gambar hanya ilustrasi. sumber: bing

Langit Jingga Dianuk Senja

Dihunus pintu langit jingga dianuk senja
Patricia di atas bunga-bunga mewangi
Menyaksikan panorama-panorama cakra
Berkilau cahaya dari daksa melambai asa

Melukiskan alam indah berwarna mahkota
Di atas kepala hingga dada berukuran jiwa
Menyingkap tabir-tabir pada nuansa yang ada
Masih bermain ilusi bak semerbak fatamorgana?

Brebes, 16 Juni 2026

***

لاڠيت جيڠڬ ديانوق سنج

ديهووس ڤينتو لاڠيت جيڠڬ ديانوق سنج
ڤتريچيا د اتس بوڠا-بوڠا مواڠي
مڽكسيكن ڤنورام-ڤنرام چكرا
بركيلاو چهاي داري دكس ملمباي اس

ملوكيسكن الم إنده برورن مهكوت
د اتس كڤالا هيڠڬ دادا بروكورن جيوا
مڽيڠكڤ تابير-تابير ڤادا نوانس يڠ ادا
ماسيه برماين إلوسي بق سمربق فتمورڬان؟

بربس، ١٦جوني ٢٠٢٦

Puisi ini dialihaksarakan oleh Riausastra.com. Jika terdapat kesalahan pada penulisan aksara Arab Melayu, mohon tunjuk ajarnya ke WA 0895622119785
Artikel sebelumnyaPuisi: Sepasang Kekasih Tua
Muhammad Thohir
Dikenal dengan nama pena Kang Thohir, kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Dari dusun/desa Kupu, kecamatan Wanasari. Dari anak seorang petani dan tinggal dari kehidupan sehari-hari bertani, berkebun, menanam bawang merah, padi, kacang, pare, cabai dan sayur-sayuran di ladang sawahnya. Kini sedang menggeluti dunia tulis menulis atau literasi, khususnya sastra Indonesia. Suka menulis sejak duduk di bangku kelas empat SD dan sampai masuk ke Pondok Pesantren. Aku masih tetap aktif menulis dan semakin semangat 'tuk menulis baik puisi maupun cerpen dan lain sebagainya yang aku tulis. Selain menulis aku juga suka membaca buku agar bisa bermanfaat untuk menambah wawasan (pengetahuan).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini