Puisi: Penikmat Hidup

0
Penikmat Hidup Bagaikan seruni di atas TenggerTak henti mendaki tanpa alas kakiDan tak peduli terik matahariKarena hasrat masih berselubung di dada Kala itu raga masih menyanjung...

Puisi: Gadis Temaram di Tengah Hujan

0
Gadis Temaram di Tengah Hujan Seorang gadis melumat temaram di tengah hujanMengamati tiap bulir menampar pipinya yang ranumBibir bergetar seperti debaran guntur tak mau lunturTerseok-seok...

Puisi: Lelaki Memanggul Khazanah Bernama Yazid

0
Lelaki Memanggul Khazanah Bernama Yazid Di bawah lampu teromak yang menjatuhkanjutaan kata dalam pikiranku apa yang akan akuceritakan disorot matamu sayuapakah itu rindu yang meluncur...

Puisi: Derana

0
Derana Bilur yang masih merekat di pundakMenoreh perihMenaruh kerikilDalam tempurung kayu rimpuh Sederet wajah telanjang di balik jendelaMelihat bayangan merasuk dalam panaseaMemikul derana melintasi waktu tanpa...

Puisi: Awal Yang Telah Usai

0
Awal Yang Telah Usai barangkali, dalam lamunan yang tak pernah kuhitungada angan yang belum sempat kuaminibarangkali, salah satunya tentang dirimudari ujung sepatuku, cahaya memantuldalam wajah...

Puisi: Jantung Melayu, Datuk Tenas Effendy

0
Jantung Melayu, Datuk Tenas Effendy Dua. Nol. Satu. Lima.Langit Melayu muramBukan perkara semut beranjak dari sarang, bukan pula karena gajah melepas gadingAtau harimau nan tinggalkan...

Puisi: Waktu Kehidupan

0
Waktu Kehidupan berjalan melewati hari-hari lelahmengeja satu per satu langkahketika menaiki anak-anak tangga kehidupan.waktu terus mengejar membuat kita terhenti di ujung jalan denting jam mengingatkan kitaakan...

Puisi: Di Kamar Sunyi Menelusuri Pemilik Hati

1
Di Kamar Sunyi Menelusuri Pemilik Hati kamar ini terlalu sempituntuk memikirkan masalahku yang bertebaran luaslangit-langit sepi meredam bising amarahdinding lusuh dan cat mengelupas,seperti hari-hari yang...

Puisi: Lelaki Dalam Tunjuk Ajar Melayu

0
Lelaki Dalam Tunjuk Ajar Melayu Garis keriput retak di wajah lelakiyang mengendong khazanah pada petang lengangmenggambarkan riak di ranting bulan sabittenggelam diteluk matamu Lelaki itu telah...

Puisi: Mahda di Langit Senja

0
Mahda di Langit Senja Dua detik aku terlena dengan goresan putih yg menari disanaLima detik aku tersadarJika sketsa di balik goresan putih itu adalah dirimuBerdiri...

TRENDING TOPIK