Puisi: Untukmu Bunga Negeri

0
Untukmu Bunga Negeri :Pejuang di Benteng Tujuh Lapis Di tempat ini, sejarah menorehKenangan abadi di palung negeriSaat malam rebah, bulan pucat di pucuk malamMata pejuang tetap...

Cerpen: Red Bus Menuju London Eye

0
Riausastra.com - Perjalanan ini telah lama aku idam-idamkan. Sederhana saja, dengan naik Red Bus aku dan sekawanan mahasiswa Asia mengelilingi Kota London. Dari bus...

Puisi: Gelombang Bono

0
Gelombang Bono air berarus derasdi tubuh sungai Kamparberjuluk Bono jantanhendak mesra di bulan penuhcahaya meninggikan pasangMenuju kekasihnya;Bono betina di arus RokanBerbulan madu di selat Malaka ombak...

Puisi: Bolehkah Kutulis Namamu pada Api yang Makin Biru?

0
Bolehkah Kutulis Namamu pada Api yang Makin Biru? Malam gulita adalah waktupaling syahdu untuk memanggang rindudengan api yang kuambil dari dadakukasih, bolehkah kutulis namamu malam...

Puisi: Aku dan Tarian Tandakmu

0
Aku dan Tarian Tandakmu Pertemuan kita adalah pertemuan terindah Ketika malam merangkak naik membentangkan sayapnya Netra ini menatapmu tanpa kedip Tercekat aku dalam renjana tentangmu    Berbalut kain sutra...

Puisi: Marhum Pekan

0
Marhum Pekan Kerajaan berpadu, melebur diri jadi RiauSiak Sri Indrapura satu dari ikatan tidak terlepasKaki Sultan Abdul Jalil Alamudin Syah berjejak di SenapelanBangun Istana, memimpin...

Puisi: Galah Panjang

0
Galah Panjang hujan subuh berkemas pergisambil melupakan nyerikita tunggu tanah mengeringmemungut kuncup bunga jambu yang berserakbernyanyi-nyanyi riang di tanah lapangterucap lirik lagu tak sempurnacukup senyum...

Puisi: Pada Generasi Pewaris Tradisi

0
Pada Generasi Pewaris Tradisi sejarah memicu rindu paling syahdusaat pagi mendedah kisah-kisah melegendasejak Raja Ali Haji menitipkan pesanpada larik-larik gurindamhingga bocah-bocah riang berbalas pantundalam balutan...

Puisi: Tanah Melayu nan Elok

0
Tanah Melayu nan Elok bila kita telah datang ke tanah inijangan lekas beranjak pergimari duduk dan berpantunsahut-menyahut tanda persaudaraan bila telah duduk di sinijangan pulang membawa...

Puisi: Riau, Semesti Sajak dalam Galaksi Diksi-diksi Paling Aku

2
Riau; Semesti Sajak dalam Galaksi Diksi-diksi Paling Aku - bagi Penyair Riau jika tahun adalah Tuhan-tuhan yang hilang,harapan adalah hantu-hantu yang tumbang,kata mana yang paling diksi...

TRENDING TOPIK