Puisi: Riau Meraut Rupa

0
Riau Meraut Rupa Daulat tuanku, dengarlah sejenak sejarah melayu Riau yang memikat iniMelalui bait-bait puisi melayu mudamu kiniMenghantarkan cerita luhur melayu yang terpatri dalam sanubariLaksana...

Puisi: Senandung Laut Melayu

0
Senandung Laut Melayu Melayu takkan pernah layu,meski zaman mengukir alur baruSyair kudendang di riuh buih,zapin bernyanyi di lautan jernih,Dalam pelukan pantai, hutan bakau melambaimelukis jejak...

Puisi: Kemarau

0
Kemarau terik mataharimemanggang ubunmendidihkan darahbergayutan resah lesu air sungaimengempang sengsarakodok kehilangan lagudi senja kala kuncup semaluembun merajukdinihari yang garingperang berdebu hujan diusung anginbilakah tiba? Ranau, Sabah , 03.11.2024 *** كماراو تريك متهاريممڠڬڠ اوبونمنديديهكن دارهبرڬايوتن...

Puisi: Sebentar Saja

0
Sebentar Saja Sebentar sajaAku ingin menepi dari ingar bingar duniaKadang banyak intrik mendominasiSahabat kini bermanuver angkuhMemuja keunggulan diri Sejenak sajaAku ingin menyapaPada masa kecilku yang binarBelaian...

Puisi: Saat Ibu Telah Tiada

0
Saat Ibu Telah Tiada Senja tak lagi terlihat indah, bila ibu telah tiada.Melodi piano tak lagi terdengar membuai, bila ibu telah tiada.Dingin akan terasa panas...

Puisi: Apa Kabar Bukit Piramid?

0
Apa Kabar Bukit Piramid? (Bukit Piramida di Desa Pantai Kec. Kuantan Mudik Kab. Kuantan Singingi) Menggapa kini semua membisuKenapa bisa begitu, sungguh kasihanTiada terngiang lagi cerita...

Puisi: Perjalanan Hidup

0
Perjalanan Hidup Putaran detak detik jarum pendek melajuDi setiap langkah dalam deru napaskuDi setiap tikungan mau pun lurusnya jalanTanpa henti….Tiada peduli….Ketika hidup dan kehidupan menemukankuYang...

Puisi: Batu Ujian

0
Batu Ujian Semakin ku kejar semakin jauh dari jarak pandangankuSamar-samar ku dengar lagu kesukaan yang sering diputar di teras rumahnyaKetukan irama yang tak selaras dengan...

Puisi: Ruh

0
Ruh Aku ini pohon tua,tak tahu kapan pertama kutancapkan akar di antara tanah retak,mungkin ketika bintang-bintang masih mengeja nyawa,ketika angin berbisik, mengantar ruh ke dahan-dahan...

Puisi: Layar Pecah

0
Layar Pecah Masih tentang layar-layar pecah ituMenembus badai, Menembus tubuhTerasa tak pakai apa-apaSampai hancur alas kaki peracik peristiwaMeski sering pulang bila datangMata terpejam Andai kau tahuSebab...

TRENDING TOPIK

Puisi: Tenun Bukit Batu

Puisi: Kunci Waktu

Cerpen: Robot Tahun Baru