sumber foto asli: pixabay

Saku Celana Ayah

tubuh kian rapuh
ingatan mulai tumpul
jarak sukar ditempuh
peluh tak lagi mengepul

dari saku celana ayah
kutemukan beribu payah
ia simpan napas terengah
tanpa tangan tengadah

linting keluh kesah sembunyi
di sela robek jahitan
simpul senyum terselip rapi
pada setiap lipatan

nanar, letih, susah
dan segala payah
ia kantongi
kutemukan saat ia
sudah terbata-bata
serupa bayi belajar bicara

Singaraja, 13 November 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here