Puisi : Hujan yang Meluruh

0
Hujan yang Meluruh Wahai sang mata airMerendahlah dan jatuhlah ke mimbar-mimbar keputusasaan kamiMengalirlah dan membumilahMembasuh luka yang merasuk perlahan Wahai sang mata airHiraukanlah mata kami yang...

Puisi : Tarian Asap

0
Tarian ASAP Asap kembali bersemiMenguncup, merekah, mekar mengembangIa tabur benih-benih keresahanMengakar di dasar jiwa-jiwa yang sengsara Asap kini diberi panggung lagiIa menari mengikuti irama sang tuanLemah...

Puisi : Kami Datang Pada-MU

0
Kami Datang Kami datang pada-MuMembawa dosa dan sejumput pengharapanLangkah menjejak, kepala menundukKedua tangan menengadah, mata hati ikut terpejam Kami datang membasuh diriMengurai butir-butir kesombongan dalam hatiDi...

Puisi : Disisi Sebuah Kota

0
Di Sisi Sebuah Kota Para lelaki dewasa bertikai dengan tenagaMembanting tulang diselimuti pekatnya asapTak hirauUntuk sebuah harapan tersedia di periuk dapur Para wanita berbadan melarMenggelar lapak-lapak...

Puisi : Asap Negeri

0
ASAP NEGERI Hadirmu,Laksana lagu tanpa melodiIbarat puisi tanpa aksara

Puisi : Bulan Merah

0
Bulan Merah Bulan merah tersenyum Membuka hari dengan harapan berseriDi sudut matanya,Ada tangis yang tertahan: rindu Bulan merah mengeja kabutTak ada solusiTak ada empatiTak ada peduliDiam...

Puisi : Aspirasiku

0
Aspirasiku Ini aspirasiku!Bukan puisi sembarang puisi! Ini deritaku!Bukan asap sembarang asap! Puisi-puisiku takkan henti!Sebelum asap mati!Lenyap bersama yang menikmati!!! Seperti yang berlaluTernyata kau (asap) tak pernah usai!!!!

Puisi : Perkembangan yang Dinanti

0
Perkembangan yang Dinanti Ini adalah cerita sebuah perkembanganSetiap menit, setiap waktuSenantiasa dipantauDemi apa? Demi hak asasi hidup manusia Ini adalah sebuah perkembangan yang dinantiBukan perkembangan seorang...

Puisi : Penari Zapin

0
Penari Zapin Kami menari dengan jiwaMenghiasi panggung gertak irama MelayuLemah gemulai jemari diayunLaksana dua insan yang sedang menikmati rasa Kami menari di tengah kotaZapin indah persembahan...

Puisi : Dia

0
Dia Setelah dia pergi beberapa saat Meninggalkan cerita yang takkan berpangkal berujung Kuterima dengan bahagia "Selamat jalan," ucapku Eh, dia datang lagi Asap!

TRENDING TOPIK