Puisi: Diajak Pesta Malam
Diajak Pesta Malam
gendangan jarum jam masih kencang terdengarpadahal hari sudah larut malammataku mulai sayu, otakku mendayu
di atas meja bundarpensil melambai jarimenarik tangan ingin menaridi...
Puisi: Perbatasan Sepi
Perbatasan Sepi
Di sudut peta negeri seribu sulukBertahta kental adat suatu sukuWarisan leluhur tempo duluMendayung sampan dari tepian huluMendulang ikan dari sungai dan rawa
Sudut ini...
Puisi: Penyadab Batu Dan Pasir
Penyadab Batu Dan Pasir
Bertempur dengan matahariMenyedab,, bergulat,,,Menyungkur dan mengaliDi tepi sungai yang mengalir
Hendak mengumpulBatu dan pasir serta lumpurAir pun bersiul-siulBerseru debur-mendebur
Beban berat jemari kuatMenekan...
Puisi: Elegi Kata
Elegi Kata
Kata melompat dari saku celanaIa minggatKata pergi pagi-pagi sekali hari tadi
Di trem-trem ia mengamati kawannyaRiang merawi dari lantang tuannyaBukan dari pidato bermimbarBukan dari...
Puisi: Sirna?
Sirna?
Kenapa sirna?Dulu kau begitu gagah perkasaTapi sekarang kau gunakan keperkasaanmu untuk memperkosa
Kenapa sirna?Dulu kau layakknya macanSetelah masuk dikandang macankau berubah watak menjadi kucing
Kenapa sirna?Dulu...
Puisi: Menumbai
Menumbai
Hanya desir angin dingin terasa membangkitkan bulu kudukSaat bulan gelap di Pelalawan dalam musim dinanti pencari maduAdakah manis madu yang disebut dalam kitab suci...
Puisi: Manusia Lini Masa
Manusia Lini Masa
Di sebuah kafe suasana remangPerempuan paruh baya sedari tadi serius menatap layar gawai; sembari sesekali tengok kanan kiri
Dia tiba-tiba geramMata menatap tajamTangan...
Puisi: Nenek Di Hari Kemenangan
Nenek Di Hari Kemenangan
Cucuku sang putri jelitaBerlian mata buah hatiKenapa tak bangkit juaDi hari kemenangan ini
Bangun sang jelita, cucu ku tersayangBangun nak sang rupawanSampai...
Puisi: Jangan Tanya
Jangan Tanya
Jangan tanya aku di mana?Aku ada di hati kalian yang terlukaJangan tanya aku berpihak ke siapa?Aku ada pada nasib kalian yang menderita
Ku tak...
Puisi: Semburat Rindu
Semburat Rindu
Fajar menyingsingBurung-burung berkicauMengganggu lamunanku
Pikiran berkelanaEntah kemanaIa berlabuh
Bersama desiran anginMembawa bisikan rinduYang jauh
Berharap kalbu menerimaSampaian jiwaMenjadi nyata
Tak khayal angan belakaSemoga engkauMerindu juaWahai pujangga
Palembang, 15...




























