sumber foto asli: pixabay

Perihal Keberangkatan

Kita tak pernah tahu seperti apa Tuhan menetapkan jatah bagi waktu-waktu
Tuhan telah mengutus Izrail agar rajin bertamu
Ia gemar mengetuk setiap pintu dan jendela
Tujuh puluh kali salam, tujuh puluh kali ketukan dalam sehari
Sebetulnya siapa yang ragu dan pura-pura melupa?

Kita terlalu dungu untuk menciptakan mesin penghitung bagi waktu-waktu yang melesat
Detik, menit, jam, terkulai acuh tak peduli
Seakan lupa membekali diri dengan: kenangan dan amalan
Sejatinya semua akan ditanam kembali ke perut bumi
Rata sewujud asal saripati tanah

Berdoalah kepada waktu yang bijak
Memohonlah agar kebajikan mengiringi langkah
Bagi rahmat Tuhan yang membuncah

Sukoharjo, 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here