sumber foto asli: pixabay

Jimbam

kelumit kalimat pekat
komat-kamit hikayat
o kau panglima terbaiat
asah asuh amanat
teladan di dada zuriat

jimbam kau kusebut
tak lena dalam sengkarut
kau bikin lawan kecut
: fobia akut!
dan harummu karib
di sepanjang kualo gasib
dalam terang dan gelap
pada hingar dan senyap
pada gubuk dan tingkap

kau, dan putri kaca mayang
mewaris lakon tak lekang
di bumi panas bedengkang
angkara lintang pukang
: gedebuk-gedebang!
tombak; keris; parang
: musuh hengkang!
dan kau
: terbilang!

seratus musim menangis:
berdesis-desis amis
pada delta sungai jantan
hilir sejarahmu luka
tempiasnya tak sirna
kesumat itu kau bungkus
dirundung ratusan purnama
benih sesal yang kau semai
: tumbuh subur
mencabik rongga dada
merajuk pada dewi dewa
membujur terkubur pelan
di hulu senapelan

Pekanbaru, 20 Maret 2022

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini