Minggu, November 1, 2026
Beranda Berita Riau Sastra Hadiri Pisah Sambut Pimpinan Balai Bahasa Provinsi Riau

Riau Sastra Hadiri Pisah Sambut Pimpinan Balai Bahasa Provinsi Riau

0
46

Riausastra.com — Riau Sastra menghadiri acara Pisah Sambut: Jejak Bakti, Merangkai Memori yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Riau, Kamis (29/10/2026), pukul 10.00–12.00 WIB di Aula R.H. Fisabilillah, Pekanbaru. Ketua Riau Sastra diwakili oleh Bendahara Riau Sastra, Afrizal Pak Long.

Acara ini digelar sehubungan dengan kepindahan Dr. Umi Kulsum, S.S., M.Hum., dan Azmi Ridwan Fauzi, S.S. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melepas pejabat yang berpindah tugas sekaligus mempererat silaturahmi dengan para mitra kelembagaan di bidang bahasa, sastra, kebudayaan, dan literasi.

Pergantian kepemimpinan di Balai Bahasa Provinsi Riau

Pergantian kepemimpinan Balai Bahasa Provinsi Riau berlangsung pada Rabu, 14 Oktober 2026. Dr. Umi Kulsum, S.S., M.Hum., mendapat amanah baru sebagai Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat. Sementara itu, jabatan Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau dipercayakan kepada Desi Ari Pressanti, S.S., M.Hum., yang sebelumnya menjabat Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan.

Pergantian ini menandai kelanjutan kepemimpinan dalam menjalankan program pembinaan, pengembangan, dan pelindungan bahasa serta sastra. Pengalaman dan kesinambungan kerja kelembagaan diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program kebahasaan dan kesastraan di Provinsi Riau.

Memperkuat Kolaborasi Sastra dan Literasi

Kehadiran Riau Sastra dalam acara tersebut mencerminkan komitmen komunitas untuk menjaga hubungan baik dengan Balai Bahasa Provinsi Riau dan berbagai pemangku kepentingan kebudayaan.

Sebagai komunitas yang berkomitmen merawat, melestarikan, dan memajankan sastra Melayu Riau, Riau Sastra memandang kolaborasi dengan lembaga kebahasaan sebagai bagian penting dalam memperkuat ekosistem sastra dan literasi. Kerja sama tersebut dapat membuka ruang bagi kegiatan apresiasi sastra, publikasi karya, diskusi, pelatihan, serta pengembangan literasi masyarakat.

Melalui hubungan kelembagaan yang berkelanjutan, Riau Sastra berharap upaya pemajuan bahasa dan sastra di daerah dapat terus berkembang, sekaligus memperkuat keberadaan sastra Melayu Riau sebagai bagian dari warisan intelektual dan kebudayaan masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini