Puisi: Sebuah Makna
Sebuah Makna
Seperti gasingBergelung elok tegak dan limbungAda saat ketika terhentiTak usah ragu putar kembaliSelagi masih bisa
Abaikan hari-hari omong kosongPrasangka adalah jiwa kegoyahanBerseteru dengan kedengkian...
Puisi: Mata Bencana
Mata Bencana
Tanah berdarah-darahBerhias luka-luka tajamBersenandung gelisah gundah
Samudera mengemas gelombangPasang tinggi di pucuk tak terjangkauSiap melahap keindahan dunia
Belantara pucatHitam berjelagaBermain kabut rahasia langitAngin menyeruak tanpa...
Puisi: Yang Sebenarnya
Yang Sebenarnya
Yang mana lebih mahalharga sekampit berasatau harga sebidang tanah?
Yang mana lebih berhargamasa seorang ibu di dapuratau keringat ayah di sawah?
Yang sebenarnya soalanini tidak...
Puisi: Bermuka Masam
Bermuka Masam
dalam sabil kepergian kutempuh langkah,pada titian subuh yang berbatas jarah,sedang rindu, bersimpuh penuh, bagai dihantam,berhadapan langit yang terbenam—bermuka masam
di ujung tualang, embun itu...
Puisi: Pada Saat itu Ada Kilat di Langit
Pada Saat itu Ada Kilat di Langit
pada saat itu ada kilat di langit.kau selalu menangkapnya& menaruh dalam botol kaca bening.lalu terkumpul untuk menusuk kenangyang...
Puisi: Astaka Zikir
Astaka Zikir
Jika hitam, putihkanlahjangan biarkanwalau setompok hitammencemarkan kesuciannya
Jika kotor, bersihkanlahjangan biarkanwalaupun sedebu hitammenghinggap mencurangi warna
Kerana hati itu astaka zikirbukan tempat dosa diparkir
8 Januari 2025, Singapura
***
استاك زيكير
جيك...
Puisi: Dua Helai Daun Setia Mengunci Rahsia
Dua Helai Daun Setia Mengunci Rahsia
Kisah dua helai daunyang tumbuh di tubuhsaban malam datang embunmengabarkan tentang matarimeninggalkan malam tanpa katabulanlah menyuluh cahaya
esok kembali embunsinggah...
Puisi: Dongeng Sebelum Tidur
Dongeng Sebelum Tidur
Lalu-lalang roda empat tak cukup,merecok berisik kuping.Akal justru bersimpang siur. Hiruk-pikuk ramai kota cukup gila. Diisi manusia-manusia tak pernah mati bersuara.Masih ingat...
Puisi: Menara
Menara
Tinggi tetapi tidak meninggi diriKerana dia tau sampai masa menyembah bumiPenat dan letih melangkah dari bawahTerasa angkuh bila berada di atasMelihat mereka di bawah...
Puisi: Rindu di Ujung Taksa
Rindu di Ujung Taksa
Rindu di ujung taksa,Karena aku tahu. Begitu derai hujan tibalangit takkan pernah lagi seputih awanKarena punca rinduku terlilit batu karangSedangkan cinta...




























