Puisi: Hujan Bederau di Kampung Beting
Hujan Bederau di Kampung Beting
Seperti hujan sore iniTurun bederau di halaman istanaGelombang air KapuasTak tentu bagai kelayang disapu angin
Langit basahPisang goreng srikaya menyita mataMakanlah...
Puisi: Warisan Api
Warisan Api
Negeri ini tak terpetakan, tempat api bersemi,Dan hikmah dari leluhur yang menari tak henti.Yang diwariskan bukanlah peta berdebu,Melainkan sebuah tanah di rongga kalbu.
Sungainya...
Puisi: Ke Langit Puisi
Ke Langit Puisi
Tuhan,izinkan aku mabukmeneguk aksara jernihpenuh dalam bejanayang lut sinar
Biar aku dijampi bait puisienggan dipukau makhlukmenghafal firman-Mumengulang sabda Nabidemi tembolok sendiri
Tuhan,hamparkan aku ilhamsebagai...
Puisi: Anak Gelombang
Anak Gelombang
Debur ombak pecah berbuih-buihUsir penat menjemukanRiuh angin basah menyapu wajahSeiring gelombang menggulung ombakSurga peselancar dunia para nelayanArus indah menakutkanLemah gemulai kokoh
Kupungut semua jejak...
Puisi: Antara Azan dan Iqamat
Antara Azan dan Iqamat
Hidup iniCukup sekejapIbarat antara azan dan iqamatBerbuatlah baik selagi terdayaKerana semuanya milik yang MahaESABerkasih sayang seluruh umatMoga kita semua terus selamatDi...
Puisi: Gusjigang
Gusjigang
:Museum Jenang Kudus
Di Glantengan sunyi kulangkahkan kakiJejak jenang tersimpan rapi di memoriBukan sekadar manis yang tersajiTapi warisan kota yang lestari.
Dalam tiap adonan ada ceritaTentang...
Puisi: Di Ujung Senja Merah
Di Ujung Senja Merah
Di ujung senja merah, ada tanah suci yang berdarahAda ribuan rumah dijarahPalestina, sudah sepatutnya kau marahKarena banyak anak yang tak lagi...
Puisi: Masuk di Tubuh Koma
Masuk di Tubuh Koma
berpandang lampu-lampu jalan yang enggan tidurini malam memanggil angindalam api unggun yang anggunbujuk rayu keluar sebentar main bayang-bayanganmemantul cermininilah bunga tidur...
Puisi: Hibernasi
Hibernasi
Seluruh penjuruKota-kota pikiran ditinggal pendudukMelukiskan kelam dengan nuansa sepiKering kerontang hampir setiap sudutTergeletak mayat-mayat yang pernahbermimpi hidup bahagia
Berlangsung lamaWaktu mengiris musim-musimJiwa-jiwa selamat memilih mati...
Puisi: Sebagai Helang
Sebagai Helang
Angkasa telah bersabda, sayapmutak tumbuh dalam seharitetapi ampuh setelah melayah seributanpa henti
Kencang angin yang menentangbukan musuhderu cabaran yang menghunjambukan untuk jatuhbahkan mengasuh jiwa...




























