Listi Mora Rangkuti

Listi Mora Rangkuti
242 KIRIMAN0 KOMENTAR
https://www.riausastra.com
Pendiri TBM Rumah Baca Tuah Negeri dan Ibu dari 5 orang anak

Menjadi Perempuan Sukses dan Berbahagia

Menjadi perempuan yang serba bisa, mungkinkah? Perempuan adalah makhluk yang unik. Segala keindahan ada pada diri perempuan sesuai dengan fitrahnya. Keindahan seorang perempuan lahir dari...

Kebebasan Pers Itu Tidak Mati

Tagar ini perlu kita viralkan sebagai antisipasi penyeberan virus lagibete. Rektor USU telah tepat menggunakan wewenangnya sebagai pimpinan tertinggi USU. Semoga kampus tercinta ini tetap harum namanya karena prestasi, karena kebaikan, karena manfaat yang ditebarkan buat masyarakat luas.

Ketika Kata Menjelma

Apapun alasannya, setiap orang yang berbahasa (komunikasi) bertujuan untuk memberi kesan buat komunikannya. Jika kesan positif yang ingin diciptakan, sudah barang tentu kata-kata yang digunakan adalah kata-kata yang indah

Permainan Rakyat di 74 Tahun Indonesia

Beginilah seharusnya hubungan harmonis antara anak-anak, remaja, dan orang tua. Kedekatan yang tercipta harus lebih ditingkatkan sebagai bukti perhatian para orang tua terhadap remaja dan anak-anak.

Cinta Pertama

Seorang ayah adalah cinta pertama bagi anak perempuannya. Ayah semestinya harus maksimal dalam mendidik anaknya. Tidak semua ayah ditakdirkan untuk mapan dalam materi. Tapi, setiap ayah ditakdirkan untuk mapan dalam mencintai. Cinta sepenuh hati, segenap raga: Cinta karena Allah.

Setiap Kita Adalah Bintang

Meskipun setiap kita adalah bintang, jangan sampai lena. Sebab, ada kalanya bintang itu jatuh pada waktunya. Saat jatuh, bintang akan redup, dan tak lagi punya pendar sendiri

Apa Itu Rumah Prosa?

Rumah Prosa menjadi saksi, keinginan besar untuk mengembangkan literasi dan mendampingi para penggiat dan penikmat literasi, agar sejalan seiringan untuk melahirkan penulis-penulis yang beriman dan berintegritas di Bumi Bertuah ini.

Cerpen : Sayur Kangkung

Apa iya, sayur kangkung dan kawan-kawan bisa memberikan efek bodoh buat konsumen rutinnya? Menurutku, belum tentu, Kawan.

Puisi : Penyair Dua Istana

Oow.. “Paduka yang mulia! Sepertinya engkau lelah. Minumlah, ramuan dari telaga tujuh mata air ini!

Puisi : Hujan yang Dirindu

Sampaikan pada yang dirindu Ia selalu ada dalam ingatan Ia selalu terkenang dalam jiwa Tak pernah usai Selagi asap masih mengangkasa

Puisi : Mentari Laksana Purnama

Mentari pagi yang aku pandang Dibias kabut laksana bulan purnama Merah bagai senja Di antara pohon pinang yang menjulang tinggi

Puisi : Selamat Hari Anak Indonesia

Kami anak-anak Riau Turut gembira mengenang perayaan ini Penuh suka cita Terucap manis lewat lisan-lisan kami
Advertisingspot_img

Popular posts

My favorites

I'm social

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan