| Judul Novel | Raumanen |
| Penulis | Marianne Katoppo |
| Penerbit | Metafor Publishing |
| Tahun Terbit | 2006 |
| Jumlah Halaman | ix + 134 hlm |
| ISBN | 979-3019-28-X |
Riausastra.com – Novel berjudul Raumanen merupakan novel salah seorang sastrawan Indonesia yaitu Marriane Katoppo yang sudah memiliki berbagai prestasi di bidang sastra. Novel Raumanen terbit pertama kali tahun 1977. Novel ini bukan sekadar karya sastra klasik biasa dan bukan karya sastra kelas bulu, dibaca sekarang pun novel Raumanen tetap menghanyutkan dan tetap relevan dengan kehidupan kita saat ini.. Lahirnya novel Raumanen menjadi salah satu dari banyaknya suara dari penulis wanita pada saat itu. Salah satu hal yang disuarakan adalah perihal konflik batin yang dialami tokoh utama perempuan bernama Raumanen. Ia mengalami pergulatan batin atau konflik batin akibat hubungan asmaranya dengan tokoh utama laki-laki bernama Monang. Ini bukan kisah cinta biasa, melainkan kisah cinta yang dipaksa kandas oleh keadaan yang terus menindas. Meskipun terbit pertama kalinya tahun 1977, akan tetapi cerita yang disajikan masih tetap relevan dengan permasalahan-permasalahan yang terjadi saat ini, yaitu perihal kisah cinta yang terhalang oleh tradisi dan budaya.
PREMIS
Hidup Raumanen yang mendekati kata sempurna berubah perlahan ketika cintanya berlabuh pada Monang. Nyatanya adat selalu menjadi alasan cinta mereka retak, patah, bersimbah darah, dan menyisakan sesal tanpa tahu arah.
SINOPSIS SINGKAT
Novel Raumanen ini menceritakan tokoh perempuan bernama Raumanen yang lahir dari keturunan suku Manado. Raumanen yang dibesarkan di keluarga yang tidak terikat akan peraturan adat dan lebih mencintai dan menghargai perbedaan. Ini karena keluarga Raumanen sendiri bertempat tinggal di Jakarta, pusat dari berbagai macam percampuran manusia dari seluruh pelosok Indonesia.
Raumanen yang selalu didambakan pribadinya yang cerdas dan tangguh ini, terpesona dengan Monang yang memang sudah terkenal dengan rayuannya kepada hampir setiap wanita yang dia temui. Awalnya Raumanen berfikir jika dia tidak akan terbuai dengan Monang seperti wanita-wanita lainnya.
Tetapi Raumanen yang idealis ini, tanpa disadarinya dia sudah menjalin hubungan asmara dengan Monang. Hubungan asmara ini sejak awal ditentang oleh orang-orang di sekitar Raumanen. Hubungan asmara ini makin lama makin dalam. Akhirnya kedua insan ini terjebak pada kata ‘hamil’ yang tidak seharusnya ada sebelum pernikahan.
Pergolakan batin terjadi pada Raumanen. Ia berusaha menyembunyikan kehamilannya di tengah lingkungan yang masih mendambakan sosok Raumanen yang cerdas dan tangguh. Namun begitulah jadinya, kehamilan Raumanen tidak dapat disembunyikan dari temannya yang merupakan seorang dokter. Sosok Monang yang menjadi pengharapan terakhir Raumanen pun sudah diboikot oleh aturan adat suku Batak yang tidak mengizinkan Raumanen dan Monang untuk melaksanakan pernikahan.
Raumanen kehilangan sosok Monang dan kehilangan rasa percaya dirinya di lingkungan sekitarnya. Ia pun memilih jalan keluar untuk menyelesaikan masalah yang dia derita dan hadapi sendiri. Jalan keluar yang membuat sosok Raumanen menjadi kisah penyesalan Monang karena menyia-nyiakan Raumanen semasa hidupnya.
KEKUATAN NASKAH
- Novel ini sangat kuat dan tepat dalam menggambarkan pergolakan batin yang dialami oleh tokoh Raumanen dan tokoh Monang. Seperti dalam kutipan berikut ini: Tak ada suatu pikiran pun melintasi jiwanya waktu itu, selain yang ini, “Inilai Penjara! Inilah neraka! Aku terbuang selama-lamanya dari Tuhan dan manusia!”
