Puisi: Embun
Embun
perlahan pagimembukakelopak matadari mimpi indahnya
embun tersenyum ramahmenyapa mentariyang akan melumerkansegala yang kusebut kehilangan
pucuk dedaunanmasih terpakudalam kebekuanyang teramat singkat
jeritan burung-burunggemuruhkan tawayang membabi butakeseluruh isi bumi
lalu...
Puisi: Semoga Engkau Selalu Bersamaku
Semoga Engkau Selalu Bersamaku
Ada yang tak memiliki telinga layaknyajarum jam yang tak mendengar akandenyut nadinya. Ia berdetak mengiringi intuisiyang selalu diberi daya oleh semesta.
“Cinta...
Puisi: Perjalanan
Perjalanan
Kukira telah separuh perjalanankomet di lintasansetelah bulan memantul seluruhdan kita mulai letih membacapikiran masing-masingJejak-jejak berdiangdi filamen-filamen jalan
Apa yang dibawa mimpi masih terjagadi kening dan...
Puisi: Tak Abadi
Tak Abadi
1
Kenapa petang diabadikan
Tak ada hal mentari di abaikan
Petang dan senja tak luput dinantikan
Terpesona lukisan-lukisan menawan
Kenapa engkau abadikan petang
Nari-menari karang didersiran
Bak cinta ditengah riuh...
Puisi: Tepi Rindu
Tepi Rindu
Sudah bertahun menimbun rindu pada seorang kasihDari musim kemarau hingga musim hujanKembali lagi ke musim kemarauBerulang seperti mengayuh roda sepedaLelah, hai wanita kelak...
Puisi: Segelas Wedang Jeruk
Segelas Wedang Jeruk
di atas selembar talenan
jeruk tua yang mulai keriput
mendadak mengkerut
lalu membelah diri
di depan sepasang mata pisau
yang tak lepas mengawasi
dan mencatat segala rasa
ke dalam...
Puisi: Lentera Cinta
Lentera Cinta
Sejuta kali aku memanggil sebuah namaNamun diam yang terjawabSejauh mana aku melangkahIa tak kunjung aku temukan
Sejuta kali aku mengingat wajahnyaBayangnya pun tak nampak...
Puisi: Berteman Kebisuan
Berteman Kebisuan
Suara-suara lantangKeluar dari mulut-mulut lebarSaling bersautanBerlomba mencari kambing hitamMembuat dunia berisik terdengar
Manusia-manusia dilanda ketulianJangankan suara kebenaranLolongan serigala di depan telinga pun tak terdengar
Kebaikan...
Puisi: Jelaga Hasrat
Jelaga Hasrat
Kita adalah lentera di tanah makammemaksa terang dalam gelapditampar ribuan kunang enggan terkapar
Di atas lembar waru berserakanMerutuk kebodohan terus berkabarSatu per satu musnah...
Puisi: Jangan Datang Malam Ini
Jangan Datang Malam Ini
(Kepada Azi)
Tidak usah berlaku sial,Di luar banyak bahaya!Desakkan waktu seperti kilatan petir di hujan yang kautatapSementara cinta butuh desahan detik setiap...




























