Puisi: Melukis Masa di Tepi Sungai Jantan

0
Melukis Masa di Tepi Sungai Jantan Apalah arti menungguBagi jiwa yang sepi bersendiriDisapa angin yang menarikan Zapin dalam sunyiHanya sampan-sampan kayu berbilang satu-satuDi Terminal Lama...

Pantun: Mujur

0
Mujur Mujur tuan berkayuh sampanGelombang tinggi dapat ditambatMujur tuan rapuh disimpanHilang pergi dapat di obat Mujur tuan dekat berenangLaut dalam airnya keruhMujur tuan tidak mengenangHati yang...

Puisi: Kota dan Desa

0
Kota dan Desa Kota-kota semrawutSepi pilar penyangga bijakSantun sekering kemarauSeperti benda usang dari planet jauhKebenaran hanya permainanDalam ilmu-ilmu sakti mandragunaSemua terbungkus tumpukan wasangkaJejaring emosi menjadi...

Puisi: Lentera Badai dan Rindu

0
Lentera Badai dan Rindu Ada batasan dalam bersabarKetika angkara murka melampaui batasJangan gentarKita berantas! Ada makna di balik semua ituHakikatnya hikmat menjadi kupu-kupuBak kunang-kunang menjadi lenteraDi...

Puisi: Kota yang Kini Tinggal Kenangan

0
Kota yang Kini Tinggal Kenangan Aku pernah ke sini dulukota ini seakrab denyut nadilangit, matahari, bulan dan rumputnyamenulis makna pengalaman hidup. Masa memisahkan dan tiba-tibaingatan menjemput...

Puisi: Gonggongan Anjing

0
Gonggongan Anjing Ia berjalan seperti gonggongan anjingMenarik perhatian keledai untuk memekikMembuat diriku panik tak tau arahMenyaksikan sandiwara yang berujung salah Diamlah kau berisik diberi penjelasanDi depan...

Puisi: Tangis Kilau Sutan Benai

0
Tangis Kilau Sutan Benai Angin tua merintih sendirianMembawa kisah hampir pergiTentang pusaka mulai dilupakanOleh zaman terus berlari Baju barantai bertaut besiDulu disanjung seluruh negeriKini tergantung sunyi...

Puisi: Meneroka Tuah di Jantung Telaga Air Merah

0
Meneroka Tuah di Jantung Telaga Air Merah di pelipis waktu yang purba,sunyi menjajah, menenun belukar jadi bualan soal bunian,malam-malam di Tanjung* dahulu adalah labirin tak...

Puisi: Peran Topeng-Topeng

0
Peran Topeng-Topeng sambil menjerit,rembulan meminta dipulangkan malamkepada siang. siang dikembalikanoleh matahari,kepada duniawi. dan bayang bayang manusiamenjadi mimpidi ladang maknawi. siapakah yang lebih berani?,memujuk angin berhentidan membiarkan cahayamenjadi misbahyang...

Puisi: Jerat Layar Kosong

0
Jerat Layar Kosong Di antara piksel-piksel yang menariKesepiannya sedalam palungWaktu meleleh bagai lilinTerjebak dalam labirin digital Matanya terpaku pada layarBagai burung hantu memburu mangsaJari-jarinya menari di...

TRENDING TOPIK