BerandaTopikHazimah Khairunnisa'

Tag: Hazimah Khairunnisa'

Puisi: Janji Tuhan di Tabir Duka

Janji Tuhan di Tabir Duka Rona hitam hangat seduh semangatTeguk demi teguk mengusir kantukKepahitan menitis reda, hilang sesal dalam ingatSang guru berkisah dari mimbar ia...

Puisi: Samawa

Samawa Kumelihatmu di balik TabirSenyum merah jambu tak lekang dari bibirTatapmu merunduk maluMembuatku tertohok ribuan palu Dinda, selendangmu ayuBujuk jiwaku tuk datang merayuDinda, suaramu syahduJerat jantungku...

Puisi: Bermadu

Bermadu Fitrahmu sebagai wanitaMengasihi dia yang rupawan disisikuSesama wanitaBerlabuh pada satu hati yang sama menabur cemburuManis seketika, Manis selamanyaBegitulah harapannya Madu bermaduLerai jiwa dari ragaDuka seketika...

Puisi: Ayah dan Kebisuanku

Ayah dan Kebisuanku Ayah…Mungkin aku bukan zuriyat dari jasadmuAku hanya terikat menjadi anakmu dengan akad saja Ayah…Andai kau tahu dukakuJangankan untuk banyak bertanyaApalagi menuding pakaianku dan...

Cerpen: Lirik Aku dengan Rasa Sekejap Saja

Riausastra.com - Apakah makna mencintai? Yesa, teman yang aku cintai sejak bangku Sekolah Menengah Atas, selalu marah mendengar jawabanku : Mencintai adalah bahasa sepi...

Puisi: Kecintaan Allah SWT kepada hamba-Nya

Kecintaan Allah SWT kepada hamba-Nya Dari-Nya…Engkau di ciptaDengan cintaMenanti takwa Cinta-Nya pada manusiaTidak pada paras rupaTidak pula pada hartaApatah lagi tahta Cinta-Nya hadir dalam setiap deru darahTerikat...

Puisi: Pasar Jongkok

Pasar Jongkok Melankoliaku sejenak merunduk rimpuhBertekuk lutut pada dipan-dipan yang lusuhDuduk berjongkok memilih dan memilahMenakar harga dagangan kering dan basah Pasar jongkok yang terpojokDari hulu ke...

Puisi: Dulu Bertuah Kini Berkuah

Dulu Bertuah Kini Berkuah Lampu pijar tegar menerangi gelapGelegar petir bersambut saling sahutMeneriaki malam tak bertepi mengusir lelapMenumpahkan air sejuk, memelintir getir rasa di perut Duhai...

Pantun: Rendang Syawal

Rendang Syawal Lembu terbaring meregang nadiBapakku pun lihai bermain belatinyaRamadhan telah beranjak pergiSyawal dinanti dengan bahagia pula Ketuk parang menghempas kelapa tuaKelapa dikukur mencari santannyaKuali terjerang...

Puisi: Purnama Ramadan

Purnama Ramadan Purnama Ramadan menarik asakuKemuliaannyapun telah terpaku pada puncaknyaPendarannya membuncah segudang rinduSeakan kampung halaman selembut cahayanya Pijar kerinduanoun turut tersekaSesekali keheningan malam menyahut purnamaHayalpun kian...
Advertisingspot_img

Popular posts

My favorites

I'm social

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan