Puisi: Pesan Ibu Semalam Lautan Selalu Bergelombang
Pesan Ibu Semalam Lautan Selalu Bergelombang
Nescaya masih belum kering daun dibakar terik haripesan ibu semalam lautan selalu bergelombangseorang perempuan segalanya lembut sesuai wajah rupawanbukan...
Puisi: Air Seni
Air Seni
Belakangan ini Air Seni-ku susah keluar.Kata orang, aku mungkin kurangngopi, tapi kopi bilangaku harus lebih sering bertemu orang.Lalu orang yang lain berkata aku...
Puisi: Pengorbanan Ayah
Pengorbanan Ayah
Kulit mulai kasar pada jari jemari telapak tangan ayah.Seonggok semen di genggam erat.Oleh tangan yang tidak berdaya.Memenuhi sesuap nasi dari Bos.
Ayah.Setiap belaian yang...
Puisi: Terima Kasih, Ayah
Terima Kasih, Ayah
POV: Airin
Seminggu sudah mendekap di siniBertemankan alunan bunyi detektor nadiBila ayat-ayat cinta-Nya telah singgah di telingakuItu pertanda bahwa ayahku telah datang membesukku
Ayahku...
Puisi: Tambatan Hati
Tambatan Hati
Pemberhentianku di pulau alismuMerebahkan kecup rindu seusai berlayarsembari terpana pada kedip pohon-pohon kelapayang kusebut bulu mataKadang lentik, kadang pula penantang badai
Laut biru menjelma...
Puisi: Bunda, Aku Takut
Bunda, Aku Takut
POV: Airin
Bunda..Dadaku sesakSulit sekali untuk bernafasAku menggigil kedinginan
Lihatlah, BundaMereka memasang alat-alat di tubuhkuLalu, mengurungku dalam kotak kaca
Aku takut, Bunda..Aku ingin bersama BundaAku...
Puisi: Pinta pada Dara
Pinta pada Dara
anakku daratanamkan kataku pada jiwa sendujangan kau manjawanita hebat rela matiseperti jiwa tenang di Monumen Gelora Perjuangan Rakyat Riau
jangan jua bermurambiarlah kesedihan...
Puisi: Waalaikumsalam, Bunda
Waalaikumsalam, Bunda
POV: Airin
Bunda..Makasi ya, namaku indah sekali
Nyaman sekali di dalam perut BundaSelalu ada sentuhan kehangatan untukkuKudengar Bunda memanggilkuSayup-sayup, penuh cinta
Aku di sini, Bunda..Ingin sekali...
Puisi: Hang Tuah
Hang Tuah
/di pulau Bintan,lahirlah pusaka dari tubuh ayahberpangkat laksamanapetarung ulung di darat dan samudraHang Tuah namanya
//pada punggung malam, bulan singgah menghampiri, ayahhingga menjelma doamengiringi...
Puisi: Celana Bali yang Menolak Kembali
Celana Bali yang Menolak Kembali
Minggu lalu aku berlibur ke Bali.Ketika pergi, aku mengenakan celanapanjang berwarna biru tuayang seakan tak pernah menua.Begitu hendak pulang dari...




























