Cerpen : Asap di Ujung Senja

0
Riausastra.com - Seorang lelaki separuh baya duduk sendirian di sebuah beranda. Tatapannya kosong, seolah-olah pikirannya melanglang buana menembus cakrawala. Jauh sekali. Wajahnya terlihat lebih...

Puisi : Negeri Kita Bukan Sedang Bercanda

0
Negeri Kita Bukan Sedang Bercanda Lihat asap menggumpal di sela-sela nadi anak bangsaTerengap-engap mencari udara yang pantas untuk dihirupLalu, kesudahannya hanya bagai angin laluDiam.Meski jasad...

Puisi : Oleh-oleh dari Riau

0
Oleh-oleh dari Riau Perlukah aku memberimu,Sepotong kemojo yang mulai menghitam?Agar engkau tau, tentang luka di Tanah Melayu Perlukah aku membelikanmu,Seekor selais selepas disalai?Agar engkau faham, tentang...

Puisi : Hujan yang Meluruh

0
Hujan yang Meluruh Wahai sang mata airMerendahlah dan jatuhlah ke mimbar-mimbar keputusasaan kamiMengalirlah dan membumilahMembasuh luka yang merasuk perlahan Wahai sang mata airHiraukanlah mata kami yang...

Puisi : Tarian Asap

0
Tarian ASAP Asap kembali bersemiMenguncup, merekah, mekar mengembangIa tabur benih-benih keresahanMengakar di dasar jiwa-jiwa yang sengsara Asap kini diberi panggung lagiIa menari mengikuti irama sang tuanLemah...

Puisi : Kami Datang Pada-MU

0
Kami Datang Kami datang pada-MuMembawa dosa dan sejumput pengharapanLangkah menjejak, kepala menundukKedua tangan menengadah, mata hati ikut terpejam Kami datang membasuh diriMengurai butir-butir kesombongan dalam hatiDi...

Puisi : Disisi Sebuah Kota

0
Di Sisi Sebuah Kota Para lelaki dewasa bertikai dengan tenagaMembanting tulang diselimuti pekatnya asapTak hirauUntuk sebuah harapan tersedia di periuk dapur Para wanita berbadan melarMenggelar lapak-lapak...

Puisi : Asap Negeri

0
ASAP NEGERI Hadirmu,Laksana lagu tanpa melodiIbarat puisi tanpa aksara

Puisi : Bulan Merah

0
Bulan Merah Bulan merah tersenyum Membuka hari dengan harapan berseriDi sudut matanya,Ada tangis yang tertahan: rindu Bulan merah mengeja kabutTak ada solusiTak ada empatiTak ada peduliDiam...

Puisi : Aspirasiku

0
Aspirasiku Ini aspirasiku!Bukan puisi sembarang puisi! Ini deritaku!Bukan asap sembarang asap! Puisi-puisiku takkan henti!Sebelum asap mati!Lenyap bersama yang menikmati!!! Seperti yang berlaluTernyata kau (asap) tak pernah usai!!!!

TRENDING TOPIK