Puisi: Kopi Bulan Juli
Kopi Bulan Juli
Semoga ada manisnya senyuman pada pahitnya kopiSemoga ada cerahnya harapan pada pekatnya warna kopiSemoga ada cinta pada hangatnya seduhan kopiSemoga engkau dapati...
Puisi: Perempuan Mutiara
Perempuan Mutiara
Kemarin,Perempuan itu tersenyum merenda hariSatu satu butiran waktu ia kutip dalam bahagiaSatu satu pesona senja ia ambil dalam senyumanSatu satu kerlingan bintang ia...
Cerbung : Darah Terakhir
Bagian 1
Rindu yang Mahal
Rindu Membeku
Ketika rindu kutanyakan pada anginDia memberiku belaianKetika rindu kutanyakan pada malamDia memberiku gulitaKetika rindu kutanyakan pada elegiDia memberiku air mataKetika...
Puisi: Rindu Membeku
Rindu Membeku
Ketika rindu kutanyakan pada angin
Dia memberiku belaian
Ketika rindu kutanyakan pada malam
Dia memberiku gulita
Ketika rindu kutanyakan pada elegi
Dia memberiku air mata
Ketika rindu kutanyakan pada...
Puisi: Syair Perahu
Syair Perahu
Soleram, Soleram, Soleram anak yang manisAnak manis janganlah dicium sayangKalau dicium, merahlah pipinya
Bayang-bayang fajar membelah gelapDisapu warna yang tak lagi merah jinggaPerempuan berkerudung...
Puisi : Surat untuk Tuan Guru Asqalani
Surat untuk Tuan Guru Asqalani
Abad ke-12 namamu mekar dalam sejarahBuah penamu mendunia, penuh titah dan nasihatTentang luka yang menusuk sembiluTentang cerita duka tiga anak...
Puisi : Negeri yang Menciptakan Tarian Air Mata
Negeri yang Menciptakan Tarian Air Mata
Apa kabar pagimu, Kawan?Kuharap kau masih selera menyantap sarapanmu, menghapus jejak makanan di atas piringmuDi saat yang lain, dapurnya...
Cerpen : Jebakan Betmen
Riausastra.com - “Assalamualaikum,” ucap Purnama dengan santainya saat memasuki ruangan kelas.
“Mantap ya, Poo, sudah tengah sembilan baru nyampe
di kelas. Memangnya tidak ada guru...
Cerpen : Kesal
Riausastra.com - Aku terbangun dari tidurku. Kupandang arloji pada handphone seluler milikku, pukul 2.30 WIB. “Ternyata masih terlalu pagi,” bisik batinku.
Kulirik ke arah...
Puisi : Rindu ini Tak Bisa Ditunda
Rindu ini Tak Bisa Ditunda
Ini rindu yang tak biasaKurenungi saat kaki masih berpijak di bumi anak daroBisik-bisik gerimisMewakili selaksa jiwa yang kusimpan dalam diam
Aku...




























