Puisi: Kasih Telah Kami Terima

0
Kasih Telah Kami Terima Kepada Sultan Syarief Engkau serupa purnamayang bulat penuh dalam hidupMemancar terang cahaya pada malamkala surya lelap ke peraduan Kami yang memangku rindu persatuan,menyungging...

Puisi: Maafkan Bunda, Nak

0
Maafkan Bunda, Nak Terik telah menyapa hariNyanyian burung tak lagi merdu kudengarRasa yang kusimpan dalam diamKini berganti menyisakan ketakutan Rabbii..Aku mencoba bertahanMeski pandangan tak lagi punya...

Puisi: Kujadikan Sejarah Lampau Seorang Ibu

0
Kujadikan Sejarah Lampau Seorang Ibu Di tubuh usang ini terbekas tusukan-tusukansetajam fitnah mematikan karier seseorangmasih perih sama juga semalam,air mata tak tertahan hanyalah pemerian dukatapi...

Puisi: Assalamualaikum, Airin

0
Assalamualaikum, Airin Angin bertiup sepoi-sepoi, SayangMenggugurkan daun-daun yang telah menguningTak satu pun dedaun itu mengeluhIkhlas sekali menerima takdirnya Ingin sekali aku merenda hari ini dengan sabarMembiarkan...

Puisi: Keinsafan Mengetuk Pintuku di Tengah Malam

0
Keinsafan Mengetuk Pintuku di Tengah Malam semalam aku terlepas kompashilang arah seperti layang-layang putus talike kiri ke kanan mabuk dipermain angintak tahu ke mana harus...

Puisi: Kitab Tiga Belas

0
Kitab Tiga Belas Mulai meredam amarahMulai terasuki nafsu binatangBirahi bergejolakRumput terdiam bisu Kambing mulai menampakkan kebingunganTak sadarkan diri dengan kutukan Rumput tertawa terbahak-bahakHarimau memendam amarah Kitab kuKitab ku Sejarah...

Puisi: Menikmati Pantai, Jatuh Cinta Lagi

0
Menikmati Pantai, Jatuh Cinta Lagi Ombak yang pecah di kakimunampak karib dari waktu ke waktubuih-buih tak pernah meminta lebihsebagaimana kekasih yang tak akan menghitung cinta...

Puisi: Terima Kasih

0
Terima Kasih Terima Kasih adalah kawan kita yangsering disepelekan. Banyak orang yang menganggapnyatak banyak berarti dan sudah ketinggalan zaman.Padahal, kurasa mereka cuma terlalu seganuntuk mau...

Puisi: Jimbam

4
Jimbam kelumit kalimat pekatkomat-kamit hikayato kau panglima terbaiatasah asuh amanatteladan di dada zuriat jimbam kau kusebuttak lena dalam sengkarutkau bikin lawan kecut: fobia akut!dan harummu karibdi...

Puisi: Bangkit

0
Bangkit Gusah lara yang mengerubungipada luka yang merekah darahselamatkan coba selamatkanpungut remah-remah harapanusaplah tiuplahhilangkan segala debu kotorlebih baik terlambat daripada tidak sama sekalitak perlu terpaku...

TRENDING TOPIK

Puisi: Sempolet

Puisi: Rekayasa

Puisi: Riau Meraut Rupa