Puisi: Bermain Musim, Belajar Mengendalikan Diri

0
Bermain Musim; Belajar Mengendalikan Diri Semula musim semitengah menggeserkan paham–hati mana yang terlanjur gugur,tetapi memilih tegar untuk dirayakan? Di peta takdirsemua musim bergaris tubuhdan meyakini hadirnyapersoalan,...

Puisi: Perempuan yang Menampi Hujan

0
Perempuan yang Menampi Hujan Di lorong kecil ujung kedai kopiMelamun sebatang kara tanpa sesiapaMenepis sebagian kegelisahanyang bercokol di sudut kepala Dari daun jendelaDi lantai dua dengan...

Puisi: Keringat Ibu Mendidih

0
Keringat Ibu Mendidih Di tengah kepulan asap dapur,keringat itu mendidihmembalur sekujur tubuhyang keriput dimakan usia Di depan tungku nasiyang tak kunjung matangdiamnya menimbun cemaspada lumbung beras...

Puisi: Oh Masa

0
Oh Masa Oh masakamu tetap berdetikseolah racun yang berbisakamu berjalan dengan senyapaku masih lagi bersiap masa itu berhargatidak semua tahu hargaipenat aku mengejarmasa berjalan tidak berbalik masa...

Puisi: Kenangan

0
Kenangan Jendela terbuka, bisik malam menyusupkan candu kopiMerajut perjalanan biji di pegunungan anganMembelah sudut paling sunyi,ada kegetiran dan tawaTeraduk masa begitu panjangKini hidangan waktu telah...

Puisi: Aku Mencintaimu dengan Sabar

0
Aku Mencintaimu dengan Sabar perjalanan kita masih panjangseperti lautan yang tiada bertepiaku bahkan masih belajar pada ombakbagaimana menyelami palung hatimuagar mampu beradaptasidari temperatur suhu tubuhmu sementara...

Puisi: Sampai Bila

0
Sampai Bila sampai bila aku akan memegang awanapa lagi menyentuh langitoleh anugerah klasik,sebab pabila tumbuh saja dicantasbila terbang kemudian dibedilberlari mereka segera memintas.apa lagi yang...

Puisi: Dalam Lingkaran Gelanggang

0
Dalam Lingkaran Gelanggang dalam lingkaran gelanggangpekan olah raga dihidangkanseperti kehidupan yang penuhi daya juangmenjahit luka-luka menaklukkan zaman kuda-kuda segaris menghadapmenatap bayang-bayang dirimelawan emosi tak takut matisebab...

Puisi: Dendam Botol plastik

0
Dendam Botol plastik Sebiji botol plastik tualemah terdampardi pesisir kemajuansetelah dianggap sisa Sedikit demi sedikitdirinya diserap waktudiam-diam mengintai-bangkit meracuni semesta 29 April 2024, Pulau Indah *** دندم بوتول ڤلستيك سبيجي بوتول ڤلستيك...

Puisi: Lelaki Penyair

0
Lelaki Penyair Apa yang belum ditulis penyair mudaadalah kisah tentang dirinya sendiritakdir telah menancapkan diri kepadanyauntuk merawat kata dan frasa sederhana Di antara titik, koma dan...

TRENDING TOPIK