Puisi: Menjamah Kek Lapis dari Adie
Menjamah Kek Lapis dari Adie
Kita adalah kek lapisdari setebal kenanganditindih sedikit lukaditambah manis gembiradan selapis doa
Corak-corak diukirseperti cerita kehidupanyang tak pernah lurusmenuju penghabisan
Lembut kek...
Puisi: Larik-Larik Duka
Larik-Larik Duka
maka tersebutlah akan nasib ituberjalanlah ia pada lorong sunyitiada nyata bayang tiada bersisa tapakdan tatkala kusebut namanyadengan suara halus lagi gentarsekali pun tiada...
Puisi: Melaka Mengambilmu Kembali
Melaka Mengambilmu Kembali
Melaka memanggilmudengan suara yang lebih tua dari usia kita.Tak ada yang bisa kulakukanketika kau mendengar ituseperti anak yang mendengar ibunyadalam mimpi setengah...
Puisi: Kotak Bernama Bilik
Kotak Bernama Bilik
Dalam kotak bernama bilikapa kau tahu isinya selerak?
Kaca jam pecah separuhresit-resit menetas minggukasur seperti sampul sedang terbakar.
Mimpi di bawah timbunan fail tak...
Puisi: Selepas Hujan
Selepas Hujan
Pepohon segar hijauburung basah berkicauredalah kacau-bilau
Guruh kilat berperangmelebatkan bimbangsurut ke longkang
Mana tahu nantipucat manapun mentaritetap kalungkan pelangi.
Bangi, 17 November 2025
***
سلڤس هوجن
ڤڤوهون سڬر هيجاوبوروڠ باسه بركيچاورداله...
Puisi: Di Ruang Sunyi; Ibu
Di Ruang Sunyi: Ibu
Ibu menangisTangisannya lebih kencang daripada derai air hujanIbu lelah dan tak ragu mengalahMengalahnya ibu mengalahkan cerita langit yang tak disinggahi matahari...
Puisi: Dari Sebuah Pulau di Timur
Dari Sebuah Pulau di Timur
Nampak nyanyian laut dalamSiul camar mengepak salamBiru tak surutDeret bukit hijau bertepuk senyumMenatap jingga matahari tenggelamSaat tawa nelayan menebar jala...
Puisi: Menyusun Kerangka
Menyusun Kerangka
kayu tertata rapiDi lubang bumi sedikit sunyiAtasnya terletak sebircik apiMelalui sampah tak berarti.
Api mulai memakan tubuh kayuHingga harapan berkelahi tanpa piluPadaku bermula dengan...
Puisi: Bila Kau Ingat
Bila Kau Ingat
Bila kau ingat kopi sikawaTentu kau ingat arti rasaBila kau ingat sebuah desaTentu kau ingat asal-usul nama kotaBila kau ingat tepian mandiTentu...
Puisi: Makan Malam Hari Ini
Makan Malam Hari Ini
Sepiring nasi beraroma tubuhmu telah kuhidangkanDitemani semangkok sepi yang terlanjur dinginTak lupa kugoreng ayam dengan marinasi kerinduanKusajikan yang terbaikSepotong dada yang...




























