Puisi: Melukis Masa di Tepi Sungai Jantan
Melukis Masa di Tepi Sungai Jantan
Apalah arti menungguBagi jiwa yang sepi bersendiriDisapa angin yang menarikan Zapin dalam sunyiHanya sampan-sampan kayu berbilang satu-satuDi Terminal Lama...
Pantun: Mujur
Mujur
Mujur tuan berkayuh sampanGelombang tinggi dapat ditambatMujur tuan rapuh disimpanHilang pergi dapat di obat
Mujur tuan dekat berenangLaut dalam airnya keruhMujur tuan tidak mengenangHati yang...
Puisi: Kota dan Desa
Kota dan Desa
Kota-kota semrawutSepi pilar penyangga bijakSantun sekering kemarauSeperti benda usang dari planet jauhKebenaran hanya permainanDalam ilmu-ilmu sakti mandragunaSemua terbungkus tumpukan wasangkaJejaring emosi menjadi...
Puisi: Lentera Badai dan Rindu
Lentera Badai dan Rindu
Ada batasan dalam bersabarKetika angkara murka melampaui batasJangan gentarKita berantas!
Ada makna di balik semua ituHakikatnya hikmat menjadi kupu-kupuBak kunang-kunang menjadi lenteraDi...
Puisi: Kota yang Kini Tinggal Kenangan
Kota yang Kini Tinggal Kenangan
Aku pernah ke sini dulukota ini seakrab denyut nadilangit, matahari, bulan dan rumputnyamenulis makna pengalaman hidup.
Masa memisahkan dan tiba-tibaingatan menjemput...
Puisi: Gonggongan Anjing
Gonggongan Anjing
Ia berjalan seperti gonggongan anjingMenarik perhatian keledai untuk memekikMembuat diriku panik tak tau arahMenyaksikan sandiwara yang berujung salah
Diamlah kau berisik diberi penjelasanDi depan...
Puisi: Tangis Kilau Sutan Benai
Tangis Kilau Sutan Benai
Angin tua merintih sendirianMembawa kisah hampir pergiTentang pusaka mulai dilupakanOleh zaman terus berlari
Baju barantai bertaut besiDulu disanjung seluruh negeriKini tergantung sunyi...
Puisi: Meneroka Tuah di Jantung Telaga Air Merah
Meneroka Tuah di Jantung Telaga Air Merah
di pelipis waktu yang purba,sunyi menjajah, menenun belukar jadi bualan soal bunian,malam-malam di Tanjung* dahulu adalah labirin tak...
Puisi: Peran Topeng-Topeng
Peran Topeng-Topeng
sambil menjerit,rembulan meminta dipulangkan malamkepada siang.
siang dikembalikanoleh matahari,kepada duniawi.
dan bayang bayang manusiamenjadi mimpidi ladang maknawi.
siapakah yang lebih berani?,memujuk angin berhentidan membiarkan cahayamenjadi misbahyang...
Puisi: Jerat Layar Kosong
Jerat Layar Kosong
Di antara piksel-piksel yang menariKesepiannya sedalam palungWaktu meleleh bagai lilinTerjebak dalam labirin digital
Matanya terpaku pada layarBagai burung hantu memburu mangsaJari-jarinya menari di...




























