Puisi: Dari Rioh ke Riau

0
Dari Rioh ke Riau Sesungguhnya para awak perahu yang hilirtelah lama riak sungainya diserahkan kepada arusragu-ragu menuju limpahan aroma yang harummenghanyut perahu tak henti berceritabukan...

Puisi: Aku Pesan Doa

0
Aku Pesan Doa aku pesan doadalam secangkir harapselepas sahurmelayangkan niatdi ruang lingkup subuhmengurungkan ambisi yang riuh aku pesan doadari segala dahagamenyurutkan nafsumenundukkan pandangandan melamurkan mataku aku pesan...

Puisi: Pesan Ajaib Ibu

0
Pesan Ajaib Ibu Besok pagi ibu berangkat ke kotaSebelum semuanya bangun, ia titipkan pesan bergayut di depan pintu kamar:“setelah bangun jangan lupa olahraga ringan,Sarapan sebelum...

Puisi: Kepada Pram

0
Kepada Pram -Pramoedya AnantaToer kepada pram:kutitipkan ratapan basahyang menganyam bait katapada jeruji kesengsaraandi Pulau Buru kepada pram:kutuliskan alur hidupmudijejak-jejakanak semua bangsayang melepaskansayap kebebasannya kepada pram:kupersembahkannyanyian seorang bisuyang meruah,kekalkan...

Puisi: Nyanyian Istanah

0
Nyanyian Istanah Jadi juga engkau berjalanMeninggalkan mahkota istanahPayung emas penangkal hujanTongkat tua pemangku amanah Meraung kursi sejak ditinggalkanKini rapuh dimakan usiaKemana nasib akan dikadukan’Karena raja telah...

Puisi Amak: tentang Apak

0
Amak: tentang Apak Ibu bilang aku ayah seutuhnya“Jangan risau ucap orangItu bapakmu nak!”Tunjuknya menghapus letih di pundak dan peluh di pipi Aku dikasih tahu ibu kisah...

Puisi: Seindah Tradisi

0
Seindah Tradisi Riang senyum anak-anak desamewarnai cerita dari wajah-wajah sederhanatentang pribadi penuh cintadi sudut beranda rumah seadanya Suasana kenduri berbagi gembirahidangan tersaji aneka rupatulus rasa melantun...

Puisi: Koridor Debu

0
Koridor Debu Kulihat kusam memburamDisudut sejarahnya yang kelamKota sayap ini belum lagi tenggelamPerisainya kini menjulur kelangitMenghujam keatas bak mata pisauMendongak asa melewat batas Walaupun deras air...

Puisi: Tak Pernah Cabut

0
Tak Pernah Cabut angin sempat berhentiketika mencintaipada kecantikan alamyang begitu purnama laut sempat surutdari tiap-tiap waktu tertentubulan sempat jadi sabitsebelum jadi rindu tapi dalam dunia keduaperistiwa ketiga...

Puisi: Ada Sebuah Putaran

0
Ada Sebuah Putaran Pernah percaya tentang terowongan waktu Kala itu, usiaku tengah merangkak di atas tongkat-tongkat kehidupan Variasinya selalu memuncak tak terelak Pembawaanku mengucur, hancur lebur Setiap topik selalu memekik Dia...

TRENDING TOPIK