- Tema yang diangkat di dalam novel ini masih relevan dengan yang terjadi saat ini, yaitu permasalahan cinta yang terhalang karena adat. Raumanen yang bersuku Minahasa tidak mendapatkan restu untuk bersatu dengan Monang yang bersuku Batak. Penulis dengan baik mengkritik adat yang mendiskriminasi cinta mereka berdua. Tema ini juga masih mudah diterima karena perihal cinta yang terhalang adat, pergolakan batin, dan perjuangan seorang perempuan masih menjadi topik hangat hingga saat ini.
- Ceritanya disajikan dengan cara penyajiannya yang unik, menggunakan sudut pandang sudut pandang orang ketiga dan sudut pandang orang pertama. Yang membuat menarik adalah sudut pandang orang pertama ini disajikan dengan dua dimensi waktu yang berbeda.
- Gaya bahasa puitis dan begitu indah dan menyakitkan dalam waktu yang bersamaan. Penulis pandai dalam menyampaikan kritik dengan pillihan kata yang indah, sehingga setiap kalimat yang dibaca begitu berkesan dan membuat pembaca ikut masuk ke dalam cerita Raumamen.
KELEMAHAN NASKAH
Kelemahan yang paling menonjol dari naskah ini adalah pada bagian akhir cerita. Tidak ada penyelesaian konflik yang benar-benar selesai. Tokoh Raumen yang diceritakan memiliki karakter sebagai perempuan yang kuat, pintar, dan pandai dalam banyak hal berakhir begitu tragis karena terbuai akan janji cinta Monang. Akhir dari cerita ini menjadi suatu bentuk yang tidak diharapkan pembaca tentunya. Sebagian besar pembaca tentunya menginginkan kemenangan tokoh Raumanen pada akhir cerita. Selain itu di dalam novel ini penulis terlalu banyak mengkritik adat dari suku Batak yang digambarkan begitu keras tanpa ampun sehingga apabila orang dari suku yang sama ketika membacanya akan kurang senang kiranya.
KESIMPULAN
Novel ini mengajarkan banyak hal. Salah satunya adalah perihal cinta. Barangkali benar perkataan bahwa ‘cinta itu buta’. Bagaimana tidak, tokoh Raumanen yang memiliki karakter begitu kuat pendiriannya akhirnya jatuh dalam jurang yang begitu dalam dan terpuruk karena cinta. Novel ini layak dibaca bagi semua orang terkhususnya yang mendalami feminisme dan isu-isu konflik batin. Hal ini karena penulis dengan dalam membahas bagaimana konflik batin yang dialami oleh Raumanen khususnya.
***
رسنسي نوۋل راومانن؛ چينت ڤرمڤوان ڤادا اورڠ دان ادت يڠ تق تڤت
نوۋل برجودول راومانن مروڤاكن نوۋل سئورڠ سستراون ندونسيا يايتو مرريان كاتوڤڤو يڠ سوده مميليكي برباڬاي ڤرستاسي د بيدڠ سسترا. نوۋل راومانن تربيت ڤرتام كالي تاهون ١٩٧٧. نوۋل إتو بوكن سكادر كريا سسترا كلاسيك بياس دان بوكن كريا سسترا كلس بولو، ديباچ سكارڠ ڤون نوۋل راومانن تتڤ مڠهاڽوتكن دان تتڤ رلۋن دڠن كهيدوڤن كيت سائت إني. لاهيرڽ نوۋل راومانن منجادي ساله ساتو داري باڽكڽ سوارا داري ڤنوليس وانيت ڤادا سائت إتو. ساله ساتو هل يڠ ديسواراكن اداله ڤريهل كونفليك باتين يڠ ديالامي توكوه اوتام ڤرمڤوان برنام راومانن. إيا مڠلامي ڤرڬولاتن باتين اتاو كونفليك باتين اكيبت هوبوڠن اسمراڽ دڠن توكوه اوتام لاكي-لاكي برنام مونڠ. إني بوكن كيسه چينت بياس، ملاينكن كيسه چينت يڠ ديڤكس كندس اوله كئدائن يڠ تروس منيندس. مسكيڤون تربيت ڤرتام كاليڽ تاهون ١٩٧٧، اكن تتاڤي چريت يڠ ديساجيكن ماسيه تتڤ رلۋن دڠن ڤرمسلاهن-ڤرمسلان يڠ ترجادي سائت إني، يايتو كيسه چينت يڠ ترهالڠ اوله تراديسي دان بوداي























