Puisi: Hari Bersih yang Putih
Hari Bersih yang Putih
Akan tiba hari putih,setelah dibersihkan oleh jasmaniah danbatiniah usia,mendidik sewaktu rembulan kecilhadir di taman waktusehingga merahnya garis cahayasebelum kembalinya karya senja.
Kita...
Puisi: Kala Bintang Bersinar
Kala Bintang Bersinar
Kala bintang bersinarlangit mula tersenyumudara menari ceriamengisi sunyi malam
Di tabir alambintang bahagia ditemani bulanberkelip penuh harapanselagi adanya sinaranmupasti bulan setia di sisihidup...
Puisi: Belenggu
Belenggu
Lama aku memandang langitMenyaksikan gemerlap bintang dengan tenangLalu tersadar aku dengan pertanyaan“Bisakah aku menjadi bulan”
Aku menatap pintu-pintu ruangan ituHarapan masa lalu itupun ikut datangDingin...
Puisi: Si Bungsu
Si Bungsu
Ialah si bungsuTerbiasa mengerti segalanyaDijuluki si manjaHanya ingin menang sendiri
Ialah si bungsuSiapa yang ingin tahu lukanyaBermain sendiri pun ia tak apaBerbicara merupakan petaka
Ialah...
Puisi: Dendam
Dendam
secawan dosamanisnya bersemut di dasar hatiditambah sesudu fitnahyang larut tanpa ragu
lidah pun menjadi tuanpercikan kata menjadi baracukup untuk merentungiman yang gementardi kawah nestapa
api pun...
Puisi: Hujan di Dalam Pikiran
Hujan di Dalam Pikiran
Curahan air dari langit menghujani dinding bata merahPintu panggung yang berdiri tegak di tengah selaksa peristiwaSungguh menyita waktuSetiap kepingan tepi lurus...
Puisi: Batuk Marapi
Batuk Marapi
gunung marapi di ranah minangmembawa angin rindu ke telaga dewibiar gigil segala mestiadakah pelangi suatu hari nanti?gunung marapi salam lestariberhentilah batuk berdarahbiarkan luka-luka...
Puisi: Kurengkuh Wajah Ramadan
Kurengkuh Wajah Ramadan
Pada gulita yang gulana jatuh di tubuh semestaMerintih dalam kekuatan pinta, terbiar di antara kepingan kasih yang ternodaJika ini takdir kuketuk pintu...
Puisi: Luka yang Tak Tampak
Luka yang Tak Tampak
Duhai saudaraku….apa yang membuat engkau buta?menjadi sehingga gila harta dan duniabukankah engkau tahu bahwa ini hanya sementara
Duhai saudaraku….bukankah kita sama "hanya...
Puisi: Mata adalah Malapetaka
Mata adalah Malapetaka
Berakhir sudahGoresan menjelma sakit pada air mataKelenjar masa menghardik detik-detikMasih tetap samaMata adalah malapetakaDan telinga adalah kelemahan wanitaGelombang rasa menghantamMenembus dinding iman...




























