Puisi : Negeri yang Menciptakan Tarian Air Mata
Negeri yang Menciptakan Tarian Air Mata
Apa kabar pagimu, Kawan?Kuharap kau masih selera menyantap sarapanmu, menghapus jejak makanan di atas piringmuDi saat yang lain, dapurnya...
Puisi : Rindu ini Tak Bisa Ditunda
Rindu ini Tak Bisa Ditunda
Ini rindu yang tak biasaKurenungi saat kaki masih berpijak di bumi anak daroBisik-bisik gerimisMewakili selaksa jiwa yang kusimpan dalam diam
Aku...
Puisi : Perempuan Dua Kota
Perempuan Dua Kota
Perempuan dalam sebuah kotaMenyeka air mata untuk sekadar menutupi luka batinnya“Beri aku hakku!” teriaknya penuh harapWajah merahnya hanya dianggap angin lalu
Perempuan...
Puisi : Perempuan Bersarung Sejengkal
Perempuan Bersarung Sejengkal
Ini bukan tentang sebuah elegi yang datang bersama kekerasan masaIni tentang sebuah elegi yang diundang bersama gairah yang diinginiJika elegi adalah cermin...
Puisi : Selamat Malam Al-Quds
Selamat Malam Al-Quds
Gelap tak selalu sempurnaTanpa setitik lentera di langit kelamMalam pun tibaInsan terlelap dibuai lelah yang mendera
Mereka tiba-tiba terbangunDi riuh rendahnya nyanyian sunyi...
Kata Mereka, Dia Sahabat
Aku peluk anakku kuat-kuatAku redam gelisahku dalam doaAku hapus bias-bias ketakutanAku risau masa yang berganti tak lagi kusinggahi
Kupeluk anakku erat-eratAku berjanji pada semesta yang...
Puisi : Cukup Jadi Manusia
Cukup Jadi Manusia
Hey, sobat..Aku lihat, kamu sedang asyik menikmati udara segar, makan besar bersama keluarga, dan malamnya tidur lelap berbuai mimpiAku juga tau, masalah...
Puisi : Mata yang Berbicara
Mata yang Bicara
Siluet senja menari-nari di kelopak mata indahmuMenggelorakan tarian luka yang mengisi kekosongan harapanSesekali batinmu ikut berteriak"Tatap aku dalam-dalam, dan rasakanlah getaran nuranimu!"...
Puisi : Orang-orang Abstrak
Orang-orang Abstrak
Ada seseorang,Menekan "ucapan" untuk beberapa orangLewat kata yang ia deraikanTersirat makna berbaur rasa
Sebagian orang menganggap label itu hanya ocehan belakaAda juga yang menganggap...
Puisi : Selamat Hari Guru
Selamat Hari Guru
Aku, butiran embun yang menitik di bilangan pagiSejuk memukau saat diterpa pendar cahaya mentariPelangi singgah di pucuk fajarMempersilakan kemilau menjadi diriku
Kamu adalah...




























