Puisi: Senja di Ujung Danau

0
Senja di Ujung Danau Senja menua di pelupuk mata,membawa kabut dari kisah lama.Riak air berbisik pelan,tentang rindu yang tak pernah pulang. Aku duduk di tepi waktu,menyulam...

Puisi: Sensasi

0
Sensasi Ramai dalam kerumunanMematut layar terkembang lebarDi tanah lapang sebuah negeriTerpaku cerita alur terpampang mataKisah usang diulangDari secarik kertas perjuanganJaja sapi dan hijau sesawahanPeluh leluhur...

Puisi: Bermain Hujan di Tepi Aspal

0
Bermain Hujan di Tepi Aspal berlari kesetanan mengejar kebenaranhingga kaki kesakitanmenjadi kekar. Dan aku kembali seperti semulaBermain hujan di tengah aspalDengan rintik-rintik air membawa sajak. Lagi dan...

Puisi: Surat Rindu pada Adinda

0
Surat Rindu pada Adinda Kupersembahkan surat iniDengan sepenuh hati yang kentaraTelah lama kutuliskan namamu dalam bingkai sketsa malamDan keambiguan yang melahap waktu sedang. Surat rindu padamu...

Puisi: Menakar Riau (Tanah Leluhur)

0
Menakar Riau (Tanah Leluhur) Cintaku menakar Riau,Dengan dayung dari BagansiapiapiYang pernah membasuh peluh nelayanDalam nyanyian pokok sagu Kami diam-diam menyimpan simpul rinduDalam puisi paling takzim, pada...

Puisi: Upacara Mentalkinkan Dosa

0
Upacara Mentalkinkan Dosa ( i )keinginan meloncat bagai seketul apidari sembilan nafsu berteriak menjulur lidahbersembunyi di celah tengorokmelata dalam tulang berserak ( ii )seekor primat berjangkitnomad...

Puisi: Rahasia Senyuman Sungai Kuantan

0
Rahasia Senyuman Sungai Kuantan Sesorean di Tepian NarosaBersama tangga batu yang menuaAngin ribut yang memberi kabar tentang Penari Kuantan menduniaAku bertanya pada air Kuantan nan...

Puisi: Sampan Memoir

0
Sampan Memoir Helai-helai waktu semalamdilipat menjadi sampan memoirmelayari muara silam yang redupmemayung rimbun kisah terindahasyik bercanda dalam deru nafasmenyatu bersama denyut nadibergetar zarah cinta ulung. Layar...

Puisi: Jendela

0
Jendela Jendela adalah pilihansetelah pintu ditidurkan Ulang alik anginmengusung tanyatentang sebuah pelayarantentang gelora samuderatentang kental nakhoda Jendela seperti lautluas tetapi terbatasdi langit bebas 23 Nov 2024, Puchong *** جندلا جندلا اداله ڤيليهنستله ڤينتو...

Puisi: Prosa Perang 2 (Nuklir)

0
Prosa Perang 2 (Nuklir) Tetiba langit kelip benderangSerupa bintang-bintang melayang bagai suar terbangMenghias cantik gulita malamMemendar silau cahayaMeledak swara tanpa tangga nadaMata hati terbutaDi tanah...

TRENDING TOPIK