Puisi: Tumbuh

0
Tumbuh Kita berjalan serupa pengembara untuk menemukan tujuan Melewati jalan-jalan terjal, berliku bahkan curam Kadang tergelincir di jalan licin, menginjak duri atau batu kerikil Luka- luka menganga di...

Puisi: Raja Ali Haji II

0
Raja Ali Haji II Bapak Ali HajiPada tahun 1873 engkau telah pergiPergi tiada akan kembali lagiHanya keabadian namamu pengobat rindu di hati Cucur keringatmu di tanah...

Puisi: Raja Ali Haji I

0
Raja Ali Haji I Bapak Tengku Ali al-Haji bin Engku Haji Ahmad bin Raja Haji As-Syahidu fi Sabilillah bin Opu Daeng CelakNama mu kau singkat...

Puisi: Berlumur Rasa di Pulau Jemur

0
Berlumur Rasa di Pulau Jemur Senyumanmu tersamar gejolak ombakYang mengecup jemari kaki,Menapaki pilu dan rindu di waktu yang sama.Menuai memori pada sepasang mata sendu,Seraya kicau...

Puisi: Perempuan Tak Bermahkota

0
Perempuan Tak Bermahkota Di ujung dermaga berkabutPerempuan itu tersenyum kepada mautMenyingkat napas-napas mulutMembias di ubun kepala rambut. Berjalan antara kerikil tajamTerkatung rasa tabah alamiMemikul insan belia...

Puisi: Muaro Sijunjung – Pekanbaru

0
Muaro Sijunjung - Pekanbaru Para Romusha mati terkuburAntara Muaro Sijunjung-PekanbaruTiada berkata dan tidak bisa berteriak Mereka yang kini terkuburAntara Muaro Sijunjung-PekanbaruTidak bisa berkata “MERDEKA”Tidak bisa angkat...

Puisi: Hululiala Lintang

0
Hululiala Lintang Hai Rio, Kami temukan tubuhmu sedang bermain riang bersama alam Pematang sawah, menyanyikan lagunya untukmu Hululiala lintang Dijatuhkannya harapan kesuburan dari tubuh tanah dan do’a air matamu Masa...

Puisi: Nawala

0
Nawala Hanya dari sekejap kedipLalu jadi sekerlip cercah Kemudian setitik pijarDan menjadi segenggam bara Dengan singkat menjadi apiUnggun nan anggun Dengan mudah meratakan belantara damarkuMeninggalkan panas arang mengabu Ah..Benarlah...

Puisi: Menunggu Bapak Pulang

0
Menunggu Bapak Pulang Soleh kecil baru pulang mengaji seusai subuh di langgar Haji AliBergegas ia menuju dermagaMencari-cari perahu Bapakyang ternyata belum lagi tertambat Duduk ia di...

Puisi: Meja Kayu

0
Meja Kayu Di pojok ruangan sebelah kiriMeja kayu buatan ayah berhias rajutan ibuVas bunga cantik dirangkai tangan mungilkuJuga sebuah pena dan lembar catatan kecil berwarna...

TRENDING TOPIK