Puisi: Pusara Kata
Pusara Kata
Bersemayamlah segala rasamakna telah mengabadikanpada nisan puisi inikelak para penziarahmuakan membaca kata-kata itumeskipun telah terkubur—takkan lebur
dari jemari bermuladari jemari pula berakhir
Taburkanlah kelopak bungasebagaimana...
Puisi: Sebatang Mancis
Sebatang Mancis
gelita menghidupkan sebatang mancismengejutkan seluruh kamar khilafseringkali jasad cahayanyapulang ke pangkuan bayangtanpa sempat menyentuh sumbu
hakikat hujung mancis terlalu lemahterpedaya bisik angin hitamdi celah...
Puisi: Apabila
Apabila
Apalah yang ada pada apikalau bukan cahaya tetapiabu yang menjadi debu.
Sewaktu bertemunya anginberputar dalam akallalu kusut sebuah kesilapandalam simpulan kehidupan.
Mulanya hanya persoalanpertanyaan demi pertanyaandi...
Puisi: Desember
Desember (1)
Waktumengalir tak terhenti, tak letih.Jejak-jejak kita seperti butir-butir pasirtersesat di gurun bukit-bukit tandusDalam lorong-lorongnya kita meraba-raba dalam gelapberputar-putar dalam lingkaran-lingkaran tak terputusmemandang ke...
Puisi: Senja di Ujung Danau
Senja di Ujung Danau
Senja menua di pelupuk mata,membawa kabut dari kisah lama.Riak air berbisik pelan,tentang rindu yang tak pernah pulang.
Aku duduk di tepi waktu,menyulam...
Cerpen: Zamrud
Riausastra.com - Tatapanku lekat pada gagang besi yang bergerak turun perlahan. Agaknya siapa pun di balik pintu berusaha membukanya tanpa diketahui. Sadar usahanya gagal,...
Puisi: Sensasi
Sensasi
Ramai dalam kerumunanMematut layar terkembang lebarDi tanah lapang sebuah negeriTerpaku cerita alur terpampang mataKisah usang diulangDari secarik kertas perjuanganJaja sapi dan hijau sesawahanPeluh leluhur...
Puisi: Bermain Hujan di Tepi Aspal
Bermain Hujan di Tepi Aspal
berlari kesetanan mengejar kebenaranhingga kaki kesakitanmenjadi kekar.
Dan aku kembali seperti semulaBermain hujan di tengah aspalDengan rintik-rintik air membawa sajak.
Lagi dan...
Puisi: Surat Rindu pada Adinda
Surat Rindu pada Adinda
Kupersembahkan surat iniDengan sepenuh hati yang kentaraTelah lama kutuliskan namamu dalam bingkai sketsa malamDan keambiguan yang melahap waktu sedang.
Surat rindu padamu...
Puisi: Menakar Riau (Tanah Leluhur)
Menakar Riau (Tanah Leluhur)
Cintaku menakar Riau,Dengan dayung dari BagansiapiapiYang pernah membasuh peluh nelayanDalam nyanyian pokok sagu
Kami diam-diam menyimpan simpul rinduDalam puisi paling takzim, pada...




























