Puisi: Suatu Senja di Pantai

0
Suatu Senja di Pantai Mungkin bukan masanya lagimengocak ombak, bina istana pasirmenduga dengung air di telingarela mentari membakar kulit Cukuplah sekadar menikmatiredup cahaya mentari memudarlaut mengirim...

Puisi: Tersuruk di Lubang-Lubang Bara

0
Tersuruk di Lubang-Lubang Bara langit tanpa jendelamatahari di ketinggian lontarkan api ranting-ranting jadi pucuk abudaun-daun bolong kita serupa kawanan monyet diuber-uber pemburu lapar berlarian lantas tersuruk di lubang-lubang bara! *** ترسوروق...

Puisi: Pendam

0
Pendam Diamnya bukan bererti lupatapi gelora jiwayang disimpan di dada Bukan tiada luahan aksarahanya lidahnya terikatdek tanggung jawab Wajahnya tampak tenangpagi diusung resahtapi malam-malamnyadibalut luka tanpa suara Dia...

Puisi: Juli Mendekap

0
Juli Mendekap Pada bilangan satu teriak kesakitan hadirBersama rembesan darah merahMenuliskan kisah tentang tetesan darah biruPemilik takhta di singgasana nan tersembunyiMalam itu tak lagi heningPecah...

Puisi: Hikayat Raja Ali Haji

0
Hikayat Raja Ali Haji Pujangga Penyengat nan Bijaksana Syahdan tersebutlah kisah nan muliaDi Pulau Penyengat asal bermulaTahun seribu delapan ratus sembilanLahirlah anak cahaya budiman Namanya termasyhur Raja...

Puisi: Oase Keinginan

0
Oase Keinginan di sepertiga malam yang dinginaku langitkan munajat dari sejuta inginmerindu hidup bahagia seindah nyala lilintapi takdir masih dipermainkan tiupan anginbelum juga dapat kuraih...

Puisi: Tak Mampu Aku

0
Tak Mampu Aku Tak mampu aku menjadi padang pasirAku ingin menjadi batu kecilKuat dipijak waktuMeski panas membakarTak mampu aku menjadi kelamDan malam yang bekuAku ingin...

Puisi: Sedikit Lagi, Bukan?

0
Sedikit Lagi, Bukan? Langit mengemas masa menjejak petangSeperti aku yang mengemas rasa dalam sunyi tak berbilang Sepantasnya kuhargai waktuYang merelakan dirinya menjadi susunan puzzle yang kumainkan...

Puisi: Keramba, Ikan, dan Jalan Pulang

0
Keramba, Ikan, dan Jalan Pulang sebuah biduk membawa kerambalelaki paruh baya menjadi kemudidi laut lepas itu mereka bercita-cita demi sesuap nasidari tepian anak-anak mereka saling pandangbola...

Puisi: Gedung Tua

0
Gedung Tua Pada samar ketiadaanAku menulis rasa malasTanpa perasaanMembaca ingkar terjanjiMenutup obsesi Berlembar halaman tersiaPerpustaka hanya gedung tuaKumal berdebu lusuhDan berhantuDi telan masa terbarukan Nasib Perpustakaan, 9 Mei 2025 *** ڬدوڠ توا ڤادا...

TRENDING TOPIK