Puisi: Batuk Marapi

0
Batuk Marapi gunung marapi di ranah minangmembawa angin rindu ke telaga dewibiar gigil segala mestiadakah pelangi suatu hari nanti?gunung marapi salam lestariberhentilah batuk berdarahbiarkan luka-luka...

Puisi: Kurengkuh Wajah Ramadan

0
Kurengkuh Wajah Ramadan Pada gulita yang gulana jatuh di tubuh semestaMerintih dalam kekuatan pinta, terbiar di antara kepingan kasih yang ternodaJika ini takdir kuketuk pintu...

Puisi: Luka yang Tak Tampak

0
Luka yang Tak Tampak Duhai saudaraku….apa yang membuat engkau buta?menjadi sehingga gila harta dan duniabukankah engkau tahu bahwa ini hanya sementara Duhai saudaraku….bukankah kita sama "hanya...

Puisi: Mata adalah Malapetaka

0
Mata adalah Malapetaka Berakhir sudahGoresan menjelma sakit pada air mataKelenjar masa menghardik detik-detikMasih tetap samaMata adalah malapetakaDan telinga adalah kelemahan wanitaGelombang rasa menghantamMenembus dinding iman...

Puisi: Bukittinggi dalam Simfoni

0
Bukittinggi dalam Simfoni Jam Gadang,Puncakmu dipeluk lembut kabut pagiKau adalah penjaga janjiDetikmu bukan hanya tempoKaulah denyut nadi jiwa kamiTidak hanya sekadar menaraNamun penjaga rahasia Ranah...

Puisi Jiwa-Jiwa Kerontang

0
Jiwa-Jiwa Kerontang Langit masgul, bumi terpukul, hutan gundulOtak tumpul, orang bahlul, sukanya ngibulMerasa sok betul, tak mau pikul, kesalahan sedengkulGigi gingsul, suka tahayul, sungguh semprulBerteori...

Puisi: Renjana di Sudut Pasar Gedhe

0
Renjana di Sudut Pasar Gedhe Di bawah gerbang bata yang tuaKita datang membawa debar lamaSolo masih terasa begitu syahduMenyambut langkah yang kian paduAroma rempah menyapa...

Puisi Gambaran Bola Sepak

0
Gambaran Bola Sepak ….Di lapangan gegap gempitaGemuruh stadion bergetarTendangan 12 pasPeluit membahana menggunting lapanganSorak riuh kemenanganLelah tunduk kekalahanBaur gemerlap meluapTitik manis permainanCermin pijar emosi sesaat….Jauh...

Puisi: Pohon

0
Pohon Pohon serendang ituapa kita tahu bisa dilalui akarnya? Berapa lukayang tergores kala menerobos batu? Seperti apa menepis lumpurdan racun? Segah itutidak setara pahitnyayang tidak terpandang. Sememahami kitatidak terselamderita...

Puisi: Telanjang

0
Telanjang Kita dilahirkantanpa seurat benangmalu terasalalu menangis semahu-mahunya Tuhanyang maha menutup keaibanmenumbuhkan daundan kulit haiwanmenyuburkan maludan imanuntuk dijadikan pakaian Mengapa?setelah mendewasakita memilihbertelanjang kembalimalah beranimenelanjangi orang laintidak lagi...

TRENDING TOPIK

Puisi: Gemuruh Riuh

Puisi: Pusaran Galau

Apa Itu Rumah Prosa?