Puisi: Anggur Merah

0
Anggur Merah Dikau masih tersandarpada tembok-tembok keterlekaanrebah di antara runtuhanpuing-puing keimanankau meludahi akhlakdan menginjak-injak budisedangkan yang kau injak dan ludahi ituadalah amal bekalmu untuk kembali Dikau...

Puisi: Hujan di Jakarta

0
Hujan di Jakarta Langit Jakarta tertorehaspal kota dingindibasahi luka Deraian hujan menimpaatap kenderaanaroma merongga di lorongmenusuk nostalgia Di balik jendela dinginwajah-wajah lelahtenggelam dalam gelutsukma Derapan langkahdibebani putus asaritma...

Puisi: Mawar Serikandi

0
Mawar Serikandi Bukan sekadar bunga perhiasan tamantetapi simbul putik kecintaanyang punya keteguhan imanjadilah penerang di kala kegelapandurimu adalah pelindung kehidupan Walau badai datang bertimpaberbekal ilmu dan...

Puisi: Tangan-Tangan Jahanam

0
Tangan-Tangan Jahanam Literatur manusia banyak ragamMeski rambut sama hitamTingkah laku kadang kejamBagai siang berwajah malam Jantung hati bungkamBibir manis berhati masamSuka makan barang haramLaksana tikus bergigi...

Puisi: Teduh Wajah

0
Teduh Wajah Dari wajah suburTanah Sabang hingga MeraukePulau megah di alir ranah lembah,Berkaca di laut biruGerak merajut sulam tari dan tuturwaris tak pernah luntur Canting melukis...

Puisi: Cintanya di Tujuh Langkah

0
Cintanya di Tujuh Langkah cintanya telah apihangat tetapi melahap semua cintanya telah asapputih tetapi perih di hati cintanya telah hujandingin dan menenggelamkan cintanya telah beranginsejuk dan memorak-porandakan cintanya telah...

Puisi: Getar Setia Seorang Suami

0
Getar Setia Seorang Suami Setelah diniharimengengsot pergibergegas ibu seduhkan ayahsecangkir kopi sentuhan mesra sudu dan cangkirmenerbitkan irama romantisnyaman mawaddah mengalirmendinginkan bara di dada ayahmenjalar sakinah ke...

Puisi: Itulah Lelaki

0
Itulah Lelaki Hati lelaki itu ibarat lautanSesekali tenang tanpa riakSukar didugaDiamnya bukan bererti menyendiriAdakala diamnya seribu persoalanLelaki itu sedih bukan pada air mataTapi itulah lelakiDiamnya...

Puisi: Sekeping tabah

0
Sekeping tabah i/kugantung resah di birai senjamengajak gelisah membenam diridi ruang sepi, di dada hati setelah hadir di sisi sekeping tabahmemanjat syukuri-kumasih berdiridi kaki malam menjelang...

Puisi: Adik

0
Adik Jika kau manjaAbang pun pernahJika kau cintaAbang pun pernah Jika kau bahagiaAbang pun pernahJika kau sombongAbang pun pernah Jika kau sedihAbang pun pernahJika kau menangisAbang pun...

TRENDING TOPIK