Puisi: Temaram

0
Temaram Temaram berpesta poraBerbagi kisruh di atas mejaGelas penuh irama kosongMenari-nari habiskan malamApatis apa yang terjadiEsok nanti Temaram bergembira riaBerbisik di mata telinga buntuButa tuli norma...

Puisi: Cerita Panjang

0
Cerita Panjang Biarkan aku menjadi beburungmatanya manusia,yang berjalan tetapi tidak terbangmelintasi segala lautanuntuk memungut kebenarandi tanah kemanusiaan. Izinkan ikan ikan menjadi kompasbila aku menjadi anginyang mengumpul...

Puisi: Perona Pipi

0
Perona Pipi Di kotak kecil transparan,Tersimpan warna yang menawan.lembut, tidak mencolok,Namun cukup untuk membuat wajah tampak hidup.Perona pipi itu sederhana,tak banyak bicara,Hanya hadir lewat sapuan...

Puisi: Akhlak

0
Akhlak Seseorang selalu bersembunyi pada gelarnyasama ada yang didapat semulajadi atau ditauliahkan kepadanyamisalnya ibu, suami, ustaz, penginjil, YB, Dato, Tan Sri dan bermacam lagiia dijadikan...

Puisi: Taburlah di Ladang dengan Darah dan Keringat

0
Taburlah di Ladang dengan Darah dan Keringat Siramlah sesuka hati di tanah gersang inibiarkan air yang melimpah mengisitanah hangus dan layusungai-sungai meluap. Taburlah sampai tandus tanah...

Puisi: Jawaban

0
Jawaban Dalam sepi kutemui lagiMeminta jawab yang tak kau beri Percaya padamu,KatakuNamun ragu menghantuiku Mungkin aku terlupaAku seorang pendustaAkankah kau menerima?Hati yang mudah tergoda? *** جوابن دالم سڤي كوتموي لاڬيممينت جاوب يڠ...

Puisi: Sekolah tanpa Jiwa

2
Sekolah tanpa Jiwa Ketika murid tidak takut kepada dosamereka belajar banyak perkaraetika guru tidak lagi dijadikan contohmereka dihormati hanya jadual waktubukan pada tutur dan laku Ilmu...

Puisi: Cahaya Baru

0
Cahaya Baru Pernah kuragu pada langkahku sendiriMimpi terasa rapuh, hampir kuhancuriKeputusan tergesa karena takut tertinggalMembuat jalananku kacau, tak terarah Namun hadir suara yang penuh percayaMenyambut jatuhku...

Puisi: Laki-Laki Pengembira

0
Laki-Laki Pengembira Kamar ini,Kasur,Dan beberapa buku-buku bisuCukup menjadi pelabuhan hati yang lelah. Mengembara mencari arti di balik sunyi,Menyimpan damai dalam kesederhanaanDan mimpi yang tak pernah mati. Itu...

Puisi: Sepotong Sajak Ibunda

0
Sepotong Sajak Ibunda Kususuri desir angin di pokok saguMendendang nyanyian leluhur,Menggulung ombak di Selat MelakaYang kugenggam sebagai cinta Bukankah segala asa ini ingin berlabuhDi dermaga kayu...

TRENDING TOPIK

Puisi: Mie Sagu

Puisi: Shalawat Cinta

Puisi: Langit 10 dan 21 Han