bully fisik dan mental, keduanya sangat berpengaruh. Terkadang yang menjadi korban bullying akan menjadi pembuli tetapi hal ini jarang ditemui bukan berarti tidak ada. Sekedar pendapat, toh pendapat beda-beda, hehe..

    • terima kasih mas, sudah memberikan pandangan. mudah2an bisa memperkaya khazanah kita. aamiin.
      semoga juga, tidak ada lagi praktik bullying di dunia ini karena setiap orang membutuhkan kedamaian..

    • Sekarang mah.. udah banyak beredar khasus bullying, dari media sosial seperti FB yg paling banyak khasusnya sampai bullying dari anak orang kaya ke anak miskin
      Seperti halnya khasus yg baru saja beredar..

  3. Artikel yang sangat insipiratif sekali, saya sependapat bahwa nama adalah pemberian dari orang tua kita. Dengan tujuan bahwa kelak dengan nama yng diberikan kepada kita akan menjadi baik. Kita sebagai manusia harusnya menghargai orang lain dengan memanggil nama dengan semestinya. Tapi pada kehidupan nyata memang banyak yang dipanggil dengan julukan mereka yang tak semestinya namun alangkah baiknya tetap memangil dengan nama yang semestinya agar terkesan lebih baik

    • saya sepakat dengan mas. Seringnya, nama julukan seperti guyonan yang dianggap lumrah. lebih seringnya memicu pada fisik, misal: si pendek, si pesek, dll. semoga kita menjadi bagian yang mengkampanyekan stop bullying. terima kasih ya mas atas apresiasinya 🙂

  4. Tapi memang tidak bisa dipungkiri kalau bullying masih mendarah daging. kalau saya sii dulu sering mengganti nama teman dengan nama lain walau kesannya mengejek tapi setidaknya untuk membedakan nama panggilan teman kita. Karena seringkali kita menjumpai nama dari teman kita yang namanya sama.

    • hihihi
      asal teman redho, sebenarnya gapapa. cuma kadang, emang disengaja biar orang yang dapat julukan itu kesel . hehehhe
      mudah2an kita menjadi bagian dari generasi yang mengajak pada perubahan ke arah positif. aamiin

  5. Bullying tidak akan pernah bisa hilang, yg perlu adalah memberi kekuatan mental kepada para korban kalau mereka bisa melawan bullying atau melaporkan kepada orangtua agar bisa diselesaikan dan tidak terus terjadi. Tentang Coca cola thank infonya

  6. Yaps betul sekali saya sangat setuju dengan artikel agan, nama yang kita miliki adalah sebuah anugrah sekaligus doa untuk anaknya yang telah dibuat oleh orang tua kita

  7. Wah ternyata nama coca cola diberikan oleh orang Akuntan ya, si Pak Frank Robinson. Sebagai mahasiswa Akuntansi saya jadi bangga, mungkin suatu saat nanti saya akan memberikan nama pada brand produk saya dan semoga terkenal seperti coca cola

    Berbicara mengenai nama, nama itu doa. Doa yang merupakan harapan baik untuk kita. Nama dikasih ya untuk dipakai, bukan malah digantikan dengan nama ejekan. Sedih sih kalo ngeliat orang dipanggil dengan nama ejekan :'(

  8. Dari dulu sampai sekarang bullying memang menjadi sebuah kasus dapat membuat mental korban bullying menjadi down, seperti di atas contohnya. Korban bullying harus didampingi dan terus diperhatikan supaya tidak mentalnya tidak down lagi

  9. peran media sosial juga sangat berpengaruh pada banyaknya aksi bulliying. Bagaimana tidak? Seorang siswa SD sudah bisa mengakses berbagai konten yang berisi bulliying. Baik itu verbal maupun non verbal. tapi semua bentuk bulliying adalah buruk. Maka stop bullying…!!!

  10. memang campaign tentang bullying ini harus benar-benar ditingkatkan dan diseriusi, terlebih lagi di negara kita Indonesia masih banyak perpeloncoan, bullying, bahkan ada yang mengarah ke kekerasan. Tanpa sadar bahwa hal itu banyak sekali pengaruh buruknya bagi korban.

  11. Kita memang benar – benar harus serius dalam mengatasi bullying ini, kita di beri kelebihan bukan untuk merendahkan orang lain akan tetapi kita harus membantu yang kekurangan

  12. Kata nabi, di film animasi Nuansa, “Berilah panggilan yang baik untuk teman team kita”
    Secara gak langsung mengajak untuk tidak membuly orang/teman.
    Tp kalo nasi kebuli mah enak gaess…hehehe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here