Puisi: Gemuruh Riuh
Gemuruh Riuh
Ada perasaan yang kian beringasMenindas-nindas, melindasSeperti burung elang yang mencabuti daging-daging mangsanya
Kesekian kaliPerasaanku menjadi binatang buasMencakar, merobek, mencabik-cabikDinding sunyi malam yang sadik
Aku merapal...
Puisi: Petak Umpet
Petak Umpet
1, 2, 3…
Derap kaki kecil berlari:Di bawah rimbun sunyiDi balik rumput-rumput tinggiDi tepi kebun, saat ayah pergiMenanam biji
4, 5, 6…
Jangkrik dan semut terusirTapakan...
Puisi: Waktu Tahajud
Waktu Tahajud
detak waktu tiba di puncak keheningandi tengah doa yang terucapada sebuah penghambaan yang khusukkhidmat dan luruhTuhanku, aku berserah padamudengan baik dan buruk lakonkudigariskan...
Puisi: Bagimu, Apa Arti Senjakala?
Bagimu, Apa Arti Senjakala?
Bagimu, apa arti senjakalaketika lazuardi bersalin rupaufuk merona merah kesumbamenggiring lingsir mentari suasa?
Apakah itu pertanda alamperjalanan ke lebuh malammembimbingmu menyusuri...
Puisi: Telaga Kasih
Telaga Kasih
Di tepian telaga itumembawa dahagayang terlalu lamamengering di dada hingga perihkalbu berdebu
Terhempas rasaseumpama hampa yang terus menjelmaterlena di hamparan waktusia siakan segenap rindupada...
Puisi: Pada Ruang-Ruang Jiwa
Pada Ruang-Ruang Jiwa
Akulah penggembala yang berusaha tekunMenjaga anak-anak takwa dari berbagai godaanSuatu saat mungkin bisa lalai terbengkalaiDari kandang moral dan agama yang tinggi
Ada semburat...
Puisi: Pohon Jambu
Pohon Jambu
Menjelang sorePohon berbuah jambuAnak-anak sekolah
Bertahun sudah suara anak-anak saling sapa di antara daun jambuBuah jambu keluar masuk dan cabik-cabik di mulut merekaGeliat batang...
Puisi: Lika-Liku Kehidupan
Lika-Liku Kehidupan
Awan memotret alamgemuruh hujansuara petir dan halilintarmenyambar tabir-tabir mimpi
Awan hitam menutup celah langitkesiur angin kencang terdengarmembuatku melangkah sembarang arah. sempoyongantak menentu, antah berantah
Aku...
Puisi: Meretas Makna Hidup
Meretas Makna Hidup
Sebelum aku mengenal kataLalu mencumbui maknaHidup adalah sebungkus rahasia yang sangat menakutkanKadang kupikir dia bom waktuYang akan meletus menghabiskan tubuh dan bayangku
Di...
Puisi: Guci Ghossan
Guci Ghossan
partitur sepi.dari dalam laci.dikeluarkan tangan kurcaci.
di area minimum bumi.rumah ramah para peri.cerita kutukan tak ditemukan.sayap lelap, geletak di jalanan.
benarkah ini musim tak terarah?orangorang...




























