Puisi: Kisah Burung-Burung Kecil

0
Kisah Burung-Burung Kecil Dalam sangkar sunyi ituia hanya mampuberkisah tentang dirimelintasi langit mimpi-mimpi Bersama awan-awan berarakseirama anginbebaskan sejenak batinhempaskan risau di benak Di hamparan luas angkasamengepak sayap...

Puisi: Saku Celana Ayah

0
Saku Celana Ayah tubuh kian rapuhingatan mulai tumpuljarak sukar ditempuhpeluh tak lagi mengepul dari saku celana ayahkutemukan beribu payahia simpan napas terengahtanpa tangan tengadah linting keluh kesah...

Puisi: Pensil Merah Jambu

1
Pensil Merah Jambu Tanpa diary yang dibuka kembaliHanya kenang dengan lekat pada sebelah celah isi kepalaTentang pensil merah jambu yang kau pinjam duluPensil terindah hadiah...

Puisi: Mayang Mengurai

0
Mayang Mengurai Mayang itu, pelipur laraDibelai lembut dalam lurusnya mahkota. Dia diantara purnama, menapakkan seri.Hitam dalam gelapnya malam, menapakkan cahaya.Cahaya mata, yang tak ada dua. Mayang itu,...

Puisi: Bahadur

0
Bahadur Aku membaca jalananKapal-kapal besar berisi hati hitamMengarak jelaga ke atas kepalaPara serdadu bersiasat menyulih sari ibuDi depan anak-anaknyaPopor moncong mengusik jiwa mengancam raga Aku membaca...

Puisi: Sepasang Sepatu Lusuh

0
Sepasang Sepatu Lusuh Denting lonceng mengalun merduMenyeruak di batas alam yang kian samarTermangu beralas harapan tak kunjung sampai Ragaku baru tiba di depan gerbangMelepas alas kaki...

Puisi: Guru Muda VS Guru Tua

0
Guru Muda VS Guru Tua Kata pujangga, darah muda itu berapi-apiMenguasai teknologi terkiniFisik kuat tak payah kerja rodi Kata pemerintah, sosok pemuda bonus demografiAgen perubahan anak...

Puisi: Guru Biasa

0
Guru Biasa Aku cuma seorang guru biasaGajiku kecilRumahku mungilHartaku kapur tulis dan pensilTapi, mimpiku tidaklah kerdil Aku cuma guru biasaIlmu yang kupunya tidak seberapaMengecoh siswa aku...

Puisi: Nelayan Kehidupan

0
Nelayan Kehidupan Di samudra kehidupanIa tegar berdiriMengayuh sampan kesabaranDemi secercah senyum menanti Celoteh lugu nan ceriaBagai nyala semangat dalam dadaMengarungi pasang surut gelombangHadapi segala yang menghadang Jiwa...

Puisi: Surat Bulan Desember

2
Surat Bulan Desember Untuk temanku Piet, Masihkah kamu berbaju jelaga? Dan dari sana kau mendapat gelar: Piet Hitam. Bukan berarti hatimu hitam. Sekelam jam 7 pagi,...

TRENDING TOPIK